Selasa, 02 Oktober 2012 - 07:44:26 WIB
Maksimalisasi PAD, Sekda Tekankan Mendekatkan Pelayanan Kepada MasyarakatKategori: Jambi - Dibaca: 389 kali

Baca Juga:Laurencius Manurung SH MH: Putusan Majelis Hakim Tunggal PN Medan Tidak SahTragis, Pohon Tumbang Timpa Gedung SDN 22 Tanjung Baru Baturaja Masyarakat Minta Jalan Punggur Segera DilebarkanKantor Kepala Desa Langkan Selalu Tutup

Jambi, Jaya Pos

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ir Syahrasaddin MSi menekankan sangat pentingnya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebut disampaikan Sekda dalam Pembukaan Rapat Kerja Tim Pembina Samsat Provinsi Jambi Semester II Tahun 2012, bertempat di Arka Room Hotel Semagi, Kab Bungo.

Sekda mengemukakan, upaya-upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat diantaranya adalah membuat atau mengadakan pos Samsat pembantu di lokasi-lokasi tertentu yang benar-benar sangat membantu masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, seperti di daerah perbatasan Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat dan daerah perbatasan Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Upaya lainnya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat adalah dengan pengadaan 1 mobil samsat keliling per satu kabupaten/kota di Provinsi Jambi, ujar Sekda.

Dikatakan oleh Sekda, upaya mengubah nomor polisi non Jambi menjadi nomor polisi Jambi bagi kendaraan di Provinsi Jambi dengan sebutan “Gerakan Cinta BH Nomor Polisi Jambi” merupakan langkah yang ditempuh oleh Pemerintah Provinsi Jambi untuk meningkatkan PAD Provinsi Jambi.

Selain itu, Sekda mengungkapkan, hal yang tidak kalah pentingnya dalam peningkatan PAD dari sisi penerimaan pajak kendaraan bermotor adalah law enforcement (penegakan hukum), yakni dengan melakukan razia untuk kendaraan yang tidak membayar pajak.“Untuk itu, razia itu harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, dan anggaran untuk razia harus benar-benar diperhatikan,” ujar Sekda.

Sekda menuturkan, pada tahun 2010 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Jambi berjumlah Rp686,63 miliar dan pada tahun 2012 meningkat sebesar Rp751,80 miliar atau sebesar 9,49 persen.

“Namun demikian, bila kita cermati proporsi PAD terhadap total pendapatan, terjadi penurunan, dimana pada tahun 2010 kontribusi PAD kita sebesar 41,86 persen, mmenurun menjadi 34,47 persen pada tahun 2012. Selanjutnya, jika kita lihat proporsi PAD dengan Dana Perimbangan pada tahun yang sama, juga menunjukkan penurunan. Jika pada tahun 2010 proporsi PAD dengan Dana Perimbangan sebesar 73,66 persen, maka pada tahun 2012 menurun menjadi 69,24 persen,” urai Sekda.

Sekda menyatakan, hal itu mencerminkan tantangan besar, terutama dalam rangka meningkatkan PAD, yang salah satunya bersumber dari pajak daerah.

Sekda mengemukakan bahwa penerimaan pajak daerah yang bersumber dari komponen kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan yang memegang peranan sangat strategis untuk meningkatkan PAD, dengan tidak meninggalkan potensi lainnya.

Sekda menjelaskan, salah satu indikator keberhasilan dari otonomi daerah ditunjukkan dengan kemandirian daerah pada aspek pembiayaan pembangunan. “Untuk itu, sesuai tugas dan fungsinya, saya minta Kepala Dinas Pendapatan Daerah terus melaksanakan upaya-upaya proaktif untuk meningkatkan PAD kita, baik melalui kebijakan intensifikasi maupun ekstensifikasi, disamping itu terus melakukan efisiensi di segala lini,” lanjut Sekda.

Sekda mengungkapkan, jika dilihat dari penerimaan pajak daerah sampai dengan triwulan III tahun 2012 ini, dirinya optimistis akan melebihi target, target yang ditetapkan sebesar Rp605,32 miliar, telah terealisasi sebesar Rp545,30 miliar, atau setara dengan 90,09 persen.

Selain itu, Sekda juga mengemukakan, untuk meningkatkan kinerja Samsat, perlunya sinergi dan membangun team work (kerja tim) yang solid seluruh pemangku kepentingan, terutama dari Dispenda, Kepolisian Daerah, dan PT Jasa Raharja.

Usai pembukaan rapat kerja tersebut, kepada para wartawan yang mewawancarainya, Sekda kembali menekankan pentingnya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Gerakan Cinta Nomor Polisi Jambi, dan penegakan hukum dalam meningkatkan PAD melalui penerimaan pajak kendaraan bermotor.

Bupati Bungo, H Sudirman Zaini, dalam sambutannya pada intinya mengemukakan guna meningkatkan PAD dari pajak kendaraan bermotor, Pemerintah Kabupaten Bungo dan instansi terkait di Kabupaten Bungo berusaha mensukseskan Gerakan Cinta Nomor Polisi Jambi, apalagi truk pengangkut batubara di Kabupaten Bungo sangat banyak yang bernomor polisi BA (Provinsi Sumatera Barat) dan BM (Provinsi Riau).

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadipenda) Provinsi Jambi, Drs H Ali Redo, dalam laporannya menyampaikan, tema rapat ini  adalah “Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat Guna Mendukung Cinta ‘BH’ Nomor Polisi Jambi Menuju Jambi EMAS Tahun 2015.”

Selanjutnya, Ali Redo menuturkan, realisasi pajak daerah dari target tahun 2012 sebesar Rp605.317.579.667, realisai sampai Agustus 2012 Rp545.301.225.997 atau kurang lebih 90,09 target tahapan 66,64%, berarti surplus 23,45.

Untuk Pajak Kendaraan Bermotor sampai Agustus 2012 sudah terealisir sebesar Rp185.168.003.472 (83,10%), sudah over target sebesar 16,64%. Sedangkan untuk BBN-KB sudah terealisir sebesar Rp227.624.351.700 (95,21%) sudah over target 28,57% dari target tahapan.Afrizal

Turut hadir dalam Rapat Kerja Tim Pembina Samsat Provinsi Jambi Semester II Tahun 2012 yang diselenggarakan di Kabupaten Bungo, Bumi Langkah Seentak Bumi Seayun tersebut, para pejabat terkait dari Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jambi dan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, dari Kepolisian Daerah Jambi dan Kepolisian se kabupaten/kota se Provinsi Jambi, dari Jasa Raharja se Provinsi Jambi, serta para undangan lainnya.Rizal


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59541)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51404)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42931)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13732)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13185)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10950)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9167)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020