Sabtu, 29 September 2012 - 06:16:11 WIB
Bupati Simalungun DR JR Saragih Diskriminatif, PMS Terima Bantuan Hibah Rp1 MiliarKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 555 kali

Baca Juga:Polres Tulungagung Akan Periksa Penyimpangan DACKadistanbun Pandeglang Diminta Jatuhkan Sanksi Pada Ketua Gapoktan AngsanaPembangunan Gedung ASDM, Disperindag Sidoarjo Terindikasi KorupsiSMAN 3 Kabupaten Tangerang Persiapkan Diri Jadi SBI

Simalungun, Jaya Pos

Bupati Simalungun DR JR Saragih, SH.MM dituding bertindak ‘diskriminatif’ dalam memberikan bantuan kepada lembaga kebudayaan/adat di Tanoh Habonaron Do Bona ini. Hal ini diungkapkan beberapa lembaga adat yang ada di Kabupaten Simalungun kepada Jaya Pos, Selasa (25/9), di Pematangsiantar.

Ketua perkumpulan marga Siregar sedunia Drs.H.M.Natsir Armaya Siregar mengungkapkan seharusnya bupati berlaku adil dalam membantu lembaga adat dan tidak membeda-bedakan antara satu dengan lainnya, karena Kabupaten Simalungun terdiri dari beragam etnis seperti etnis Jawa membentuk perkumpulan yang lazim di sebut Pujakesuma, etnis Toba membentuk perkumpulan organisasi yang disebut Humatob, sama halnya dengan etnis Simalungun dalam bentuk PMS (Partuha Maujana Simalungun) dan lain-lain.

Namun Bupati Simalungun sepertinya ’mengabaikan’ etnis di luar etnis Simalungun. Hal ini dibuktikan dengan bantuan hibah yang diberikan Pemkab Simalungun kepada PMS tahun 2012 mencapai Rp 1 Miliar. Sehingga azas pemerataan sepertinya diabaikan bupati.

Padahal, bila ditinjau dari segi kuantitas jumlah penduduk, etnis jawa mencapai 42 % di ikuti etnis Toba 25 %,sementara etnis Simalungun hanya 15 %. Bantuan hibah kepada PMS tersebut menuai kontroversi di kalangan lembaga-lembaga adat di Simalungun. Bahkan M.Natsir Armaya Siregar mengatakan, tindakan diskriminatif bupati tersebut bisa memicu keretakan diantara etnis yang ada di Simalungun.

Hal yang sama diungkapkan ketua Pujakesuma Agus Salim, bahwa bantuan hibah kepada lembaga yang dipimpinnya hingga kini tidak ada. Namun, kenapa untuk PMS Bupati memberikan bantuan sampai Rp 1 miliar. Namun, Agus Salim tidak mau banyak berkomentar menyangkut perlakuan yang dinilai kurang tepat tersebut.

Sementara ketua Satgas Joko Ting­kir, Sukoco Winarto, menilai bantuan yang diberikan kepada PMS tersebut termasuk diskriminatif karena berdampak tidak baik. “Kalau kita mengacu pada jumlah penduduk, etnis Jawa merupakan terbesar di Kabupaten Simalungun.
Sehingga, kalau PMS dibantu sampai Rp 1 miliar, Pujakesuma minimal dibantu Rp 2 miliar karena jumlahnya dua kali lebih banyak dari etnis Simalungun,” ujar Sukoco.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Simalungun mengalokasikan bantuan hibah kepada Partuha Mujana Simalungun (PMS) untuk tahun 2012 sebesar Rp 1 miliar, hal ini diketahui dari nota dinas Parawisata dan Kebudayaan tertanggal 11 April 2012 dana telah dicairkan sebesar Rp 700 juta, dan pada tanggal 27 Juni 2012 bantuan tahap kedua kembali dicairkan sebesar Rp.300 Juta. Padahal, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM yang notabene sebagai Ketua Presidium DPP PMS sangat dipertanyakan mengenai bantuan dana hibah ini.

Sementara laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan tersebut, menurut Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun, Rizal Saragih, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, sudah diterima. “Bahkan laporan tersebut sudah masuk sebelum saya menjabat sebagai kepala dinas,” ujar Rizal.

Namun saat ditanya mengenai rincian penggunaan dana bantuan hibah kepada PMS tersebut, Rizal mengaku tidak tahu karena saat itu kepala dinas dijabat Drs.Jarinsen Saragih. HRP


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66753)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18451)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16292)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14963)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14726)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraPekanbaru, Jaya Pos Kasus penipuan yang menjerat Murkayani yang sudah berlangsung 6 tahun lalu, yaitu pada ...


Diduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan Mulus
Laporan KhususKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangPadangpanjang, Jaya Pos Walikota Padangpanjang Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano menerima tamu dari ...


Desa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021