Rabu, 13 Maret 2019 - 08:46:21 WIB
Penyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP TersangkaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 45 kali

Baca Juga:Rencana Walikota Nur Mahmudi Ismail Ditentang Ketua DPRDRapor Merah Bagi Kinerja Diskominfo Kab AnambasRatusan Guru Demo, Dana Sertifikasi 5 Bulan Tidak TurunKasus Simulator Mengarah ke Kapolri

Bukitinggi, Jaya Pos

Dugaan kasus pengrusakan yang terjadi di Sawah milik Yunidar Jorong Lasi Mudo , Kec.Amoek Angkek, Kab.Agam Sumatera Barat sampai sekarang masih ditangan penyidik Polresta Bukittinggi. Sedangkan surat tanda penerimaan lampiran no.STLP / 108/III/ 2018m B Res.Bkt tertangfaln19 Maret 2018, pkl 13.30 WIB dengan pelapor Fera Yumarti 34 thn.

Setahun Fera Yumarti menunggu untuk minta keadilan di hadapan penegak hukum, namun sampai sekarang masih belum tampak titik terang penahanan tersangka. Sementara barang bukti yang dijadikan sebagai bukti nya 9 batang tanaman jagung yang telah rusak dengan tinggi lebih kurang 50 CM, 5 batang tiang pagar bekas telah dicabut, beberapa kawat besi berduri yang telah terpotong potong, 2, buah nota pembelian bibit jagung dan kawat berduri, satu buah sertifikat tanah SHM no.23,tgl 2 Oktober 2006 atas nama Yunidar .

Mengutip penjelasan dari pelapor Fera Yumarti, penyi­dik Polresta yang sudah mengirim berkas BAP tersangka sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Bukittinggi tanggal 8 November 2018 , no.SPDP / 56/XI/ 2018/Reskrim prihal pemberitahuan dimulainya penyidikan surat yang langsung ditandatangani Kapolres AKBP.Arly Jembara Jumhana .S.IK.MH .Konfirmasi dengan Jaksa Pidana Umum Aswin.SH yang ditamui di ruang kerjanya Senin, (4/3), mengakui SPDP atas pelapor Fera Yumarti sudah tetapi namun SPDP tersebut dikembalikan lagi dan belum sampai ketahap P21 jelas Jaksa Pidum .

Kapolres AKBP Arly Jembar Jumhana S.IK.MH saat dikonfirmasikan lewat telepon seluler terkait kekecewaan laporan masyarakat yang sudah satu tahun belum juga dilimpahkan ke pihak penyidik Kejaksaan, Kapolres tidak memberikan jawaban hanya menyarankan untuk koordinasikan dengan Kasatserse.

Sementara kronologis yang dilaporkan korban ke pihak Polres setahun yang lalu tepatnya tanggal 19/3.2018, lahan sawah Yunidar yang bersertifikat no.03.04.05.02.1.00023 dengan luas 3.026 M2 ditanami padi. Dan ada sekelompok orang yang mengarap tanpa seizin pemilik dengan cara membajak dan bahkan sempat merusak pagar dalam keadaan terpotong potong.

Pelaku diduga bersama sama dengan inisial SKP 61 thn , ZGM 40 thn , YG 41 thn dan PMA 62 thn . Pelapor berharap pada penegak hukum agar mereka diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia ini, karena negara RI merupakan negara hukum. Hal itu diungkapkan Yumarti didampingi ibunya. yang mengaku sudah bolak balik ke kantor Polresta Bukittinggi .(YET)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59202)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51035)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19222)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14366)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13807)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13508)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13431)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12805)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8790)
Bedah JayaposOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarPandeglang, Jaya Pos Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di ...


Rusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasTiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP Tersangka
Laporan KhususLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerPemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah lakukan berbagai cara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ...


Sekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoDisdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan