Rabu, 20 Maret 2019 - 06:15:04 WIB
Otong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 74 kali

Baca Juga:Pejabat di Dinas PU Ketapang Korupsi Proyek MCKBanyak Berkas Palsu Beredar di Imigrasi BlitarDiduga Dianiaya, Puluhan Siswa SMKN 1 Kelautan dan Perikanan Melarikan DiriHampir 1 Tahun Kecamatan Subi Gelap Gulita

Pandeglang, Jaya Pos

Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di Kampung Solodengeun kini menjadi sorotan beberapa lembaga pemerhati pembangunan dan masyarakat. Pasalnya, dalam pelaksanaan pekerjaan fisik tersebut diduga sudah tidak mengindahkan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Seperti yang diberitakan Jaya Pos sebelumnya, Otong Khusni salah satu warga menegaskan pembangunan drainase tersebut asal jadi. Menurutnya pihak pemborong ataupun pelaksana proyek dalam hal ini sudah dengan terang-terang­an ‘maling’ uang negara. Otong menambahkan lebar dari pemasangan pondasi bawah drainase tersebut setelah dicek ulang hanya 20 bahkan ada yg 10 centimeter saja, “Setelah dicek kembali ke lokasi, pemasangan pondasi bawah lebarnya hanya 20 centi bahkan ada yang 10 centimeter saja hampir rata-rata “ tuturnya.

Sementara itu informasi yang didapat Jaya Pos PT. Hutama Prima selaku penyedia jasa atau pihak pelaksana proyek tersebut telah memecat mandor yang dinilai buruk dalam pekerjaannya dan akan membongkar sepanjang 5 meter saja drainase yang sudah terpasang dan dinilai kurang maksimal.

Namun Otong menegaskan 80 % pekerjaan harus dibongkar, “Bukan 5 meter saja. 80 % pekerjaan tersebut harus dibongkar, Bukan mandor yang harus dipecat, konsultan, pelaksana, yang paling wajib dipecat, terus kapan pihak perusahaan membongkar pekerjaan yang asal-asalan itu, kenapa asal-asalan ,? Dikarenakan di kerjakannya bukan pake tangan sama otak. Melainkan sama kaki dan dengkul “ tegasnya.

Dalam hal ini Otong meminta kepada pihak PPK 1 Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah II Provinsi Banten selaku pemilik kegiatan, agar segera bertindak ataupun menindak pihak dari PT. Hutama Prima sebagai penyedia jasa dan PT. Multhi PHI Beta Cs sebagai konsultan supervisi, agar dikemudian hari tidak salah dalam menunjuk ataupun memberikan pekerjaan ke pihak yang tidak benar dalam pembangunan. (Yan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59296)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51159)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (26985)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14483)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13909)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13610)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13524)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12917)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9291)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8932)
Bedah JayaposDiduga Korupsi, Siswa Tuntut Kepsek SMAN 3 Tapung Segera DipecatPekanbaru, Jaya Pos Dalam aksi mogok belajar, siswa SMA N 3 Tapung meminta agar Aldela dipecat dari ...


Peserta Pemilu dan Tim Quick Count Kecewa, Pintu Sekretariat PPK Labuan DigembokDugaan Korupsi Anggaran Publikasi Humas Pemkab Bangka BaratDiduga Kurir Sabu Bergentayangan Di Daerah Sungai SembilanKorban Tsunami Alami Kerugian, Petinggi Balai TN Ujungkulon Terkesan Lakukan PembiaranKinerja BLP2A Kota Surabaya Layak Di Sorot Terkait Aset Kendaraan dan Kepemilikan BPKBGubernur Sulut Patut Tinjau Kinerja Kadis Kominfo Jety PuluDiduga DD Ganggaeng Tahun 2018 Tak Direalisasi, Kecamatan Picung Ambil Jurus
Laporan KhususPemkab Samosir Raih WTP Kali KeduaSamosir, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...


Kalteng Qualiti Expo 2019: Pemkab Gumas Akan Promosi Tahura Lapak JaruBupati OKU Melaunching Angkutan Perkotaan Bus Rapid Transit Makna Nama Raja Uti Bagi Orang BatakPemkab Bina Ukhuwah Islamiyah Semangat Persatuan Menuju PALI Serasi NiaLurah Baru Menjadi Semangat Baru Bagi Kelurahan Pondok Cabe IlirSekda: Jabatan Pegawai Sesuai Kompetensi Lahirkan Pemerintahan Yang BaikPemkab Tangerang Peduli Pola Hidup Bersih Dan Sehat Di Pondok Pesantren