Rabu, 08 Mei 2019 - 06:38:24 WIB
Terkait Perkara A Tohar Usman Divonis 3 Tahun, Putusan PN Kelas 1A Dumai Kandas di PT RiauKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 900 kali

Baca Juga:Rudi Siahaan Terpilih jadi Pangulu Nagori Tiga BolonMenuai Protes Dari Orang Tua Murid, Waluyo Akui KesalahanIKSS Padangpanjang Dukung Percepatan Pembangunan SDN Jatisawit 1 Selangkah Lebih Maju

Dumai, Jaya Pos

Setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Dumai memvonis terdakwa A Tohar Usman alias Pak Somad dalam perkara dugaan menggunakan surat palsu yang dijerat pasal 263 ayat 2 dan pasal 266 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai Yopentinu Adinugroho SH dengan tuntutan 8 bulan penjara, terdakwa didampingi kuasa hukum mengatakan banding, karena vonis tersebut dinilai tidak adil.

Kuasa hukum terdakwa P Lubis SH, Raja Junaidi SH, Indra Yadi SH, MH, Daulat Indra SH dan Mustakim SH, yang tergabung di PERADI Kota Dumai menyebutkan, putusan majelis hakim dinilai tidak adil, sehingga pihaknya memutuskan untuk banding ke tingkat Pengadilan Tinggi (PT) Riau di Pekanbaru.

Berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 12 November 2018 telah didaftarkan di Kepaniteraan PN Kelas 1A Dumai Register No 222/SK/2018/PN Dumai.

Ketua PT Riau di Pekanbaru telah menerima permintaan banding dari terdakwa dan penuntut umum dan mengeluarkan surat penetapan tanggal 19 Februari 2019 No 51/PID. B/PT.PBR, tentang penunjukan majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, dimana majelis hakim terdiri 3 orang hakim Pengadilan Tinggi Riau antara lain Yomisman SH MH, sebagai ketua majelis, H Jalaluddin SH MHum dan H Heri Sutanto SH MH mengadili sendiri tanpa menghadirkan terdakwa dan JPU, dan menyatakan terdakwa A Tohar Usman Alias Pak Somat tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tinda pidana sebagaimana di dakwakan JPU.

Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan JPU, dan membatalkan putusan PN Kelas 1A Dumai No 305/PID B/2018/PN DUM tanggal 25 Januari 2019, juga memerintahkan agar terdakwa dibebaskan dari tahanan dan memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya.

Sesuai dengan sidang permusyawaratan majelis hakim Pengadilan Tinggi Riau Pekanbaru tanggal 10 April 2019 maka majelis hakim Pengadilan Tinggi tersebut menyepakati putusan tersebut diucapkan pada Kamis, 11 April 2019 dalam sidang terbuka untuk umum yang juga dihadiri panitera pengganti Hj Rosviati SH.

Sementara KASI Pidum Kejari Dumai Yunius Jega SH MH kepada awak media mengatakan, pihaknya tetap melakukan upaya hukum kasasi. “Dan memori kasasi segera kita limpahkan,” ucap Kasi Pidum Kejari Dumai yang selalu dekat dan terbuka terhadap insan pers itu.

Secara terpisah, Humas PN Kelas 1A Dumai Renaldo Tobing SH, MH mengatakan bahwa putusan PN Kelas 1A Dumai adalah berdasarkan keyakinan oleh majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut.

Sebagaimana Majelis Hakim PN Kelas 1A Dumai yang memeriksa perkara A Tohar Usman (terdakwa) yang terdiri dari Firman Khadafi SH sebagai ketua majelis, IRWANSYAH SH dan Liena SH MHum sebagai anggota, memutus terdakwa A Tohar Usman 30 tahun penjara yang telah dibunyikan dalam amar putusan No 305/PID B/2018/PN DUM pada tanggal 25 Januari 2019.

“Akan tetapi jika Pengadilan Tinggi Riau berkeyakinan lain atau berbeda dari putusan PN Kelas 1 A Dumai, itu adalah hak dan wewenang hakim yang mengadili perkara tersebut sesuai dengan keyakinannya,” ujar Renaldo Tobing SH MH.

“Yang jelas, itulah yang diyakini dan berkeadilan menurut majelis hakim. Namun masih ada upaya hukum yang akan ditempuh seperti Kasasi oleh JPU, kita tunggu saja hasil putusan Mahkamah Agung,” ucap Humas PN Kelas 1 A Dumai itu mengakhiri.(Rds/R Sirait)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51229)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32154)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14701)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13989)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13830)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9830)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9008)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional