Selasa, 21 Mei 2019 - 07:10:45 WIB
Sub Terminal Pagaden Bagai Kubangan KerbauKategori: Jawa Barat - Dibaca: 110 kali

Baca Juga:Izin Gangguan Diragukan, Pengoperasian SPBE Milik PT PMA Resahkan WargaPekerjaan Drainase Km 177 Tambarana Poso Roboh, Kontraktor Harus BertanggungjawabWawan Ridwan, Sekdes Gandawesi Dituding Dalangi Pemberitaan SepihakBorok Kinerja Kadiskominfo Anambas Mulai Terkuak

Sub-sub Terminal terus digenjot menggali PAD,  sementara prasarana dan sarana tidak diperhatikan.

Subang, Jaya Pos

Buruknya sarana transportasi di kawasan Pantura Kabupaten Subang, Jabar, sudah menjadi konsumsi perbincangan sehari-hari publik. Tak terkecuali keberadaan Terminal di sejumlah tempat yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Fasiltas Umum (Fasum) yang satu ini banyak dikeluhkan penggunanya, seperti Sub Terminal Pagaden. Pasalnya, selain kondisi bangunan yang sudah rusak, tampak pelataran pangkalan terminal bak kubangan kerbau bila dimusim hujan.

Pengamatan Jaya Pos dilapangan, bila ruas pembatas jalur pengatur pemberangkatan mobil, selain tampak rapuh ditumbuhi rerumputan liar, beranda ruang tunggu terlihat lapuk, kondisi taman sekitar terkesan tidak terawat.

Neneng (25 th) seorang penumpang bersama kawan lainnya yang tengah menunggu tumpangan saat ditemui Jaya Pos, mengaku merasa lebih nyaman menunggu dibawah pohon daripada di beranda ruang tunggu terminal. “Enakan duduk disini, di beranda ruang tunggu tempat duduknya tidak nyaman. Lagian khawatir takut atapnya yang sudah lapuk sewaktu-waktu bisa saja rontok menimpa orang-orang yang duduk dibawahnya,” tutur mereka.

Kepala UPTD Dinas Perhubugan Pagaden, ketika ingin dihubungi (13/5) tidak berada di tempat. Namun, salah seorang pedagang setempat saat diwawancarai tidak menampik dengan kondisi terminal seperti itu. Pihaknya berharap bangunan terminal bisa segera dilakukan renovasi secara menyeluruh, agar tidak terlihat jorok sehingga para penggunanya merasa betah dan nyaman.

Saat dimintai komentar­nya seputar kinerja Dishub Kab. Subang dan kondisi sub-sub terminal khususnya Sub Terminal Pagaden, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Kajian, Strategi Ormas Forum Bela Bangsa (FBB) DPD Kab.Subang Yudha Kusumah T menyesalkan atas kinerja­nya Dishub Subang yang ter­kesan kurang peduli terhadap permasalahan yang muncul di lapangan.

Kesanya ironis memang, di sub-sub Terminal terus digenjot menggali PAD, kadang hari-hari liburpun petugas terlihat berlangsung memungut retribusi, sementara prasarana dan sarana tidak diperhatikan khususnya Sub Terminal Pagaden. Disisi lain keberadaan Terminal dan Sub terminal kurang berfungsi. Seperti Sub Terminal Pamanukan, lokasi tepatnya di pasar Inpres. Kini di sekitar lokasi terminal itu kerap digunakan transaksi pedagang hewan dan transaski pedagang rupa-rupa lain­nya.

“Di Sub Terminal Pamanukan itu kini sudah tidak berfungsi, tak ada aktivitas kendaraan yang lalu lalang disana. Sudah susah payah dibangun fasilitasnya, tapi tidak manfaatkan, kan Mubadzi, hanya menghamburkan uang rakyat,” tuturnya.

Pihaknya juga mencontohkan kejadian di Terminal Subang, seperti pengaturan waktu keberangkatan kendaraan di terminal, yang menentukan jumlah penumpang, kan aneh.

“Sopir Elf misalnya, belum mau berangkat bila penumpangnya belum memenuhi target yang biasanya hingga melebihi kapasitas penumpang, jadi ada apa dengan oknum petugas jika hal ini dibiarkan,” ucap Yudha penuh tanya.

“Begitu pula pengaturan keluar masuknya kendaraan di terminal, pihaknya sering menyaksikan, yang dominan mengatur justru para calo yang bukan fungsinya, sehingga terkesan semerawut. Lalu kemana saja petugas Dishub ? Tuturnya geram. (@bh)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59698)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52464)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14309)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12403)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9328)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik