Sabtu, 29 September 2012 - 06:26:52 WIB
Ratusan Guru Demo, Dana Sertifikasi 5 Bulan Tidak TurunKategori: Pendidikan - Dibaca: 170 kali

Baca Juga:Kasus Simulator Mengarah ke KapolriBupati Simalungun DR JR Saragih Diskriminatif, PMS Terima Bantuan Hibah Rp1 MiliarPolres Tulungagung Akan Periksa Penyimpangan DACKadistanbun Pandeglang Diminta Jatuhkan Sanksi Pada Ketua Gapoktan Angsana

Solok Selatan, Jaya Pos

Senin, 24 September 2012, ratusan guru medemo kantor Dinas Pendidikan Solok Selatan terkait belum juga dicairkannya uang sertifikasi selama 5 bulan yaitu bulan Maret, Juni, Juli, Agustus dan September. Padahal uang itu sangat dibutuhkan.

Berdasarkan informasi yang diterima Jaya Pos, setiap guru wajib menerima uang sertifikasi sebesar Rp 3,5 juta perbulan. Jumlah guru wajib menerima sertifikasi itu sekitar 700 orang. Jika dijumlahkan totalnya miliaran rupiah.

Ternyata, permasalahan ini sudah mulai timbul semasa Hamudis SPd menjabat sebagai Kadis Pendidikan Solok Selatan, yang kemudian digantikan Fidel Efendi Spd. MM pada tanggal 17 Juli 2012. Uang miliaran tersebut patut dipertanyankan, kemana perginya, kenapa belum juga diberikan kepada ratusan guru wajib terima tersebut.

Kepada Jaya Pos, Kabid Program Yendri, SPd. MM melalui telepon seluler ketika dihubungi menerangkan bahwa untuk pembayaran uang sertifikasi ini berasal dari dana APBN pemerintah pusat yang pengirimannya melalui Departemen Keuangan kepada Kas Daerah Solok Selatan.

Secara teknis, pembayaran ini berdasarkan percaturwulan, dimana caturwulan pertama yaitu Januari, Februari yang sanggup dibayar dan Maret belum dibayar karena keuangan tidak cukup untuk membayar sekaligus sehingga tersisa dana sekitar 300 juta.

Kemudian, caturwulan kedua yaitu, April, Mei yang telah dibayar. Sedangkan Juni belum dibayar dengan alasan peningkatan gaji guru, sehingga total dana yang tersisa di Kas Daerah sekitar Rp 1,9 miliar. Sementara dana dibutuhkan untuk pembayaran dana sertifikasi satu bulan sekitar Rp 2.2 miliar.

Kekurangannya sekitar Rp 300 juta. Anehnya, pemkab tidak bisa menambahkan karena itu adalah program dari pemerintah pusa. Sedangkan Kadis Pendidikan Fidel Efendi SPd. MM melalui telepon seluler tidak bisan dihubungi untuk dimintai konfirmasi.

Kepada Jaya Pos, ratusan guru meminta agar Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria Meng. jangan tutup mata melihat permasalahan ini. Mereka menyerukan aparat hukum menelusuri kasus ini. End


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59202)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51035)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19222)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14366)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13808)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13508)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13431)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12805)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8790)
Bedah JayaposOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarPandeglang, Jaya Pos Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di ...


Rusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasTiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP Tersangka
Laporan KhususLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerPemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah lakukan berbagai cara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ...


Sekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoDisdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan