Rabu, 03 Oktober 2012 - 07:26:43 WIB
Toke Karet Dirampok Rp 300 Juta RaibKategori: Sumatera Barat - Dibaca: 280 kali

Baca Juga:Menghadapi Penambang Liar, Dinas Pertambangan dan Dishub Trenggalek Diam Tak BerdayaImigrasi Sambas Berikan Pelayanan OptimalBantaeng Juara 1 Lomba Kelompok Peternak Tingkat ProvinsiDinas Kelautan & Perikanan Ajukan Dana Pengerukan ke Pusat

Dharmasraya, Jaya Pos

Belum lagi terungkap kasus perampokan toko mas di Pasar Lama, Kenagarian Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, beberapa bulan lalu, kini kawanan bandit rampok kembali marak. Kali ini, toke karet dirampok kawanan dan berhasil membawa kabur uang sebanyak Rp300 juta. Peristiwa ini menggemparkan warga, Kamis (27/9) sekitar pukul 08.30 WIB.

Informasi dihimpun Jaya pos di tempat kejadian perkara (TKP), korban bernama Sutrianto, 47, panggilan Amedi, pergi ke Bank Mandiri untuk mengambil uang pembayaran getah petani karet. Pagi itu, korban berangkat sendiri dengan mengemudikan mobil kijang jenis LGX bernomor polisi BA 1710 V, warga hijau tua, minibus.

Tanpa ada rasa curiga dan firasat buruk, korban Amedi, terus melaju ke bank. Ia nekad berangkat seorang diri, tanpa membawa teman maupun kerabat lainnya. Sesampai di bank, korban langsung mencairkan uang. Tanpa buang waktu, Amedi, pun kembali ke rumah, lantaran urusannya dianggap tuntas.

Tiba-tiba di tengah perjalanan pulang itu, persisnya di jalan poros Jorong Batas Minang, Blok C Sitiung III, Kenagarian Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai, korban ditodong pistol lalu ditembak dua bandit. Tiga kali tembakan mengenai tubuh korban di bagian dada sebelah kanan, perut sebelah kanan dan perut kiri. Tapi, tembakan yang ketiga melenceng dan korban dengan sempoyongan berusaha lari.

Melihat korbannya tak berdaya, kawanan bandit dengan leluasa mengambil uang di atas mobil. Korban dengan susah payah, akhirnya sampai juga ke rumah dalam kondisi berdarah-darah. Oleh keluarganya, Amedi, dibawa ke Puskesmas Sungai Rumbai, namun luka diderita korban, terpaksa dirujuk ke RSUD Sungai Dareh.

“Kami kaget mendengar kasus perampokan yang melukai bapak,” kata Sudir, 28, anak kandung korban, seraya menambahkan informasi menyebutkan kawanan rampok memakai sepeda motor jenis Supra dengan nomor polisi tidak diketahui.

Sebelumnya, kata Sudir, sebelum ayahnya ke bank, ia singgah ke rumah orangtuanya. Waktu itu, ia pulang dari mengantarkan anaknya. Sebelumnya, ia juga melarang ayahnya berangkat ke bank, karena hari masih pagi. Tapi, korban justru menjawab takut antre dan lama berada di bank. “Saya sudah Tanya bapak ini masih pagi, tapi bapak malah menjawab takut antre dan keburu siang,” papar Sudir.

Sementara itu, Kepala Jorong Bukit Berbunga, Nagari Sungai Rumbai Timur, Joni Effendi, menyayangkan peristiwa itu. Katanya, banyak kasus perampokan yang belum terungkap, sekarang muncul lagi kasus baru. Kata Joni, polisi dituntut bekerja keras untuk mengungkap kasus perampokan yang meresahkan masyarakat itu.

Kapolres Dharmasraya, AKBP. Chairul Aziz SiK. M.Si membenarkan kasus perampokan itu. Pihaknya, tengah mengejar pelaku perampokan. Bahkan, aparat kepolisian gabungan dari Polres Dharmasraya bersama Polsek Sungai Rumbai, bergabung guna mengungkap kasus ini. Aparat juga sudah melakukan olah TKP. “Sampai saat ini anggota kita masih di lapangan untuk memburu pelaku perampokan itu,” papar Chairul. Oscal


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres