Senin, 01 Oktober 2012 - 07:18:18 WIB
Dari 43 Hektar Kini Tinggal 23 Hektar, Situ Kelapa Dua Disulap Jadi PerumahanKategori: Tangerang - Dibaca: 298 kali

Baca Juga:Petani Yang Mulia Memperingati Hari TaniDinas Peternakan Tolitoli Lakukan Pemerataan Kelompok Ternak SapiPejabat di Dinas PU Ketapang Korupsi Proyek MCKBanyak Berkas Palsu Beredar di Imigrasi Blitar

Tangerang, Jaya Pos

Situ memiliki berbagai fungsi penting, antara lain sebagai tempat parkir air dan kawasan resapan air, sehingga dapat mengurangi volume air permukaan yang tidak tertampung. Disamping  itu, situ dapat dimanfaatkan sebagai irigasi, cadangan air bersih, perikanan darat, sarana rekreasi maupun wisata alam.

Kendati fungsinya sangat penting, namun sejak beberapa tahun terakhir sejumlah situ di Tangerang, selain tidak terawatt juga mengalami penyusutan, bahkan sebagian “disulap” jadi perumahan. Salah satu situ yang sebagian di antaranya diurug dan dijadikan perumahan adalah Situ Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan informasi, Situ Kelapa Dua yang semula memiliki luas 43 hektar itu, kini tinggal 23 hektar. Bahkan, jika keberadaan situ yang tersisa itu tidak mendapat perhatian dan pengawasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dikhawatirkan Situ Kelapa Dua hanya akan tinggal nama, karena sampai saat ini aktifitas pengurugan masih berlangsung. “Dulunya, luas Situ Kelapa Dua 43 hektar, tapi saat dilakukan pengukuran beberapa waktu lalu yang tersisa hanya 23 hektar, atau sudah lebih dari separuh luas situ yang diurug dan dijadikan perumahan oleh salah satu pengembang, Bahkan sampai saat ini aktifitas pengurugan masih berlangsung,” ujar salah seorang warga Kelapa Dua kepada wartawan, belum lama ini.

Dikatakan, lantaran sekitar bantarannya tidak diamankan secara fisik dengan pagar, sejumlah warga menggarap Situ Kelapa Dua, dan sebagian malah memiliki SPPT. “Kita juga belum tahu apa dasar pihak pengembang menjadikan sebagian dari Situ Kelapa Dua menjadi perumahan, dan siapa saja yang terlibat dalam jual-beli tanah Negara itu,” ujarnya.   

Sementara itu, Kepala Tata Usaha Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Banten, Saidi membenarkan terjadinya penyusutan Situ Kelapa Dua yang “disulap” jadi perumahan mewah itu. “Beberapa waktu lalu, anggota DPRD Provinsi Banten telah meninjau Situ Kelapa Dua. Sejauhmana hasilnya saya tidak tahu, karena waktu itu saya hanya menunjukkan lokasi situ,” kata Saidi.  Terkait masalah ini, berbagai pihak berharap agar Pemkab Tangerang dan Pemprov Banten secepatnya menyelamatkan Situ Kelapa Dua, dan menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam “jual-beli” situ  sehingga sebagian sudah diurug dan dijadikan perumahan. Bung


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49387)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11855)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres