Kamis, 27 September 2012 - 07:31:51 WIB
Perbaikan Jalan Gedebage Antisipasi Banjir ?Kategori: Jawa Barat - Dibaca: 442 kali

Baca Juga:PDAM Labuan Diduga Berikan Bantuan Air Bersih Tak Layak KonsumsiPolres Kerahkan Polsek Perketat OperasiOknum PDAM Tipu Pelanggan, Ribuan Orang Terancam Pemutusan MeteranEndik Ingin Membangun Palembang Dengan Visi Anak Muda

Bandung, Jaya Pos

Kemacetan parah terjadi di seputar kawasan Gedebage, Jl Rumah Sakit Ujungberung, Cisaranten, dan Arcamanik akibat banjir Cileuncang menyusul hujan deras melanda kawasan timur Bandung, Rabu (19/9) sejak petang hingga malam.

Kemacetan bersamaan dengan arus kendaraan warga yang pulang kerja sehingga beberapa jam kendaran tertahan tak bergerak. Seperti di persimpangan dekat LP Sukamiskin, Cisaranten, Jl Rumah Sakit sempat antre panjang. Hal itu diperparah lagi karena Jl Soekarno-Hatta-Gedebage sedang dalam masa perbaikan. Petugas kepolsian diterjunkan untuk mengurai kemacetan yang terjadi.

“Kemacetan tadi malam karena ada perbaikan jalan ditambah adanya musim hujan yang membuat banjir. Harap bersabar, ini perbaikan agar tak lagi terjadi banjir kalau musim penghujan datang,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, Iming Ahmad saat dihubungi.

Menurutnya, perbaikan jalan di Soekarno Hatta-Gedebage dilakukan langsung oleh satuan kerja Kementrian PU. “Meninggikan elevasi jalan di jalur cepat dan juga memperbaiki saluran yang ada. Makanya jalur cepat ditutup dulu,” jelas Iming. Saat ditanya kapan perbaikan jalan selesai, Iming mengaku tidak mengetahui persis. “Kalau inginnya sih secepatnya, tapi belum tahu kapan. Bisa langsung ditanya ke satker kementrian PU,” ujarnya.

Iming juga mengaku tak mengetahui alasan perbailan dilakukan di bulan-bulan menjelang musim penghujan. “Kalau tidak salah perbaikan sudah dilakukan dua bulan ke belakang, ya semoga cepat selesai,” katanya.

Kemacetan total terjadi kemarin sejak pukul 16.00 WIB, dan baru terurai pukul 23.00 WIB lebih. Kendaraan tidak bergerak berjam-jam. Bahkan jalur-jalur alternatif pun macet. Salah satu warga Cijambe Ujungberung Hani (29) memakan waktu hingga 7 jam dari Setiabudi untuk pulang ke rumahnya. “Ini rekor, bayangkan yang biasa cuma satu jam jadi 7 jam,” keluhnya.

Menurut beberapa ahli tata letak kota yang di temui Jaya Pos, Perbaikan jalan yang di lakukan justru akan memperparah keadaan dan tidak dapat mengurai banjir, harusnya pemerintah memperdalam dan mekebarkan Sungai Cinambo dan bukannya meninggikan jalan, karena itu justru akan menghambat aliran sungai karena tingginya jalan. ND


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66346)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52715)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18422)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16278)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15540)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing