Sabtu, 23 Maret 2019 - 06:24:10 WIB
Papam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 149 kali

Baca Juga:Dari 43 Hektar Kini Tinggal 23 Hektar, Situ Kelapa Dua Disulap Jadi PerumahanPetani Yang Mulia Memperingati Hari TaniDinas Peternakan Tolitoli Lakukan Pemerataan Kelompok Ternak SapiPejabat di Dinas PU Ketapang Korupsi Proyek MCK

Labuhanbatu, Jaya Pos

Papam PTPN III Kebun Aek Nabara Selatan (Kanas)  Kabupaten Labuhanbatu Sumutra Utara Rasiono yang didampingi Danton Tukino menyampaikan kepada wartawan Jumat, (15/3/2019), sangat kecewa atas pro­ses hukum yang dilakukan oleh Polsek Bilah Hulu terhadap pelaku pencurian buah kelapa sawit PTPN III Kanas oleh Sugiono  pada Selasa (12/3/2019).

Menurut Papam Rasiono, pelaku Sugiono telah melakukan perbuatan pencurian TBS dan kelapa sawit di Kebun Aek Nabara Selatan ini secara berulang, yang pertama dilakukan sekitar tujuh bulan yang lalu dan telah diputus bersalah oleh Hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat pada sidang tindakan pidana ringan. 

Pada hari Selasa (12/3 /2019), “Kami bersama tim berhasil menangkap Sigiono beserta barang bukti buah kelapa sawit dan selanjutnya kami serahkan ke Polsek Bilah Hulu untuk untuk proses hukum selanjutnya,” ujarnya. 

“Karena Sugino telah melakukan perbuatan pencurian secara berulang dan memiliki putusan pengadilan yang bekekuatan tetap maka kami dari mangemet PTPN III Kanas berharap kalau proses hukum Sugiono diterapkan hukum pidana umum dan pelaku supaya ditahan,” ujarnya.”Apa yang kami harapkan berbanding terblik karena pada Rabu (13/3/2019) Sigiono tidak ditahan oleh Polsek Bilah Hulu,” jelas Rasiono. 

Danton PTPN III Kanas  Tukino menyampaikan, “Kalau Sugiono yang kami tangkap pada hari Selasa (12/3/2019) sama orangnya dengan Sugyono yang kami tangkap pada tujuh bulan yang lalu. Ketika kami tanya kenapa proses hukum atas Sigiono tidak diterapkan proses pidana umum, “ jelasnya.

“Juru periksa Polsek Bilah Hulu O. Nababan menjelaskan kepada kami bahwa nama pada putusan pengadilan berbeda dengan nama tersangka Sugyono yang sekarang dan juga alamatnya pun berbeda,” jelas Danton PTPN III Kanas.

Kepolsek Bilah Hulu AKP Buntu Sihombing,  ketika ditemui menyampaikan kepada wartawan, “Kami masih mempelajari putusan pengadilan atas nama Sigiono ini karena ada perbedaan nama dan alamat dengan biodata nama Sugyono yang kita peroses sekarang ini,  dan kami akan coba kordinasi dulu dengan Jaksa Penuntut Umum” jelas Kapolsek Bilah Hulu. 

Asisten Personalia Kebun (APK)  Kanas Areza menyampaikan, “Mengenai proses hukum tersangka pencurian Sugiono dalam waktu dekat ini saya akan bertemu dengan Kapolsek dan membicarakan hal ini,”  jelas APK Kanas. 

LSM Penjara Kabupaten Labuhanbatu berharap agar Polsek  Bilah Hulu benar - benar menerapkan hukum sesui dengan hukum yang berlaku,  kalau sudah perbuatan yang berulang kami harap supaya diproses dengan hukum pidana umum dan ditahan agar dapat memberikan efek jera bagi pelaku juga bagi masya­rakat.

”Kami juga berharap agar juru periksa Polsek Bilah Hulu bekerja dengan profesional dan objektif, kalau memang dapat dibuktikan Sugiono yang perkara tindak pidana pencurian diproses tujuh bulan yang lalu dan Sugiono yang diproses sekarang maka pihak kepolisian diharapakan memproses perkarannya dengan pidana umum bukan dengan pidana ringan atau perma,” ujarnya. 

“Kalau hal ini dibiarkan maka semakin hari pelaku pencurian akan meraja lela dan meresahkan masyarakat,” jelas Ketua DPC LSM Penjara Kabupaten Labuhanbatu. (At/Vanhoten)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59540)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51403)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42868)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14885)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13731)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13181)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10935)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9166)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020