Senin, 01 April 2019 - 06:45:14 WIB
Jembatan Desa Kuwil Senilai Rp 19 Miliar TerbengkalaiKategori: Sulawesi Utara - Dibaca: 74 kali

Baca Juga:Pengerjaan Jalan Susukan - Sukarame DipertanyakanPencuri Motor Babak Belur Dihajar MassaProyek Betonisasi Membahayakan Pengguna JalanSejumlah WP Merasa Dipersulit Mengurus STNK di Samsat Rancaekek

Minut, Jaya Pos

Jembatan Desa Kuwil yang memakan anggaran kurang lebih Rp 19 miliar, sampai sekarang belum selesai. Bahkan jembatan tersebut pelaksanaannya baru mencapai 25% dan kini terbengkalai.

Dari hasil investigasi Jaya Pos, Senin (25/3/19), pelaksanaan jembatan ini ditangani oleh Dinas Penanggulangan Bencana Alam,karena dana pembuatan jembatan berada di dinas tersebut.

Menurut Hukum Tua Desa Kuwil Henkie Runtuwene, mengatakan bahwa sudah berulangkali diberitahukan kepada Dinas Penanggulangan Bencana Alam akan masalah ini namun tidak dihiraukan. Bahkan Kadis yang ada di Dinas Penanggulangan Bencana Alam ini diganti-ganti.

Sampai sekarang proyek pembuatan jembatan Desa Kuwil sudah menjadi sorotan bagi warga masyarakat yang ada di Desa Kuwil. Dalam hal ini siapa yang akan bertanggung jawab.

Jembatan yang akan dibangun untuk kepentingan masyarakat sudah terhenti, sedangkan masyarakat Desa Kuwil sangat membutuhkan dan mengharapkan pelaksanaan jembatan ini dikerjakan sampai tunta Dalam hal ini masyarakat Desa Kuwil bahkan pengunjung yang datang di Desa Kuwil hanya menggunakan jembatan darurat,yaitu jembatan gantung yang sangat beresiko untuk dilewati. Dikemanakah dana Rp 19 miliar ini ?, kok jembatan itu kini terbengkalai.

Henkie Runtuwene selaku Hukum Tua Desa Kuwil dan masyarakat yang ada mengharapkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam hal ini Bupati dan instansi yang terkait, agar dapat lebih memperhatikan dan peduli akan masalah ini. (Jansen Rarung)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59296)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51159)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (26985)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14483)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13909)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13610)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13524)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12917)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9291)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8932)
Bedah JayaposDiduga Korupsi, Siswa Tuntut Kepsek SMAN 3 Tapung Segera DipecatPekanbaru, Jaya Pos Dalam aksi mogok belajar, siswa SMA N 3 Tapung meminta agar Aldela dipecat dari ...


Peserta Pemilu dan Tim Quick Count Kecewa, Pintu Sekretariat PPK Labuan DigembokDugaan Korupsi Anggaran Publikasi Humas Pemkab Bangka BaratDiduga Kurir Sabu Bergentayangan Di Daerah Sungai SembilanKorban Tsunami Alami Kerugian, Petinggi Balai TN Ujungkulon Terkesan Lakukan PembiaranKinerja BLP2A Kota Surabaya Layak Di Sorot Terkait Aset Kendaraan dan Kepemilikan BPKBGubernur Sulut Patut Tinjau Kinerja Kadis Kominfo Jety PuluDiduga DD Ganggaeng Tahun 2018 Tak Direalisasi, Kecamatan Picung Ambil Jurus
Laporan KhususPemkab Samosir Raih WTP Kali KeduaSamosir, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...


Kalteng Qualiti Expo 2019: Pemkab Gumas Akan Promosi Tahura Lapak JaruBupati OKU Melaunching Angkutan Perkotaan Bus Rapid Transit Makna Nama Raja Uti Bagi Orang BatakPemkab Bina Ukhuwah Islamiyah Semangat Persatuan Menuju PALI Serasi NiaLurah Baru Menjadi Semangat Baru Bagi Kelurahan Pondok Cabe IlirSekda: Jabatan Pegawai Sesuai Kompetensi Lahirkan Pemerintahan Yang BaikPemkab Tangerang Peduli Pola Hidup Bersih Dan Sehat Di Pondok Pesantren