Sabtu, 16 Februari 2019 - 03:18:07 WIB
RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 70 kali

Baca Juga:Kejari Doloksanggul Diminta Usut Isu Korupsi Kakan TambenKPUD Kota Sukabumi Gelar LCC Sekolah Favorit Kurang ResponPDAM Tirta Sukapura Bantu Masyarakat Kekurangan AirOknum Adpel Samsat Bojonegoro Diduga Legalkan Pungli dan Percaloan

Sodoarjo, Jaya Pos

RSI Siti Hajar yang beralamat di Sekardangan, Sidoarjo dituding tidak profesional dalam menangani pasien. Hal ini terungkap dari penuturan Arifin yang merupakan suami pasien yang sedang menjalani rawat inap sampai beberapa kali di RSI Siti Hajar.

Menurut Arifin, istrinya harus bolak balik masuk RSI (Rumah Sakit Islam) karena akan menjalani operasi katarak untuk melaksanakan operasi.  Istrinya harus dikarantina dan observasi terlebih dahulu karena didiagnosa mengalami kelebihan kadar gula dan sakit lambung.

Setelah beberapa kali keluar masuk RSI akhirnya pihak RSI Siti Hajar menolak dengan halus pasien BPJS ini dengan me­ngatakan bahwa  kamar rawat inap sudah penuh, “Dan baru akan ada nanti sore jam 5 begitu kata suster RSI mas, “ cetus Aripin pada Jaya Pos. 

Tapi alangkah kecewanya Aripin setelah dengan Sabar menunggu berjam - jam dengan harapan Istrinya akan mendapat penanganan medis yang memadai dengan jalan rawat inap ,ternyata dari keterangan suster yang sama bahwa kamar yang dijanjikan ternyata telah dipesan orang lain.

Setelah ditolak dengan halus oleh RSI Siti Hajar akhirnya keluarga Arifin memutuskan meminta dirujuk ke RSUD Sidoarjo dan setelah masuk RSUD, Kamis, (14/2/19)  pihak RSUD dengan cekatan menangani pasien BPJS ini dengan jalan melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui penyebab sakitnya pasien.

Dari pemeriksaan ini diketahui pasien terkena virus TBC dan dokter langsung menanyakan pada keluarga pasien tentang hasil cek darah dan resume medis lainya dari RSI Siti Hajar.

Tapi karena memang selama ini hanya diberi obat lambung dan penurun kadar gula tanpa mengetahui penyebab sakit­nya maka Arifin, suami pasien dengan jujur bahwa tidak mengetahui adanya diagnosa sakitnya istrinya.

Apa yang diungkapkan oleh Arifin ini membuat Dokter RSUD geleng- geleng kepala seraya berkata, “Begini ini lho kebiasaan RSI Siti Hajar  pasien dibuat percobaan dan setelah kondisinya parah baru dirujuk ke RSUD,” ujarnya sambil memeriksa hasil pemeriksaan lengkap yang telah dilakukan. (Zein)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59202)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51036)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19228)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14366)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13809)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13508)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13431)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12806)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8791)
Bedah JayaposOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarPandeglang, Jaya Pos Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di ...


Rusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasTiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP Tersangka
Laporan KhususLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerPemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah lakukan berbagai cara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ...


Sekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoDisdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan