Jumat, 17 Mei 2019 - 06:58:52 WIB
RS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 129 kali

Baca Juga:SMPN 10 Kota Sukabumi Sekolah Unggulan OlahragaGubernur Terima Perwakilan Pengusaha dan Pekerja, Terkait Usulan Penetapan UMK/UMP BantenEksploitasi Pekerja oleh Outsourching di Disparbudpora SidoarjoPT POS Luncurkan Program Weselpos Rumah Zakat

Karyawan banyak yang mengeluh atas tindakan pihak RS MMC namun takut untuk berbicara

Jambi, Jaya Pos

Dugaan tindakan semena-mena yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Mayang Medical Center (RS MMC), kepada para karyawan mencuat ke permukaan.

Dugaan itu muncul ketika salah seorang karyawan RS MMC menceritakan pengalamannya bekerja di RS yang berada di kawasan Mayang Kota Jambi itu.

Narasumber yang tidak ingin identitasnya disebutkan mengatakan bahwa karyawan yang ada saat ini tidak jelas nasibnya alias digantung. Parahnya, gaji yang seharusnya mereka terima sesuai standar harus rela dipotong tanpa alasan yang jelas.

“Karyawan digantung sebagian dirumahkan, bahkan yang kontrak tanpa gaji. Yang karyawan tetap digaji separuh gaji pokok. Dulu gaji Rp 2,4-2,5 juta sekarang hanya terima Rp 1,4 juta.

Mirisnya, pemotongan upah tersebut telah berlangsung sejak awal tahun 2019. Selain itu, saat narasumber mengecek tabungan di salah satu bank, saldo tabungannya tidak ada di re­kening. Padahal sejak tahun 2017 upah yang diterima selalu dipotong untuk tabungan karyawan. Hal ini tentunya semakin membuat narasumber semakin merasa terdzolimi oleh pihak RS MMC.

Narasumber mengatakan, selain dirinya, karyawan lain telah banyak yang mengeluh atas tindakan pihak RS MMC namun takut untuk berbicara. Bahkan hingga mengundurkan diri tanpa gaji dan pesangon yang jelas.

Saat ini, narasumber berharap ada kebijakan dari pihak RS MMC. Sebab katanya upah yang diterima tidak mencukupi kehidupan keluarganya. Sedangkan selama ini dirinya merasa telah be­kerja dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Maksud kami, kalau memang tidak bisa membayar gaji, silahkan pecat kami tapi beri pesangon, jadi gaji kami dibuat itungan UMP tapi sudah termasuk tunjangan. Padahal dari Depnaker gaji UMP itu bersih diluar tunjangan. Ini bulan puasa, dengar-dengar THR susah keluarnya,” bebernya.

Selanjutnya, Senin (6/5) siang saat RS MMC disambangi, tidak ada satupun pihak RS yang bersedia memberikan konfirmasi. Kurang lebih satu jam menunggu, seorang staf Administrasi memberitahu bahwa pim­pinan tidak ada di tempat. “Maaf, hari ini pimpinan sedang keluar, jadi tidak bisa ditemui,” ujar staf ADM itu. (Revi/Rizal)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59631)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51483)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48886)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14973)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14241)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14069)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13796)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13293)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11789)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9260)
Bedah JayaposProyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekBangka Belitung, Jaya Pos Proyek pembangunan talud pengaman Pantai Pering Kelapa Kampit Belitung diduga ...


APBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususRaperda Perubahan APBD 2019 DisahkanDepok, Jaya Pos Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, menggelar Rapat Paripurna dalam rangka ...


20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujui