Jumat, 17 Mei 2019 - 06:58:52 WIB
RS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 84 kali

Baca Juga:SMPN 10 Kota Sukabumi Sekolah Unggulan OlahragaGubernur Terima Perwakilan Pengusaha dan Pekerja, Terkait Usulan Penetapan UMK/UMP BantenEksploitasi Pekerja oleh Outsourching di Disparbudpora SidoarjoPT POS Luncurkan Program Weselpos Rumah Zakat

Karyawan banyak yang mengeluh atas tindakan pihak RS MMC namun takut untuk berbicara

Jambi, Jaya Pos

Dugaan tindakan semena-mena yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Mayang Medical Center (RS MMC), kepada para karyawan mencuat ke permukaan.

Dugaan itu muncul ketika salah seorang karyawan RS MMC menceritakan pengalamannya bekerja di RS yang berada di kawasan Mayang Kota Jambi itu.

Narasumber yang tidak ingin identitasnya disebutkan mengatakan bahwa karyawan yang ada saat ini tidak jelas nasibnya alias digantung. Parahnya, gaji yang seharusnya mereka terima sesuai standar harus rela dipotong tanpa alasan yang jelas.

“Karyawan digantung sebagian dirumahkan, bahkan yang kontrak tanpa gaji. Yang karyawan tetap digaji separuh gaji pokok. Dulu gaji Rp 2,4-2,5 juta sekarang hanya terima Rp 1,4 juta.

Mirisnya, pemotongan upah tersebut telah berlangsung sejak awal tahun 2019. Selain itu, saat narasumber mengecek tabungan di salah satu bank, saldo tabungannya tidak ada di re­kening. Padahal sejak tahun 2017 upah yang diterima selalu dipotong untuk tabungan karyawan. Hal ini tentunya semakin membuat narasumber semakin merasa terdzolimi oleh pihak RS MMC.

Narasumber mengatakan, selain dirinya, karyawan lain telah banyak yang mengeluh atas tindakan pihak RS MMC namun takut untuk berbicara. Bahkan hingga mengundurkan diri tanpa gaji dan pesangon yang jelas.

Saat ini, narasumber berharap ada kebijakan dari pihak RS MMC. Sebab katanya upah yang diterima tidak mencukupi kehidupan keluarganya. Sedangkan selama ini dirinya merasa telah be­kerja dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Maksud kami, kalau memang tidak bisa membayar gaji, silahkan pecat kami tapi beri pesangon, jadi gaji kami dibuat itungan UMP tapi sudah termasuk tunjangan. Padahal dari Depnaker gaji UMP itu bersih diluar tunjangan. Ini bulan puasa, dengar-dengar THR susah keluarnya,” bebernya.

Selanjutnya, Senin (6/5) siang saat RS MMC disambangi, tidak ada satupun pihak RS yang bersedia memberikan konfirmasi. Kurang lebih satu jam menunggu, seorang staf Administrasi memberitahu bahwa pim­pinan tidak ada di tempat. “Maaf, hari ini pimpinan sedang keluar, jadi tidak bisa ditemui,” ujar staf ADM itu. (Revi/Rizal)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59432)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51306)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (36790)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14781)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14082)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13899)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13656)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13083)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10195)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9078)
Bedah JayaposKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MPalangka Raya, Jaya Pos Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng), saat ini tengah menelisik ...


APBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?
Laporan KhususDPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoBukittinggi, Jaya Pos Sidang Paripurna DPRD Kota Bukittinggi yang berlangsung selama tiga hari sejak Rabu ...


Serahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya Bersilaturrahim