Rabu, 22 Mei 2019 - 06:58:04 WIB
Muhammad Nasri, KUPT Pengujian KB Optimis Capai Target Kategori: Riau - Dibaca: 72 kali

Baca Juga:7 Jenderal di Balik Simulator Abal-abalIzin Gangguan Diragukan, Pengoperasian SPBE Milik PT PMA Resahkan WargaPekerjaan Drainase Km 177 Tambarana Poso Roboh, Kontraktor Harus BertanggungjawabWawan Ridwan, Sekdes Gandawesi Dituding Dalangi Pemberitaan Sepihak

Pekanbaru, Jaya Pos

Kesulitan keuangan yang dialami oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru sejak tahun 2014 lalu terus berlanjut hingga saat ini. Semua stake holder pemkot telah berupaya untuk mengelola segala potensi daerah yang ada untuk meningkatkan pendapatan daerah dalam rangka penunjang pembangunan daerah.

Kesulitah keuangan yang dirasakan Pemkot Pekanbaru berdampak pada rasionalisasi anggaran sehingga pemerintah Pekanbaru yang harus menunda sebagian kegiatan yang telah direncanakan, dan harus memutar otak untuk memanfaatkan segala potensi yang ada guna mendukung pelaksanaan pembangunan.

Potensi PAD Kota Pekanbaru sendiri hanya bersumber dari sektor perijinan dan jasa maupun pajak restoran dan reklame. Besaran PAD Kota Pekanbaru sendiri hanya mampu menyumbang anggaran sebesar lebih kurang Rp 500 miliar saja pertahun. Minimnya PAD Kota Pekan­baru diperparah dengan semakin berkurangnya nilai transfer daerah yang diterima dari pemerintah pusat.

Mensiasati kekurangan anggaran tersebut, seluruh SKPD harus memutar otak untuk mengelola potensi yang ada untuk menigkatkan PAD. Misalnya di Sektor perhubungan potensi PAD yang selama ini menjadi salah satu andalan penerimaan daerah adalah parkir dan pengujian kendaraan bermotor.
Pengujian kendaraan bermotor yang dikelola oleh Pemkot Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan, dapat menyumbang Penerimaan Daerah Hingga 6 miliar rupiah setiaap tahun.

Menurut Muhammad Nasri SH Msi, Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru kepada Jaya Pos di kantornya, belum lama ini, untuk tahun 2019 pada sektor PKB dibebankan target PAD sebesar Rp 6 miliar. Kendati target tersebut terbilang besar dengan potensi kendaraan yang ada, namun dirinya optimis akan dapat terealisasi.

Nasri menambahkan, saat ini jumlah kendaraan yang tercatat dalam data kita ada sekitar 95 ribu kendaraan, namun demikian itu tidak bisa seratus persen menjadi sumber PAD, dari angka tersebut ada penyusutan.

Misalnya, kendaraan yang tidak beroperasi lagi akibat usia kendaraan, kemudian kendaraan yang sudah mutasi masih tercatat dalam dokumen kita. Kemudian kendaraan yang melakukan pengujian di daerah operasi. Dari 95 ribu kendaraan yang ada hanya 50-60 persen saja yang melakukan pengujian, semantara hampir 40 persen terjadi penyusutan.

“Namun kami akan melakukan upaya dan kerja keras untuk mencapai targer tersebut dengan lebih meningkatkan pelayanan di bidang jasa Pengujian Kendaraan bermotor, dan kami mengharapkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pengujian pada kendraannya, baik pada pemerintah provinsi atau pun pada SKPD agar melakukan pengujian secara rutin,” ujarnya.

Sebenarnya perlu dipahami bahwa tujuan dari pengujian kendaraan bermotor, bukanlah PAD, melainkan terjaminnya kesehatan kendaraan yang tentunya beraplikasi pada keselamatan masyarakat pengguna kendaraan bermotor itu sendiri.

Akan tetapi, lanjutnya fasilitas ini juga dimanfaatkan sabagai sumber pemdapatan daerah untuk menunjang pembangunan daerah itu sendiri.(Mt/Tun)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59472)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51339)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (38578)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14816)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14118)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13930)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13682)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13117)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10467)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9111)
Bedah JayaposDana Pokir Desa Bojonegara Diduga Dijadikan Ajang BancakanSubang, Jaya Pos Para pelaku tindak pidana korupsi bukan orang-orang susah yang butuh uang buat bayar sewa ...


Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades Asal Sukabumi DihukumMasyarakat Minta Bupati Turun Tangan Selesaikan Kasus Penutupan Jalan Pengadaan Alat Timbang DAK Ketapang, Kadisperindag Diduga Lakukan Pembohongan PublikProyek Siluman: Galian C dan Klaser di Desa Treman Diduga Tidak Memiliki Izin Proyek Lapangan Sepak Bola Konvensional Pagesangan Diduga Menyimpang, Dispora Surabaya Lakukan PembMantan Plt Camat Kapuas Murung Divonis 4 Tahun Penjara, Denda 200 JutaPelebaran Jalan Lingkar Samosir Kurang Profesional
Laporan KhususBupati Sergai Gelar Halal Bihalal Bersama Ratusan Masyarakat Perbaungan dan Pantai CerminSergei, Jaya Pos Bupati Sergai, H Soekirman gelar halal bihalal bersama Camat Perbaungan dan Camat Pantai ...


Meriahkan HUT Ke-235 Kota Pekanbaru, SMPN 35 Pekanbaru Gelar Lomba Permainan TradisionalSilaturahmi Masyarakat di Hamparan Perak Berjalan BaikWaasops Panglima TNI Cek Kesiapan Akhir Satgas Yonif 406/Ck Pamtas RI-PNGBupati Banyumas Nominator Penerima Satyalencana PembangunanUhum Dalam Kehidupan Masyarakat BatakFachrori Umar Sebut Danau Sipin Siap Untuk Gelaran Kejurnas DayungKorem 071/Wk Halal Bihalal Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan