Senin, 15 April 2019 - 06:05:42 WIB
Pemkot Banjar Serius Kembangkan Sektor PariwisataKategori: Jawa Barat - Dibaca: 31 kali

Baca Juga: Jon Enardi Kembalikan Formulir PendaftaranSecurity Mogok Kerja, Conoco Philips Bebas PengamananJR Kepri Pembina Upacara Hari Jadi Provinsi Kepri di SMPN 20 BatamSoal Tender Proyek Kadis PUTR Pangkep Bungkam

Secara legalitas Pemkot Banjar hanya memiliki sedikit objek/daya tarik wisata, misalkan Waterpark Banjar yang direncanakan dikelola oleh pihak ketiga, Taman Anggrek Situ Mustika milik Perhutani yang kini dikelola pihak swasta. Selanjut­nya Taman Sehati, Taman Pusdai, Situ Leutik yang memang keseluruhannya belum ada pendapatan daerah karena masih digratiskan.

Banjar, Jaya Pos

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar terus melakukan berbagai kebijakan pembangunan terkait peningkatan pariwisata daerahnya. Meski Kota Banjar sejauh ini dianggap sebagai kota lintasan, namun Pemkot bertekad ­ingin mengubah stereotip tersebut dengan menjadikan Kota Banjar sebagai daerah tujuan, salah satunya dengan meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.

Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengakui, saat ini penggalian potensi wisata serta manajemen kepariwisataan di daerahnya belum dikelola secara maksimal. “Insya Allah kedepan akan kita prioritaskan sesuai misi pemerintahan yang keenam, yaitu mengembangkan daya tarik dan potensi daerah, dan tahun ini sudah masuk dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” ujar Walikota, didampingi Wakil Walikota Nana Suryana.

Berdasarkan data dari Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata, sarana pendukung kepariwisataan sendiri yang ada saat ini adalah Rest Area Banjar Atas, Dobo Kuliner, Taman Kota Lapang Bhakti, 11 hotel, 8 restoran, 55 rumah makan dan 4 kafe.

“Secara legalitas Pemkot Banjar hanya memiliki sedikit objek daya tarik wisata, misalkan Waterpark Banjar, yang direncanakan akan dikelola oleh pihak ketiga, Taman Anggrek Situ Mustika milik Perhutani yang kini dikelola pihak swasta. Selanjutnya Taman Sehati, Taman Pusdai, Situ Leutik yang memang keseluruhannya belum ada pendapatan daerah karena masih digratiskan,” ujar Walikota.

Terkait kepariwisataan, Hj Ade Uu mengatakan, ada berbagai potensi wisata di desa-desa, namun pengelolaan serta manajemennya diatur sendiri oleh pemerintah desa, karena memiliki hak otonomi sendiri. “Jika berbicara potensi desa, sebagian desa memiliki destinasi wisata alam, seperti Curug Panganten di Desa Sukamukti, Curug Cibonte di Desa Cibeureum, Situ Ranca Maneuh di Desa Kujangsari, Pager Batu di Desa Batulawang. Wisata Sejarah terowongan Wilhelmina, Batu Peti di Desa Sukamukti, Pasir Cabe di Karyamukti, serta yang lainnya,” terangnya.

Dari berbagai potensi wisata yang ada tersebut, Hj Ade Uu menegaskan, PAD yang berjalan itu hanya pajak dari hotel, rumah makan dan hiburan saja. “PAD untuk potensi wisata belum ada, baru pajak hotel, rumah makan dan hiburan bioskop. Taman Anggrek Situ Mustika juga baru sekarang dikelola oleh pihak ketiga, itupun masih belum maksimal, karena masih ada pembenahan,” tegasnya.

Kota Banjar sendiri ungkap Hj Ade Uu, jika dilihat secara geografis sangat strategis untuk pengembangan pariwisata daerah. Karena Kota Banjar merupakan pintu masuk atau pintu gerbang dari kawasan Jawa Tengah menuju Jawa Barat.

Diakui Walikota, pesatnya pembangunan telah mengubah kota yang sebelumnya hanya kota kecil, berubah menjadi lebih maju dan berkembang. Gencarnya pembangunan infrastruktur pemerintahan maupun publik terus tumbuh untuk memenuhi kebutuhan warganya, hampir setiap sudut kota ada pembangunan. Keberadaan fasilitas, berharap berdampak positif dengan semakin menggeliatnya roda kehidupan perekonomian masyarakat yang semakin mandiri.

Di lain pihak, pelayanan pemerintah terus dipacu untuk lebih memudahkan pelayanan masyarakat. Selain itu, Sungai Citanduy yang membelah Kota Banjar diharapkan mampu menjadi potensi wisata dan menyedot perhatian dari semua kalangan, baik itu lokal maupun dari luar daerah, bahkan turis mancanegara.

“Citanduy yang kini memiliki jembatan baru diharapkan menjadi pusat kuliner dengan mempergunakan pesona Sungai Citanduy sebagai basis pariwisata dengan nama Banjar Water Way. Tidak menutup kemungkinan kawasan sungai tersebut menjadi wisata unggulan, selain Taman Anggrek Situ Mustika,” pangkas Walikota.(Mamay)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59297)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51159)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (26986)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14483)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13909)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13610)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13525)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12917)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9291)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8932)
Bedah JayaposDiduga Korupsi, Siswa Tuntut Kepsek SMAN 3 Tapung Segera DipecatPekanbaru, Jaya Pos Dalam aksi mogok belajar, siswa SMA N 3 Tapung meminta agar Aldela dipecat dari ...


Peserta Pemilu dan Tim Quick Count Kecewa, Pintu Sekretariat PPK Labuan DigembokDugaan Korupsi Anggaran Publikasi Humas Pemkab Bangka BaratDiduga Kurir Sabu Bergentayangan Di Daerah Sungai SembilanKorban Tsunami Alami Kerugian, Petinggi Balai TN Ujungkulon Terkesan Lakukan PembiaranKinerja BLP2A Kota Surabaya Layak Di Sorot Terkait Aset Kendaraan dan Kepemilikan BPKBGubernur Sulut Patut Tinjau Kinerja Kadis Kominfo Jety PuluDiduga DD Ganggaeng Tahun 2018 Tak Direalisasi, Kecamatan Picung Ambil Jurus
Laporan KhususPemkab Samosir Raih WTP Kali KeduaSamosir, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...


Kalteng Qualiti Expo 2019: Pemkab Gumas Akan Promosi Tahura Lapak JaruBupati OKU Melaunching Angkutan Perkotaan Bus Rapid Transit Makna Nama Raja Uti Bagi Orang BatakPemkab Bina Ukhuwah Islamiyah Semangat Persatuan Menuju PALI Serasi NiaLurah Baru Menjadi Semangat Baru Bagi Kelurahan Pondok Cabe IlirSekda: Jabatan Pegawai Sesuai Kompetensi Lahirkan Pemerintahan Yang BaikPemkab Tangerang Peduli Pola Hidup Bersih Dan Sehat Di Pondok Pesantren