Selasa, 26 Maret 2019 - 06:37:42 WIB
Tampung Aspirasi Anak Pemkab Bantaeng Kembali Gelar Musrenbang AnakKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 61 kali

Baca Juga:Mayat Ngambang di Kali Ditemukan Warga Kampung Baru Koang JayaDituduh Memalsukan Surat, Redjo Fredy dan Soenarjono Terancam 6 Tahun PenjaraTidak ada bangku, Murid di Karo Belajar di LantaiDari 43 Hektar Kini Tinggal 23 Hektar, Situ Kelapa Dua Disulap Jadi Perumahan

Bantaeng, Jaya Pos

Anak sebagai agen perubahan, calon pemimpin masa depan, tentunya harus diberi ruang sebagai upaya guna memenuhi hak anak untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, dalam hal ini Badan Perencanaan pembangunan Daerah bekerjasama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, PP & PA Bantaeng, menggelar Musrenbang Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2019.

Dibuka dengan tarian Akkarena, kegiatan ini diwarnai keceriaan. Para pengurus Forum Anak Butta Toa Bantaeng, serta para delegasi anak dari seluruh kecamatan memadati Gedung Balai Kartini Bantaeng, tempat dilangsungkannya kegiatan.

Mengusung tema “Gempita: Goresan Mimpi Anak Bantaeng”, kegiatan musrenbang anak ini diharapkan agar anak-anak Bantaeng dapat menemu-kenali permasalahan anak yang ada di lingkungan mereka, memberikan saran solusi dan menentukan arah pembangunan untuk kepentingan anak.
Perwakilan Bappeda Sulsel Dr Andi mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai wadah bagi anak Bantaeng untuk memberikan partisipasi secara aktif guna mewujudkan Kab Bantaeng menjadi Kabupaten Layak Anak.

“Pemerintah memang harus menjadikan anak salah satu fokus pembangunan, kegiatan ini merupakan strong point agar seluruh komponen masyarakat dapat terlibat di dalamnya. Saya yakin ini akan jadi momentum yang strategis dan ruang bagi kebangkitan anak-anak Bantaeng”, jelasnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda H Syamsul Suli yang mewakili Bupati Bantaeng pada kesempatan tersebut menghimbau kepada seluruh perangkat daerah di wilayah itu agar anak-anak jangan hanya dijadikan obyek pembangunan.

“Melalui kegiatan Musrenbang Anak ini kita dapat untuk mendengarkan aspirasi anak-anak. Dengan demikian anak-anak Bantaeng mampu menjadi agen-agen perubahan dan sekaligus kaderisasi untuk kepemimpinan yang akan datang”, ujarnya.

Kegiatan musrenbang anak di Kabupaten Bantaeng mulai dilaksanakan sejak tahun 2013, dan merupakan musrenbang anak pertama di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada saat itu.

Kepeloporan Kabupaten Bantaeng dalam menyerap aspirasi anak melalui kegiatan musrenbang anak telah mengantarkan kabupaten ini meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Tentu saja keberhasilan meraih penghargaan bukanlah tujuan utama dari kegiatan musrenbang anak, tetapi lebih dari itu, kita ingin memberikan ruang kepada anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan. Beberapa usulan yang telah terealisasi di tahun sebelumnya antara lain terwujudnya taman bermain anak di kawasan Pantai Seruni, hadirnya Akademi Komunitas, tersedianya taman baca di setiap desa, tersedianya bus sekolah di 8 kecamatan serta adanya Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Pada kegiatan tersebut, dilakukan pula pengukuhan pengurus Forum Anak Butta Toa Bantaeng periode 2019 - 2021 oleh Asisten II Bidang Ekonomi Bantaeng, dimana sebanyak 52 anak dikukuhkan menjadi Pengurus FABT.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulsel Drs Askari, para Kepala SKPD, para Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.(Mudahri)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59296)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51158)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (26985)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14483)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13909)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13609)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13524)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12917)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9291)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8931)
Bedah JayaposDiduga Korupsi, Siswa Tuntut Kepsek SMAN 3 Tapung Segera DipecatPekanbaru, Jaya Pos Dalam aksi mogok belajar, siswa SMA N 3 Tapung meminta agar Aldela dipecat dari ...


Peserta Pemilu dan Tim Quick Count Kecewa, Pintu Sekretariat PPK Labuan DigembokDugaan Korupsi Anggaran Publikasi Humas Pemkab Bangka BaratDiduga Kurir Sabu Bergentayangan Di Daerah Sungai SembilanKorban Tsunami Alami Kerugian, Petinggi Balai TN Ujungkulon Terkesan Lakukan PembiaranKinerja BLP2A Kota Surabaya Layak Di Sorot Terkait Aset Kendaraan dan Kepemilikan BPKBGubernur Sulut Patut Tinjau Kinerja Kadis Kominfo Jety PuluDiduga DD Ganggaeng Tahun 2018 Tak Direalisasi, Kecamatan Picung Ambil Jurus
Laporan KhususPemkab Samosir Raih WTP Kali KeduaSamosir, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...


Kalteng Qualiti Expo 2019: Pemkab Gumas Akan Promosi Tahura Lapak JaruBupati OKU Melaunching Angkutan Perkotaan Bus Rapid Transit Makna Nama Raja Uti Bagi Orang BatakPemkab Bina Ukhuwah Islamiyah Semangat Persatuan Menuju PALI Serasi NiaLurah Baru Menjadi Semangat Baru Bagi Kelurahan Pondok Cabe IlirSekda: Jabatan Pegawai Sesuai Kompetensi Lahirkan Pemerintahan Yang BaikPemkab Tangerang Peduli Pola Hidup Bersih Dan Sehat Di Pondok Pesantren