Sabtu, 15 Juni 2019 - 06:01:00 WIB
Objek Wisata Cadas Ngampar Dipadati PengunjungKategori: Jawa Barat - Dibaca: 68 kali

Baca Juga:Gara-Gara Cemburu Suami Tega Bunuh IsteriDituding Menipu, Evi Suryawati Menjadi Terdakwa7 Jenderal di Balik Simulator Abal-abalIzin Gangguan Diragukan, Pengoperasian SPBE Milik PT PMA Resahkan Warga

Semakin siang objek wisata Cadas Ngampar semakin ramai dikunjungi wisatawan, namun hal itu tidak menimbulkan kema­cetan lalu lintas. 

Ciamis, Jaya Pos

Selama musim liburan lebaran Idul Fitri 1440 Hij­riah, objek wisata Cadas Ngampar yang terletak di kaki Gunung Syawal tepatnya Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Hal itu terlihat dari sejumlah kendaraan roda empat maupun roda dua yang terparkir di kawasan objek wisata Cadas Ngampar, Minggu (9/6).

Berdasarkan hasil pemantaun Jaya Pos, semakin siang arus lalu lintas menuju lokasi objek wisata Cadas Ngampar semakin ramai dikunjungi wisatawan, namun hal itu tidak menimbulkan kema­cetan lalu lintas. Akses jalan ke tempat wisata lancar, karena pengelolaan dari pihak Karang Taruna Desa Gunungsari yang tergabung dalam Bumdes Bestari. Para wisatawan yang menggunakan mobil dan motor dengan leluasa dapat berkendara masuk menuju lokasi yang dituju.

Bella (28) wisatawan asal kota Bandung mengatakan, dirinya sengaja datang bersama keluarga untuk liburan ke objek wisata Cadas Ngampar setelah bersilaturahmi lebaran dengan sanak saudara di lingkungan Panoongan Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis. Dia tertarik dan penasaran melihat keindahan alam objek wisata Cadas Ngampar di Desa Gunungsari yang masih sangat asri.

Namun disayangkan, kata Bella, akses jalan menuju wisata sempit sehingga menyulitkan para pengunjung yang akan masuk ke tempat wisata. “Objek wisata Cadas Ngampar cukup bagus, suasana alamnya asri dan masih terjaga. Kekurangannya jalan terlalu sempit, saat berpapasan dengan pengunjung lain dari arah berlawanan kadang harus turun ke pematang sawah. Selain itu akses jalan dari depan kantor balai desa rusak sehingga ketika berpapasan dengan kendaraan lain harus mepet sampai tebing jalan,” ungkapnya.

Sementara pengelola objek wisata Cadas Ngampar yang merupakan Ketua Bumdes Bestari Amar SPd MPd didampingi ketua Karang Taruna Desa Gunungsari, Wawan mengatakan, libur lebaran kali ini terjadi lonjakan pengunjung yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya mulai dari satu hari sesudah lebaran hingga Sabtu (8/6) kemarin, tercatat hingga sekitar 1.500 orang pengunjung yang datang ke objek wisata Cadas Ngampar dengan kendaraan roda empat rata-rata tiap hari mencapai 50 unit dan roda dua mencapai 400 unit dan diprediksi puncaknya akan terjadi pada Minggu (16/6).

Dikatakan Amar rata-rata wisatawan didominasi dari luar Kecamatan Sadananya bahkan ada yang dari luar Kabupaten Ciamis. Menurutnya, penomena ini merupakan sebuah perubahan paradigma di masyarakat bahwa saat ini Kabupaten Ciamis tepatnya Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya menjadi daerah tujuan wisata.

“Jumlah kunjungan ke objek wisata Cadas Ngampar cenderung mengalami peningkatan, dan dari total pengunjung yang datang kesini justru 60 persen didominasi dari orang-orang luar Kabupaten Ciamis masyarakat Ciamis juga ada, tapi yang datang kesini dari luar kota yang mudik kesini, kalau orang Ciamis sengaja yang datang kesini relatif hanya 35 sampai 40 persen, jadi tetap didominasi oleh orang luar Ciamis. Pihak pengelola memasang tarif parkir untuk kendaraan roda empat Rp 5000 per unit dan untuk roda dua Rp 2000 per unit sedangkan retribusi tiket masuk dikenakan dewasaRp 3000 dan anak-anak Rp 1500,” katanya.

Disinggung mengenai sempitnya akses jalan menuju lokasi wisata, dibenarkan Amar dan Wawan. Saat ini pihaknya tengah melakukan penjajagan ke masyarakat yang tanahnya dilewati para wisatawan yang akan menuju ke objek wisata untuk merelakan minimal satu meter untuk dilewati para wisatawan.

“Saat ini pihaknya melalui Alokasi Dana Desa (ADD) untuk penyertaan modal desa wisata senilai 50 juta diantaranya untuk akses jalan menuju lokasi wisata sehingga nantinya minimal akses jalan setapak lebarnya 1 meter. Saya juga mengharapkan pemerintah dapat segera melakukan perbaikan jalan dengan cara penghotmixan menuju tempat wisata yang kurang lebih tinggal 800 meterdengan bahu jalan 3,5 meter lagi dari mulai halaman kantor balai desa menuju objek wisata Cadas Ngampar. Sehingga nantinya para pengendara roda empat dengan leluasa bisa keluar masuk objek wisata tidak takut lagi ketika berpapasan harus mepet ke pinggir jalan,” kata Wawan.

Kedepan kata Wawan, di lokasi objek wisata diperlukan terminal objek wisata. “Kemarin kami mencatat lebih dari 30 kendaraan roda empat bahkan lebih yang harus balik lagi karena tidak ada lahan parkir. Ini menjadi PR bagi pemerintah desa setempat bagaimana mencari solusi dari permasalahan ini. Dengan banyaknya pengunjung berdampak pada peningkatan perekonomian warga. Alhamdulillah, warga ada yang jualan dan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menjadi lahan parkir. Selain itu 13 warung yang disewakan Bumdes Bestari laris manis dikunjungi pembeli,” ungkap Wawan.

Bagi para pengunjung yang datang kesini, kata Wawan, dipastikan tidak akan kecewa. Solusi tepat untuk mengisi liburan bersama keluarga karena tidak hanya ada kolam renang alam dan buatan saja tetapi di objek wisata Cadas Ngampar ada juga objek wisata alam “Tugu” di Gunung Syawal yang merupakan kerja sama dengan pihak perhutani.(Mamay)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59556)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51413)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43427)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14903)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14179)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14004)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13741)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13201)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11022)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9180)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado