Sabtu, 15 Juni 2019 - 06:07:23 WIB
APBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 196 kali

Baca Juga:Gara-Gara Cemburu Suami Tega Bunuh IsteriDituding Menipu, Evi Suryawati Menjadi Terdakwa7 Jenderal di Balik Simulator Abal-abalIzin Gangguan Diragukan, Pengoperasian SPBE Milik PT PMA Resahkan Warga

Sidoarjo, Jaya Pos

Sebagaimana desa-desa lain di seluruh Indonesia, Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo juga menerima Dana Desa (DD).

Pada Tahun Anggaran 2018, Desa Kedungwonokerto yang dipimpin oleh Kepala Desa Dwi Fitri Astuti, mengalokasikan DD untuk bebrapa kegiatan pembangunan , diantaranya pedamping jalan di Rt 3,4 dan 5 senilai Rp.100 juta, pembangunan jembatan di Rt 7 Rw1 senilai Rp.13 juta, pa­vingisasi jalan akses ke sekolahan senilai Rp. 130 juta dan rehabilitasi gedung TK dharmawanita sebesar Rp 30 juta.

Informasi yang ditetima jaya pos dari kepala desa (22/5) bahwa panjang pa­vingisasi jalan sekolahan adalah 225m1 dan lebar adalah 2,5m atau setara dengan luasan 562,5M2 bila per/M2 dihargai Rp 100.000.000 maka senilai Rp 56.250.000, PPn Plus PPh 11,5 % atau senilai Rp 14.950.000 dan biaya perencanaan 2% atau Rp 2.600.000 maka akumulasi biaya dari kegiatan pavingisasi ini Total Rp 73.800.000 dan bila dialokasikan anggaran Rp 130.000.000 maka pemerintah desa Kedungwonokerto diduga mendapat untung Rp 56.200.000

Kemudian untuk kegiatan pemba­ngunan drainase diketahui panjang dari pasangan batu (masounry stone) adalah sekitar 141M1 kerebalan pasangan adalah 30cm dan ketinggian pasangan adalah 40cm atau setara dengan 67,68M3 bila dihargai Rp 1.000.000/M3 maka senilai Rp 67.680.000 kemudian untuk PPn dan PPh 11,5% atau senilai Rp 11.500.000 dan biaya perencanaan 2% atau senilai Rp 2.000.000 jadi total biaya real pekerjaan drainase di Rt3,4 dan 5 ini adalah senilai Rp 81.180.000 dan bila dialokasikan ang­garan Rp 100.000.000 maka ada selisih Rp 18.820.000 uang sejumlah ini diduga masuk kantong oknum di Desa Kedungwonokerto.

Jadi untuk 2 (dua) pe­kerjaan kontruksi di Desa Kedungwonokerto Tahun Anggaran 2018 uang senilai Rp 75.020.000 diduga kuat masuk kantong oknum kepala desa dan kroninya.

Camat Prambon yang dikonfirmasi (22/5) melalui pesan whatsaap meminta kepada jaya pos agar lebih fair dengan melibatkan inspektorat dalam menghitung kontruksi di desa-desa wilayah Kecamatan Prambon.

Camat Prambon Hj. Ainun Amalia. S.Sos, juga minta pendapat Jaksa dan kepolisian terkait pemberitaan jaya pos dan japos.co yang menurutnya menjustifikasi para kadesnya.

Ditempat terpisah, Ketua LSM WAR, Ir. Didik Wahono, SH M.Si yang juga merupakan konsultan mengatakan, “Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di depan hukum dan pemerintahan jadi masyarakat juga berhak menghotung volume kegiatan desa dan menghitung estimasi harganya mengingat volume kegiatan itu adalah nyata sebagaimana rumus matematika unt menghitung volume adalah panjang kali lebar kali tinggi siapapun yang menghitung rumusnya akan tetap itu,” tegas bung Didik. (Zein)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59927)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54179)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51773)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15267)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14539)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14350)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14062)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13611)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13465)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9564)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik