Kamis, 09 Mei 2019 - 07:43:15 WIB
DPRD Kabupaten Trenggalek Apresiasi Kinerja KPU dan BawasluKategori: Jawa Timur - Dibaca: 43 kali

Baca Juga:Rudi Siahaan Terpilih jadi Pangulu Nagori Tiga BolonMenuai Protes Dari Orang Tua Murid, Waluyo Akui KesalahanIKSS Padangpanjang Dukung Percepatan Pembangunan SDN Jatisawit 1 Selangkah Lebih Maju

Trenggalek, Jaya Pos

Gelaran pemilihan umum (pemilu) calon presiden, calon legislatif baik Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakil­an Daerah (DPD) secara serentak di Indonesia telah usai dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu, walau proses finalisasi masih tetap menunggu keputusan resmi dari Komisi Pemulihan Umum (KPU) pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Namun begitu, secara khusus jalannya perhelatan pesta demokrasi rakyat lima tahunan itu sudah selayaknya mendapat apresiasi. Karena secara garis besar, pelaksanaan dari pemungutan suara telah terlaksana dengan aman, tertib dan sukses.

Sebagaimana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek melalui Ketua DPRD H Samsul Anam juga memberikan apresiasi terhadap kesuksesan pemilu serentak khususnya di Trenggalek.

Menurutnya, secara umum proses pemungutan suara dan rekapitulasi dalam pemilu di Trenggalek berjalan lancar. Kendati sempat ada penghitungan ulang hingga pemilihan ulang di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) yaitu TPS 3 Desa Timahan Kecamatan Kampak.

“Kami menilai, pelaksanaan pemilu serentak di Trenggalek telah berjalan lancar. Kami sebagai pengemban amanah rakyat, mengapresiasi kinerja KPU dan semua pihak yg terlibat dalam mensukseskan pemilu ini,” ungkapnya pada Jaya Pos usai menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2019 Kabupaten Trenggalek yang dilakukan KPU Trenggalek, di hotel Hayamwuruk pada Senin (29/4).

Dikatakan Samsul, pihak penyelenggara Pemilu yaitu KPU tentu harus bekerja ekstra dan sangat berat karena pemilu tahun 2019 ini lebih kompleks dengan sistem penghitungan yang berbeda dengan lima tahun lalu.

“Kita maklumi pekerjaan KPU dan Bawaslu Trenggalek sangat berat karena penghitungannya berbeda, sistem juga berbeda,” imbuhnya.
Hal itu, lanjutnya, lebih diakibatkan oleh kalkulasi dari jumlah ikutan dari peserta pemilu yang akhirnya membuat penyelenggara harus menyesuaikan waktu maupun pola yang akan dikerjakan.

“Karena serentak akhirnya kertas suaranya juga banyak, hitungannya berbeda, itu butuh waktu dan tenaga ekstra,” ujar politisi PKB itu.
Karena faktor-faktor itulah maka banyak tenaga teknis di TPS dan PPK begitu juga saksi akhirnya kelelahan baik fisik maupun psikologi bahkan hingga mengakibatkan meninggal dunia, beruntung di Trenggalek kejadian tersebut bisa diminimalisir karena disetiap TPS dan PPK telah disiapkan tenaga medis.

“Alhamdulillah, di Trenggalek bisa dikatakan tidak ada kendala berarti. Karena jauh hari, seluruh stake holder yang dilibatkan telah disiapkan bersamaan baik medis, keamanan maupun linmas, lengkap dengan kesehatannya,” urai Samsul.

Labih jauh, Samsul Anam mengatakan, dalam pleno di tingkat kabupaten mungkin nanti ada kandidat yang mempertahankan pendapat dari perolehan suaranya, yaitu data dari saksi yang mungkin saja bisa berbeda dengan hasil pengitungan.

“Kami yakin secara teknis, KPU dan pihak terkait pasti sudah bisa mengantisipasi hal itu. Namun secara proses jika dilihat sampai saat ini, semua berjalan dengan lancar karena waktu pemantauan di tingkat kecamatan pun juga telah berjalan aman,” pungkasnya.(HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51229)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32158)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14701)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13989)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13830)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9830)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9008)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional