Selasa, 14 Mei 2019 - 07:12:27 WIB
Pemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 49 kali

Baca Juga:Eksploitasi Pekerja oleh Outsourching di Disparbudpora SidoarjoPT POS Luncurkan Program Weselpos Rumah ZakatPT Palma Prima Plantation Diduga Sebagai Penadah Kayu Hasil Pemalakan LiarTahapan Pemilukada Kota Sukabumi Segera Dimulai

Sianjur Mula-Mula, Jaya Pos

Setiap perhelatan politik, para calon memakai trik dan gaya politik masing-ma­sing, ada yang memakai sistim dor to dor (dari pintu ke pintu) ada pula heart to heart (dari hati ke hati) yang ujung-ujungnya jatuh ke money politic alias politik uang. Maka tak heran para calon legislatif rela menjual asetnya, baik berbentuk perladangan, rumah hingga benda bergerak. Padahal tidak ada jaminan dengan menjual aset tersebut mendapatkan kemenangan.

Melihat fakta di lapangan, calon yang banyak uangnya kalah sementara calon yang sedikit uangnya bisa menang. Berdasarkan fakta tersebut sudah banyak masyarakat pemilih cerdas. Hal tersebut dapat dilihat bahkan dirasakan di Kecamatan Sianjur Mula-Mula.

Pemilihan umum (Pemilu) pada periode lalu Kecamatan Sianjur Mula Mula hanya mendapatkan 1 kursi untuk legislatif. Namun untuk Pileg kali ini, besar kemungkinan Sianjur Mula-Mula meraih tiga kursi yakni Romauli Panggabean dari PDI-P, Pantas Lasidos Limbong dari PKB, dan Jonny Sagala dari partai Golkar.

Pasca perhelatan politik berlangsung, mereka adu gagasan, tak jarang pula saling menjatuhkan lawan politik. Namun setelah menang, mereka ingin duduk bersama memperjuangkan roda pembangunan di dapilnya terutama Kecamatan Sianjur Mula Mula yang dikenal daerah wisata yang memiliki banyak situs (tempat sejarah).

Ketika dihubungi Jaya Pos, Pantas Lasidos Limbong menyatakan sudah saatnya para caleg yang mendapat kursi duduk bersama setelah dilantik.
“Jika ada kata-kata yang kurang berkenan jangan di bawah ke hati, perhelatan polotik sudah usai, mari kita duduk bersama menyatukan persepsi untuk nembangun daerah kita masing-masing, terutama Kabupaten Samosir yang kita cintai ini,” ajak Pantas Limbong.

Setelah perhitungan sua­ra dilakukan melalui kertas C1, dapat diketahui siapa saja yang mendapat kursi di gedung dewan kabupaten.
Maka dipastikan, daerah Sianjur Mula Mula bukan lagi “Partambuan” (memenuhi yang kurang). Dan yang menjadi pertanyaan bagi tokoh marga Limbong dan Sagala, bisakah sistim ini dipertahankan? Jawabannya ada di masyarakat Limbong dan Sagala sendiri.(Aliman)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51229)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32154)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14701)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13989)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13830)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9830)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9008)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional