Selasa, 12 Februari 2019 - 06:51:39 WIB
Lawan Kanker, Ketua TP-PKK Sulsel Ajak Stake Holder Tidak Gunakan PlastikKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 264 kali

Baca Juga:PDAM Tirta Sukapura Bantu Masyarakat Kekurangan AirOknum Adpel Samsat Bojonegoro Diduga Legalkan Pungli dan PercaloanPembangunan Puskesmas Galsel Ditolak Warga, Kades Bontokasi Angkat BicaraJalur Pariwisata Tanjungbalai Port Klang Kian Diminati

Makassar, Jaya Pos

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel Liestiaty F Nurdin mengajak seluruh stake holder agar tidak mengunakan lagi kantong plastik untuk keperluan sehari-hari.

Selain kantong plastik, Liestiaty juga mengajak seluruh elemen untuk tidak mengunakan air minum baik yang botolan maupun yang kemasan gelas pada acara yang digelar, baik TP-PKK Sulsel terlebih untuk kabupaten kota se-Sulsel.

“Indonesia sudah darurat sampah plastik, jadi saya tadi sharing bersama-sama ibu-ibu bagaimana kita hidup dengan bijak. Ayo kita sama-sama bagaimana kita jangan menggunakan minuman dari plastic, aqua plastik atau aqua botol bukan merk, yah minuman mineral yang dari plastik dan juga plastik kresek,” ungkap Liestiaty, di Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin Makassar, Selasa (5/2/2019).

Anjuran tersebut, selain semua kegiatan yang digelar TP-PKK, Liestiaty juga mengajak ibu-ibu rumah tangga agar tidak menggunakan lagi kantong plastik saat berbelanja setiap harinya.

“Ayo kita kalau belanja bawa plastik sendiri dari rumah yang bisa kita pakai berulang-ulang, karena lautan kita sudah sangat tercemar dan juga banyak organisme perairan kita mati karena terkena plastik. Indonesia sudah termasuk kedua terbesar penyuplai sampah plastik di dunia setelah China. Makanya bagaimana ibu-ibu di Sulawesi Selatan, ayo jangan menggunakan plastik lagi setidak-tidaknya ayo kita kurangi penggunaan plastik,” jelas alumnus Unhas Makassar ini.

Disinggung apa dampak terburuk yang dirasakan secara langsung oleh manusia dari hasil pencemaran lingkungan dari sampah dari plastik tersebut, menurutnya dampaknya pada kesehatan. Namun dirinya mengaku belum terlalu rinci diteliti, tapi kanker sekarang bertambah banyak dan juga kalau penelitian mengenai tumor yang terdapat di usus ikan itu sudah ada.

Liestiaty mengatakan, karena sudah menelan banyak mikro plastik, maka di usus ikan tumbuh tumor-tumor. “Oleh karenanya, bagaimana kalau ikan-ikan yang sudah makan mikro plastik itu dimakan oleh manusia?”

“Makanya, pertambahan kanker usus aatu kanker sejenisnya itu bertambah banyak di Indonesia, mungkin salah satu penyebabnya adalah banyaknya plastik yang kita gunakan dan dibuang dengan sembarang,” ujarnya.

Dirinya berharap agar ibu-ibu ketika keluar untuk berbelanja membawa kantong plastik atau tas sendiri dari rumah masing-masing. “Jangan menggunakan lagi wadah yang berbahan plastik atau air mineral dari plastik, atau dalam satu acara jangan lagi menggunakan air mineral yang berbungkus plastik,” pungkasnya.(Mudahri)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59631)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51483)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48889)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14973)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14241)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14069)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13796)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13293)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11789)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9260)
Bedah JayaposProyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekBangka Belitung, Jaya Pos Proyek pembangunan talud pengaman Pantai Pering Kelapa Kampit Belitung diduga ...


APBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususRaperda Perubahan APBD 2019 DisahkanDepok, Jaya Pos Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, menggelar Rapat Paripurna dalam rangka ...


20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujui