Jumat, 24 Mei 2019 - 06:51:42 WIB
Selama Bulan Ramadhan Siswa Harus Ikuti Kegiatan Akademik dan KeagamaanKategori: Pendidikan - Dibaca: 62 kali

Baca Juga:Dituding Menipu, Evi Suryawati Menjadi Terdakwa7 Jenderal di Balik Simulator Abal-abalIzin Gangguan Diragukan, Pengoperasian SPBE Milik PT PMA Resahkan WargaPekerjaan Drainase Km 177 Tambarana Poso Roboh, Kontraktor Harus Bertanggungjawab

Ciamis, Jaya Pos

Bulan Mei ini bertepatan dengan bulan Ramadhan 1440 Hijriyah, Hal itu membuat penyesuaian dalam kalender pendidikan di Kabupaten Ciamis, siswa TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs atau sederajat mengikuti kegiatan akademik dan kegiatan keagamaan.

Seperti diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis DR H Wawan AS Arifien MM, saat ditemui Jaya Pos di ruang kerjanya menyebutkan bahwa para peserta didik akan mengikuti kegiatan akademik seperti biasanya.

“Bulan Ramadhan ini berbarengan dengan kegiatan akademik yang belum tuntas bagi kelas I-V SD dan VII dan VIII SMP, yaitu kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) atau Ujian Kenaikan Kelas (UKK). Oleh karena itu, tanggal 9 Mei setelah anak libur awal Ramadhan, sampai menjelang kegiatan UKK, tolong dimantapkan dengan kegiatan keagamaan seperti masantren, kegiatan Magrib mengaji, tarawih bersama, dan sebagainya. Intinya diarahkan ke kegiatan keagamaan untuk meningkatkan ketaqwaan,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan siswa, terdapat beberapa opsi pelaksanaan. Sekolah bisa menitipkan siswa ke pesantren, majlistaklim, dan sebagainya. Sekolah juga bisa mengundang ustadz menjadi guru siswa dengan mengambil tempat di sekolah. Jika tidak di sekolah, siswa yang akan mengikuti kegiatan keagamaan pada bulan Ramadhan ini disarankan mengikuti di lembaga pendidikan agama yang dekat dari tempat tinggal.
Kegiatan serupa juga dilakukan setelah kegiatan PAT/UKK.

“Jangan sampai anak ketika ingin meningkatkan kegiatan keagamaan berisiko dengan jarak yang jauh, kemudian menimbulkan biaya yang jauh. Kita memberikan solusi, kemudian sekolah yang menindaklanjuti. Mau di pesantren mangga, mau di majelis taklim mangga, mau mengundang pihak pesantren, guru pesantren untuk belajar di sekolah, mangga. Intinya bulan Ramadhan ini diisi kegiatan akademik dan kegiatan keagamaan di bawah bimbingan orangtua,” kata H Wawan.

Sementara untuk peserta didik di lembaga/satuan pendidikan non-muslim yang bersekolah di sekolah umum wajib melakukan kegiatan-kegiatan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing, dengan pengaturan jenis kegiatan dan jadwal pelaksanaannya diserahkan kepada kebijakan kepala sekolah bersangkutan dengan berkoordinasi dengan orangtua dan pemuka agama yang bersangkutan.

Selama bulan Ramadhan 1440 Hijriyah semua peserta didik TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dengan bimbi­ngan orang tua dan guru-guru serta pihak sekolah melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan kemampuan dan irama perkembangan masing-masing peserta didik.

“Kegiatan pendalaman keagamaan diupayakan mengacu kepada ruang lingkup materi kemampuan baca tulis Al Qur’an, tahfiz Al Qur’an, khatam Al Qur’an, wakaf Al Qur’an, salat duha, salat berjamaah, aplikasi pelaksanaan nilai-nilai Al Quran, tauhid, fiqih (praktik ibadah), akidah akhlak, muamalah, tarikh Islam, diskusi, latihan dakwah, atau kegiatan positif lain­nya,” pungkas­nya.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59432)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51306)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (36791)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14781)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14082)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13899)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13656)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13083)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10195)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9078)
Bedah JayaposKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MPalangka Raya, Jaya Pos Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng), saat ini tengah menelisik ...


APBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?
Laporan KhususDPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoBukittinggi, Jaya Pos Sidang Paripurna DPRD Kota Bukittinggi yang berlangsung selama tiga hari sejak Rabu ...


Serahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya Bersilaturrahim