Rabu, 22 Mei 2019 - 06:58:04 WIB
Muhammad Nasri, KUPT Pengujian KB Optimis Capai Target Kategori: Riau - Dibaca: 177 kali

Baca Juga:7 Jenderal di Balik Simulator Abal-abalIzin Gangguan Diragukan, Pengoperasian SPBE Milik PT PMA Resahkan WargaPekerjaan Drainase Km 177 Tambarana Poso Roboh, Kontraktor Harus BertanggungjawabWawan Ridwan, Sekdes Gandawesi Dituding Dalangi Pemberitaan Sepihak

Pekanbaru, Jaya Pos

Kesulitan keuangan yang dialami oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru sejak tahun 2014 lalu terus berlanjut hingga saat ini. Semua stake holder pemkot telah berupaya untuk mengelola segala potensi daerah yang ada untuk meningkatkan pendapatan daerah dalam rangka penunjang pembangunan daerah.

Kesulitah keuangan yang dirasakan Pemkot Pekanbaru berdampak pada rasionalisasi anggaran sehingga pemerintah Pekanbaru yang harus menunda sebagian kegiatan yang telah direncanakan, dan harus memutar otak untuk memanfaatkan segala potensi yang ada guna mendukung pelaksanaan pembangunan.

Potensi PAD Kota Pekanbaru sendiri hanya bersumber dari sektor perijinan dan jasa maupun pajak restoran dan reklame. Besaran PAD Kota Pekanbaru sendiri hanya mampu menyumbang anggaran sebesar lebih kurang Rp 500 miliar saja pertahun. Minimnya PAD Kota Pekan­baru diperparah dengan semakin berkurangnya nilai transfer daerah yang diterima dari pemerintah pusat.

Mensiasati kekurangan anggaran tersebut, seluruh SKPD harus memutar otak untuk mengelola potensi yang ada untuk menigkatkan PAD. Misalnya di Sektor perhubungan potensi PAD yang selama ini menjadi salah satu andalan penerimaan daerah adalah parkir dan pengujian kendaraan bermotor.
Pengujian kendaraan bermotor yang dikelola oleh Pemkot Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan, dapat menyumbang Penerimaan Daerah Hingga 6 miliar rupiah setiaap tahun.

Menurut Muhammad Nasri SH Msi, Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru kepada Jaya Pos di kantornya, belum lama ini, untuk tahun 2019 pada sektor PKB dibebankan target PAD sebesar Rp 6 miliar. Kendati target tersebut terbilang besar dengan potensi kendaraan yang ada, namun dirinya optimis akan dapat terealisasi.

Nasri menambahkan, saat ini jumlah kendaraan yang tercatat dalam data kita ada sekitar 95 ribu kendaraan, namun demikian itu tidak bisa seratus persen menjadi sumber PAD, dari angka tersebut ada penyusutan.

Misalnya, kendaraan yang tidak beroperasi lagi akibat usia kendaraan, kemudian kendaraan yang sudah mutasi masih tercatat dalam dokumen kita. Kemudian kendaraan yang melakukan pengujian di daerah operasi. Dari 95 ribu kendaraan yang ada hanya 50-60 persen saja yang melakukan pengujian, semantara hampir 40 persen terjadi penyusutan.

“Namun kami akan melakukan upaya dan kerja keras untuk mencapai targer tersebut dengan lebih meningkatkan pelayanan di bidang jasa Pengujian Kendaraan bermotor, dan kami mengharapkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pengujian pada kendraannya, baik pada pemerintah provinsi atau pun pada SKPD agar melakukan pengujian secara rutin,” ujarnya.

Sebenarnya perlu dipahami bahwa tujuan dari pengujian kendaraan bermotor, bukanlah PAD, melainkan terjaminnya kesehatan kendaraan yang tentunya beraplikasi pada keselamatan masyarakat pengguna kendaraan bermotor itu sendiri.

Akan tetapi, lanjutnya fasilitas ini juga dimanfaatkan sabagai sumber pemdapatan daerah untuk menunjang pembangunan daerah itu sendiri.(Mt/Tun)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52466)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51553)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15043)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12433)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9334)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik