Selasa, 02 Oktober 2012 - 20:40:19 WIB
Security Mogok Kerja, Conoco Philips Bebas PengamananKategori: Kepri - Dibaca: 356 kali

Baca Juga:JR Kepri Pembina Upacara Hari Jadi Provinsi Kepri di SMPN 20 BatamSoal Tender Proyek Kadis PUTR Pangkep BungkamPemkab Natuna Masih Kekurangan PegawaiMaksimalisasi PAD, Sekda Tekankan Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Anambas, Jaya Pos

Lebih dari lima puluhan anggota security yang kesehariannya bertugas di PT Conoco Philip melakukan aksi mogok kerja, Senin (24/9) lalu di Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. Ketidakadilan yang dirasakan oleh para anggota keamanan dari yayasan PT Jaya Sakti Mandiri yang kesehariannya bertugas di perusahaan asing ini menjadikan mereka membuka suara demi kesejahteraan hidup mereka. Adapun tuntutan yang mereka dengungkan adalah PKB (Perjanjian Kerja Bersama-Red).

Ketua K-SPSI Kab Kep Anambas yang saat ini berada PT Conoco Philips, Satiar saat memimpin aksi mogok kerja tersebut kepada wartawan mengatakan, dalam waktu tiga hari kedepan aksi mogok kerja ini akan tetap digelar.

“Tuntutan yang kami ajukan sangat sederhana, hanya masalah PKB. Selama ini kami, khususnya dari divisi security PT Conoco Philips merasa ada ketidakadilan. Pihak perusahaan tidak memberikan hak kami sebagaimana mestinya. Salah satu tuntutan yang kami ajukan adalah PKB, yakni masalah santunan kematian dan tunjangan kerja. Disini ada dua system, yakni system pembayaran yang dikira-kira, dan ada pula yang tidak mendapatkan sama sekali. Padahal dulu santunan kematian dan tunjangan kerja itu pernah diberikan, tapi entah kenapa sekarang sudah tidak ada lagi. Itulah yang kami tuntut,” ujar Satiar.

Lebih lanjut Satiar menjelaskan, aksi mogok kerja yang dilakukan para anggota security PT Conoco Philips ini rencananya akan dilanjutkan ke kantor Bupati Anambas.

“Jika aksi kami saat ini tidak ada respon dari perusahaan, maka kami akan menyuarakan aspirasi kami ini ke kantor Bupati. Kami yakin, sebagaimana daerah, suara kami akan didengar dan ditindak lanjuti. Tapi rencanya besok (Selasa-Red) orang nomor dua di Conoco Philips akan didatangkan dari Jakarta untuk melanjutkan pembahasan tuntutan kami ini, dan sekarang mosi tuntutan kami katanya akan dibawa oleh Kapolsek dan orang dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Anambas. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya,” tegasnya.

Awak Media Dilarang Meliput

Sementara Kepala Regu anggota pengamanan unjuk rasa dari Polres, B Tambunan menyebutkan, anggota kepolisian yang diturunkan berkisar 20 orang.

“Ini kan masih aksi damai dan bukan anarkis, jadi dari pihak kepolisian hanya menurunkan sekitar 20 orang anggota kepolisian gabungan, yakni dari Polres Kabupaten Natuna dan Polsek Anambas. Kalau keterangan lengkapnya tanyakan langsung ke Komandan kami (Kapolres). Tunggu saja nanti juga datang,” tegas anggota dari Polres Natuna berpangkat Ipda ini kepada Jaya Pos.

Namun saat awak media hendak mengkonfirmasikan permasalahan ini kepada pihak pimpinan Conoco Philips, B Tambunan selaku Danton (Komandan Pleton) melalui anak buahnya melarang beberapa awak media tanpa memberikan alasan pelarangan.@devi-leep


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51491)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49336)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14074)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11848)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres