Selasa, 02 Oktober 2012 - 06:52:26 WIB
Proyek Betonisasi Membahayakan Pengguna JalanKategori: Jakarta - Dibaca: 284 kali

Baca Juga:Sejumlah WP Merasa Dipersulit Mengurus STNK di Samsat RancaekekPembentukan Desa Bagan Limau Bertentangan Dengan UUMayat Ngambang di Kali Ditemukan Warga Kampung Baru Koang JayaDituduh Memalsukan Surat, Redjo Fredy dan Soenarjono Terancam 6 Tahun Penjara

Jakarta, Jaya Pos

Pengguna jalan yang melintas di Jalan Outer Ring Road, Kembangan, Jakarta Barat, tepatnya dari arah Kembangan menuju Cengkareng hendaknya hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Sebab, saat ini di sepanjang jalan tersebut tepatnya di jembatan perbatasan wilayah Kecamatan Kembangan dan Cengkareng sedang dilakukan betonisasi jalan sepanjang 200 meter. Apalagi di lokasi tidak ada tanda peringatan atau plang yang menandakan sedang ada perbaikan jalan sehingga sangat membahayakan pengendara yang melintas maupun pekerja proyek itu sendiri.

Ketiadaan tanda peringatan juga mengakibatkan kemacetan cukup parah di jalan tersebut, terutama saat jam kerja. Sebab, banyak pengemudi yang tidak tahu ada perbaikan jalan di sisi kanan, sehingga saat sudah mendekati lokasi proyek pengemudi baru berusaha menghindar untuk melintas di sisi kiri jalan tersebut.

Beni (55), sopir yang berkantor di wilayah Puri Kembangan berharap, demi meminimalisir kemacetan serta menghindari terjadinya kecelakaan ia meminta 200 meter sebelum lokasi proyek dipasang rambu lalulintas atau plang tanda adanya perbaikan jalan.”Seharusnya, jauh sebelum proyek sudah dipasang tanda agar pengendara menurunkan kecepatan kendaraan karena sedang ada perbaikan jalan. Tapi ini tidak ada sama sekali, dan kondisi tersebut dapat membahayakan pekerja proyek dan pengendara lainnya  karena bisa tertabrak akibat tidak sempat ngerem saat melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Di lokasi memang telah ada tanda, namun hanya sebatas traffic cone dan pita. Sedangkan tanda peringatan tidak ada sama sekali. Padahal, perbaikan jalan telah berlangsung selama dua minggu terakhir. Terkait hal itu, Kasudin PU Jalan Jakarta Barat, Yusmada Faizal, yang coba dikonfirmasi tidak mengangkat teleponnya.

Wakil Camat Kembangan, Edi Mulyanto yang dikonfirmasi mengungkapkan, sesuai aturan, demi meminimalisir kemacetan dan kecelakaan dampak dari proyek tersebut, seharusnya pekerja proyek memasang plang tanda adanya proyek atau rambu lalulintas minimal 200 meter sebelum lokasi proyek.

“Pastinya demi keamanan dan meminimalisir kemacetan sudah seharusnya dipasang rambut lalulintas. Saya akan laporkan pada unit terkait,” tuturnya.B3j/Sam


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres