Kamis, 18 April 2019 - 08:24:41 WIB
Korban Tsunami Alami Kerugian, Petinggi Balai TN Ujungkulon Terkesan Lakukan PembiaranKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 64 kali

Baca Juga:Bantaeng Juara 1 Lomba Kelompok Peternak Tingkat ProvinsiDinas Kelautan & Perikanan Ajukan Dana Pengerukan ke PusatKinerja Ketua UPK Kecamatan Panimbang Dipertanyakan Jon Enardi Kembalikan Formulir Pendaftaran

Pandeglang, Jaya Pos

Semenjak tejadinya tsunami di perairan Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu, salah satu Staf Balai Taman Nasional Ujungkulon yang ditugaskan di bagian resort Citelang berinisial Encud harus bolak-balik ke Rumah Sakit Pandeglang, akibat hantaman ombak dan pepohonan yang membentur fisiknya. Terkadang jika penyakitnya kambuh terpaksa harus ke dokter setempat guna melakukan pengobatan sekaligus melakukan pemulihan secara psikologis berupa terapi Trauma Healing.

Tidak hanya itu, korban yang sudah mengabdi belasan tahun pada institusi di bawah Kementrian Kehutanan yang bekerjasama antara Balai Taman Nasional Ujung Kulon dengan unit Pelaksana Teknis serta Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, juga harus kehilangan seperangkat alat kerja yang rata-rata berbentuk elektronik.

Encud yang merupakan warga Desa Taman Jaya, Kec. Sumur, Kab. Pandeglang sempat menemui Jaya Pos usai berobat (10/4). Saat itu Encud menampakan raut muka penuh kecewa sebab selama ini Dia harus melakukan upaya dan usaha sendiri, yaitu biaya peng­obatan dan peralatan kerja. Hal itu Dia lakukan agar tetap bisa melakukan rutinitas selaku petugas resort di Citelang. Hanya saja apa yang selama ini dikeluhkan atas musibah yang di alami baik material maupun in material belum terjawab. Encud semenjak kejadian itu hanya mendapatkan bantuan berupa 18 bungkus mie instan dan aksesioris kebersihan

”Informasinya sih, saya di suruh menghadap untuk melakukan klarifikasi, tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan apalagi penjelasan,” keluh Encud.
“Bayangkan, musibah sebesar itu menimpa staf yang tengah melakukan tugas menjaga, merawat dan memelihara resort di Citelang hanya diperhatikan dengan 18 bungkus mie instant, apalagi musibah yang sifatnya biasa-biasa saja,” ujar Encud seraya mengelus dada, merasakan sakit bekas benturan pohon,

“Saya akan terus menyuarakan soal keadilan dan kebijakan atas musibah ini, yaitu pada petinggi Balai Taman Nasional Ujungkulon Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang atau ke instansi yang terkait lainnya. Harapan saya, minimal dikonfirmasi sebagai bentuk bela sungkawa dan perhatian, dengan demikian wibawa institusi tersebut terlihat jelas dan betul-betul terkesan waskita,” tandas Encud. (RUS)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59358)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51235)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32430)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14705)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13995)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13834)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13591)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13004)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9845)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9011)
Bedah JayaposRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiPekanbaru, Jaya Pos PT ACS (Asrindo Citraseni Satria) merupakan rekanan Chevron Pacifik Indonesia dalam ...


SHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung Bocok
Laporan KhususPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPemkab Humbahas menerima 3 kali WTP secara berturut-turut, ini semua dipersembahkan untuk masyarakat Humbang ...


Patik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun Daerah