Sabtu, 11 Mei 2019 - 06:38:12 WIB
Tambahkan Pembebasan 10 M2 Pada Proyek JLLB, Warga Resah Lahan Tempat Ibadah TerserobotKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 1532 kali

Baca Juga:PT Palma Prima Plantation Diduga Sebagai Penadah Kayu Hasil Pemalakan LiarTahapan Pemilukada Kota Sukabumi Segera DimulaiRudi Siahaan Terpilih jadi Pangulu Nagori Tiga BolonMenuai Protes Dari Orang Tua Murid, Waluyo Akui Kesalahan

Surabaya, Jaya Pos

Terkait proyek JLLB, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai sudah koopratif dengan melakukan penambahan sepanjang 10 meter persegi lahan yang terletak pada posisi kanan dan kiri antara batas proyek dengan rumah warga. Bahkan saat ini tinggal menunggu progress.

Hal ini disampaikan salah satu warga yang namanya tidak mau disebut. Menurutnya, sesuai tahapan, sebelumnya sudah dilakukan pembebasan dan pembayaran ganti rugi terhadap 107 persil lahan milik warga di Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya.

Dan katanya, sebanyak 219 persil yang sudah dibebaskan oleh pemkot untuk pembangunan JLLB dari tahun 2016 hingga 2018, dan semuanya sudah diganti rugi yaitu tahun 2016 sebanyak 52 persil, 2017 sebanyak 166 persil, 2018 hanya 1 persil dan Januari 2019 sebanyak 107 persil. Jadi ada 326 persil yang sudah dibebaskan.

Dirinya juga menjelaskan, warga ditawarkan 2 opsi, apakah masing-masing warga, setelah pembayaran melakukan pembongkaran sendiri atau dibiarkan kosong lalu dibongkar oleh pihak rekanan pemkot. “Rencana tahun ini akan mempercepat pengerjaannya karena kontraknya siap kondisi segera mungkin yang diprioritaskan masih di wilayah kita yaitu Sememi Kecamatan Benowo,” ucapnya.

Disebutkan, untuk wilayah Sememi ke selatan masih dalam proses, karena pelok (penetapan lokasi)nya jadi satu. Hanya yang selesai dulu pembayarannya. “Peta bidang diketahui terletak di daerah Sememi Kecamatan Benowo dan lainnya menyusul lagi proses nominatif di BPN,” ujarnya.

Untuk jarak sesuai penetapan lokasi proyek JLLB, jaraknya kurang lebih 15 km hingga 18 km terdapat 4 kecamatan yaitu Benowo, Pakal, Sambi Kerep dan Lakarsantri.

“Bahkan menurut informasi dari petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) I Surabaya dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) sudah pernah meninjau lokasi, kunjungan mereka terlihat merevisi ulang peta bidang 8 persil terdampak proyek Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB). Proses itu diambil sebelum tahapan penetapan peta bidang. Terdapat revisi Lokasi lahan yang direvisi ulang itu berada di 2 kelurahan, yakni Osowilangun dan Sememi. Semuanya masuk wilayah Kecamatan Benowo,” urainya.

Mengenai pengumuman peta bidang, pihaknya belum bisa memastikan kapan, hal itu juga perlu dikoordinasikan dengan DPUBMP. “Namun kemungkinan secepatnya peta bidang tersebut bisa segera diumumkan kepada pemilik persil. Terlebih, pembebasan lahan JLLB diproyeksikan rampung pada tahun ini. Terdapat tiga di antara delapan persil itu masuk ke dalam wilayahnya. Sedangkan sisahnya berada di Sememi,” urainya.

Setelah nanti peta bidang ditetapkan dan diumumkan ke pemilik, tambahnya, proses berlanjut pada penaksiran harga oleh tim apparsial. Namun, untuk tahap tersebut pemilik harus setuju dahulu dengan peta bidang yang ditetapkan oleh BPN

Dari hasil rencana tersebut, beberapa warga terkait penambahan lahan terbaru hasil rapat terdapat keluhan dan mengaku resah karena bila penambahan dilakukan 10 meter kanan dan kiri oleh pemkot, dinilai akan menyerobot lahan garasi mereka bahkan mengenai tempat ibadah (musholla). Tapi kalau penambahan hanya 6 sampai 7 meter, mereka aman.

Itu sebabnya beberapa warga tidak setuju dan apabila terdapat penambahan lagi dilakukan keseluruhan harus desain ulang gambar kontruksi,” ucapnya.

Protes warga terkait paket JLLB senilai Rp 124 milair berbuntut dari perencanaan gambar lama diganti baru. Warga mensinyalir, jika perubahan gambar terjadi maka garasi bahkan tempat ibadah akan ikut tergerus oleh pembebasan untuk proyek senilai Rp 124 miliar bersumber dana APBD tersebut.(Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51229)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32157)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14701)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13989)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13830)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9830)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9008)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional