Senin, 18 Februari 2019 - 09:30:15 WIB
SDN 1 Rempoah Juara Lomba Dokter Kecil Kecamatan BaturradenKategori: Pendidikan - Dibaca: 42 kali

Baca Juga:Endik Ingin Membangun Palembang Dengan Visi Anak MudaKejari Doloksanggul Diminta Usut Isu Korupsi Kakan TambenKPUD Kota Sukabumi Gelar LCC Sekolah Favorit Kurang ResponPDAM Tirta Sukapura Bantu Masyarakat Kekurangan Air

Baturraden, Jaya Pos

Nindita Dwi dari SDN 1 Rempoah berhasil menjadi juara Lomba Dokter Kecil Tingkat Kecamatan Baturraden sekaligus mengantarkannya untuk berlaga ke ajang lomba dokter cilik tingkat kabupaten Banyumas. Nindi berhasil menyisihkan 40 peserta lain dari berbagai sekolah di Baturraden. Sementara juara 2 diraih Devia Putri dan juara 3 diraih Laras Faustina, keduanya dari SDN Purwosari.

Dartam SPd selaku ketua panitia mengatakan, lomba dokter kecil itu digelar, Rabu (13/2/2019) di Aula SDN 1 Kemutug Kidul Kecamatan Baturraden. Juri lomba pada kegiatan ini melibatkan Guru Olah Raga, dan Dinas Kesehatan yang diwakili petugas kesehatan dari Puskesmas Baturraden.

Peserta lomba mewakili sekolah masing-masing, dan telah menjadi kader kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan telah mengikuti pelatihan dokter kecil. Lomba ini diikuti sebanyak 40 anak, mereka mengikuti 2 tahapan lomba, yakni babak penyisihan dengan tes tertulis dan babak final dengan bentuk lomba cerdas-cermat. “Setelah melalui babak penyisihan terpilih tiga terbaik untuk mengikuti babak final,” katanya.

Koordinator Pendidikan Kecamatan Baturraden Yatiman SPd MPd mengatakan, lomba di kecamatan mengacu pada lomba tingkat kabupaten termasuk dokter kecil yang digelar. Lomba dokter kecil merupakan agenda rutin tahunan. “Lomba lain seperti OSN O2SN, LCC, LSS, Lomba Pepustakan dan dalam waktu dekat akan digelar FLS2N. Setiap lomba akan ditetapkan juaranya Juara 1, 2 dan 3 serta Juara Harapan 1, 2 dan 3, dan masing-masing juara 1 akan mewakili Kecamatan Baturraden pada lomba di tingkat kabupaten. Khusus untuk lomba OSN yang mewakili Baturraden Juara 1, 2 dan 3,” katanya.

Drg Widyarini Plt Kepala Puskemas 2 Baturraden mengatakan, Dokter Kecil adalah sebutan kader kesehatan yang ada di sekolah dasar. Dokter kecil lebih berperan dalam mengajak teman-teman mereka di sekolah untuk berperilaku hidup sehat.

“Kegiatan Dokter Kecil di sekolah terintegrasi dalam kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Sebelum menjadi Dokter Kecil murid yang terpilih mendapatkan pelatihan pengetahuan dan keterampilan terkait kesehatan sekolah,” katanya.

Sementara Tafrida, perawat dari Puskesamas 1 selaku pemegang program UKS mengatakan, lomba dokter kecil ini merupakan program yang mengarah pada peningkatan prestasi belajar dan kesehatan anak sekolah.

“Dengan jumlah dan keterampilan yang memadai melalui lomba Dokter Kecil akan memacu semangat mereka dan teman-temanya, karena memalui Dokter Kecil mereka juga bisa berprestasi,” kata Tafrida.

Dia berharap melalui lomba dokter kecil ini dapat meningkatkan peran dokter kecil khususnya di lingkungan sekolah dalam menggerakkan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, menumbuhkan sejak dini semangat, motivasi, komitmen, dan cita-cita menjadi petugas kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, dan promotor kesehatan dan sebagainya.

“Sesuai standar keberadaan dokter kecil idealnya setiap sekolah dasar/Madarasah Ibtidaiyah, jumlahnya minimal 10% dari total murid di sekolah,” tambahnya.(Jhon/Nas)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59202)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51035)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19222)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14366)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13808)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13508)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13431)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12805)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8790)
Bedah JayaposOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarPandeglang, Jaya Pos Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di ...


Rusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasTiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP Tersangka
Laporan KhususLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerPemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah lakukan berbagai cara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ...


Sekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoDisdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan