Sabtu, 29 September 2012 - 06:34:10 WIB
Forak Desak Kejati Jambi Tuntaskan Beberapa Kasus KoruspiKategori: Jambi - Dibaca: 380 kali

Baca Juga:Rencana Walikota Nur Mahmudi Ismail Ditentang Ketua DPRDRapor Merah Bagi Kinerja Diskominfo Kab AnambasRatusan Guru Demo, Dana Sertifikasi 5 Bulan Tidak TurunKasus Simulator Mengarah ke Kapolri

Jambi, Jaya Pos

Dalam aksinya, Forum Rak­yat Anti Korupsi (Forak), men­desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi segera menuntaskan beberapa kasus yang diduga berbau korupsi.

Hal itu dikemukakan Febry Timur-Timur, koodinator aksi yang digelar di depan kantor Kejati Jambi beberapa waktu yang lalu. Dalam orasinya, pendemo juga menyoroti kenerja Pe­merintah Provinsi Jambi yang dipimpin Gubernur Drs. H. Hasan Basri Agus, MM.

Anehnya, Forak malah me­n­gucapkan, “selamat, salut dan bangga kepada Hasan Basri Agus (HBA) yang telah berhasil membawa Jambi berhasil menduduki peringkat 5 provinsi terkorup se-Indonesia”.

Dalam orasinya, mereka mendesak Kejati Jambi menyelesaikan beberapa kasus yang sudah ditangani. “Bertolak dari kondisi saat ini, Jambi yang sarat dengan korupsi dan banyaknya kasus-kasus penanganan korupsi yang mandek dan terkesan jalan ditempat. Maka, kami dari Forak mendesak agar semua kasus-kasus korupsi segera diusut tuntas dalam tempo sesingkat-singkatnya,” kata Febry.

Kasus ini, tambahnya, antara lain, dugaan korupsi pengadaan mobil damkar kabupaten/kota yang melibatkan mantan bupati dan mantan walikota bahkan gubernur menjabat saat ini (tahun 2004 sebagai Sekda Kota Jambi). Lalu dugaan korupsi dana bencana Kabupaten Kerinci, dugaan korupsi di Dinas PU Provinsi Jambi, dugaan penyimpangan jaringan interkoneksi Kabupaten Tanjab Timur tahun anggaran 2006 Rp13 miliar, dugaan penyimpangan pada paket pe­ngadaan kapal cepat (ex. Marina) di Kabupaten Tanjab Barat tahun anggaran 2002 dengan anggaran Rp 14 miliar.

Selanjutnya, dugaan kredit macet di Bank BRI Cabang Jambi senilai Rp 52 miliar, dugaan korupsi pembangunan jaringan telekomunikasi berbak pastel Kabupaten Tanjab Timur yang melibatkan mantan Bupati Abdullah Hich yang tidak jelas penanganannya, dugaan pen­ye­le­wengan dana Kwarda Pramuka Rp 100 miliar yang melibatkan mantan Sekda Provinsi Jambi AM Firdaus dan Safdinal (bendahara Kwarda Pramuka Provinsi Jambi).

Kemudian dugaan korupsi APBD Kota Jambi tahun anggaran 2010. Dimana Walikota Jambi, Bambang Priyanto diduga telah merekayasa PAD untuk menambah penghasilan anggota DPRD Kota Jambi. Akibatnya merugikan keuangan negara Rp 12 miliar lebih dan juga kasus-kasus perambahan hutan produksi (lahan HP) oleh yang diduga melibatkan PT Makin Grup yang diduga ada main mata dengan Hasvia mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Aan/Man


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59202)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51035)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19222)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14366)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13808)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13508)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13431)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12806)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8790)
Bedah JayaposOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarPandeglang, Jaya Pos Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di ...


Rusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasTiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP Tersangka
Laporan KhususLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerPemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah lakukan berbagai cara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ...


Sekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoDisdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan