Kamis, 14 Maret 2019 - 08:28:29 WIB
Pemdes Ngepeh Tingkatkan Pembangunan InfrastukturKategori: Jawa Timur - Dibaca: 28 kali

Baca Juga:Forak Desak Kejati Jambi Tuntaskan Beberapa Kasus KoruspiRencana Walikota Nur Mahmudi Ismail Ditentang Ketua DPRDRapor Merah Bagi Kinerja Diskominfo Kab AnambasRatusan Guru Demo, Dana Sertifikasi 5 Bulan Tidak Turun

Tulungagung, Jaya Pos

Program pemerintah melalui Dana Desa serta Anggaran Dana Desa (DD dan ADD) yang langsung diterima oleh Pemerintah Desa Ngepeh Kecamatan Bandung, terbukti sangat berhasil mendorong peningkatan pembangunan yang langsung bisa dirasakan masyarakat.

Bukan hanya pembangunan infrastruktur saja, namun peningkatan pemberdayaan masyarakat juga dilakukan. Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama dengan di­sertai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Pada tahun 2018, Pemerintah Desa (Pemdes) Ngepeh mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 900.197.000 serta ADD sebesar Rp 372 juta, keseluruhan dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur juga pelaksanaan kegiatan pemberdayaan ma­syarakat.

Menurut H Asmudi, Kepala Desa Ngepeh saat ditemui di kantornya mengungkapkan bahwa dengan adanya DD dan ADD tersebut, percepatan pembangunan di desanya bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat berharap dengan peningkatan pemba­ngunan ini juga disertai peningkatan perekonomian ma­syarakat. Untuk kedepan kami memang masih prioritaskan dalam hal pembangunan infrastruktur, namun demikian pemberdayaan masyarakat juga lebih ditingkatkan,” je­lasnya. Kamis (7/3).

Sementara itu, Camat Bandung Ali Sunhaji SSos menambahkan bahwa pelaksanaan pembangunan dan kegiatan pemberdayaan masya­rakat melalui program DD dan ADD sampai saat ini berjalan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pelaksanaan ADD diantaranya dipergunakan untuk Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 773.028.500 dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa sebesar Rp 127.168.500.

Anggaran Dana Desa dipergunakan untuk Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa sebesar Rp 269.968.700, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa Rp 91.096.300, Bidang Pembinaan Masyarakat Desa Rp 950.000, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Rp 9.985.000.

Bidang Penyelengaraan Pemerintahan Desa dipergunakan diantaranya untuk penghasilan tetap dan tunjangan kades dan perangkat desa, operasional perkantoran, pengadaan sarana dan prasarana pemerintahan, biaya BPJS Kesehatan, operasional BPD, operasional/intensif RT dan RW dan penyelenggaraan BBGRM.

Bidang pelaksanaan pembangunan desa diantaranya untuk pembangunan jalan paving sebesar Rp 286.962.800, pembangunan pelebaran jalan sawah Rp 49.991.000, pembangunan jembatan Rp 51.966.750, pembangunan saluran irigasi Rp 30.759.700, normalisasi DAS sebesar Rp 23.319.000, pembangunan TPT di Dsn Sanggar Lingkungan RT 04, RT 02 dan RT 03 sebesar Rp 302.461.250.

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk pe­ningkatan kapasitas tim pe­ngelola APBDes pelatihan perencanaan, pelaksanaan, dan TPK. Penunjang prosedur perencanaan musdes, musrenbangdes, RPJMdes dan RKPDesa, kegiatan Linmas, pengelolaan sistem informasi desa, pemasaran hasil usaha serta pelatihan usaha ekonomi. Peningkatan kelompok usaha ekonomi pertanian dan peternakan.

Pemerintah Desa Ngepeh sangat berharap dengan ada­nya peningkatan pemba­ngunan juga akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. (Lgeng)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59202)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51035)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19222)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14366)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13808)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13508)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13431)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12806)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8790)
Bedah JayaposOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarPandeglang, Jaya Pos Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di ...


Rusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasTiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP Tersangka
Laporan KhususLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerPemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah lakukan berbagai cara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ...


Sekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoDisdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan