Rabu, 19 Juni 2019 - 06:04:03 WIB
Masyarakat Penerima BPNT Di Tarogong Kidul Mampu Beli Beras Seharga Rp 13.000/KgKategori: Jawa Barat - Dibaca: 43 kali

Baca Juga:HUT HARIAN JAYA POS KE- VSMPN 42 Surabaya Alergi Wartawan , Diduga Selewengkan Dana BOS dan Jual Buku BSEDugaan Korupsi Rp4,4 M, Jaksa Akan Panggil Pejabat Disdik Kab TangerangDinkes Kab Inhu Dituding Selewengkan Dana Jamkesda dan Jampersal

Garut, Jaya Pos

Penerima manfaat BPNT di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak kurang lebih 4000 Kepala Keluarga, mampu membeli beras seharga Rp 13.000 (beras bungbulang). Sementara bila dibandingkan de­ngan kalangan menengah ke atas, beras untuk dikonsumsi berkisar harga paling tinggi Rp. 12.000. Apakah penerima BPNT masih layak untuk menerima bantuan tersebut ?

Pantauan dilapangan, harga yang dikenakan agen untuk penerima BPNT dinilai terlalu tinggi, karena beras yang dikonsumsi pejabat saja biasanya tidak lebih dari Rp 12.000 /kg dan itupun beras lokal nomor satu di Garut.

Menurut TKSK Tarogong Kidul, Ida, yang didampingi Wina selaku koordinator BPNT Kabupaten Garut mengatakan bahwa di Tarogong Kidul penerima manfaat berkisar 4.000 lebih, akan tetapi yang sudah menerima masih di bawah 4000 dan sisanya masih terkena eror.

“Tetapi jika nanti sudah fix, mereka yang sudah memiliki kartu dan belum mendapatkan bantuan tersebut akan mendapatkan bantuan secara rafel,” sebut Ida di tempat agen pemberian bantuan BPNT.

Terkait kelayakan penerima manfaat, pihaknya sedang melakukan verifikasi data kembali dengan memberikan tugas kepada empat orang yang diambil dari Pokja 4 Kecamatan Tarogong Kidul dan masing-masing petugas harus menyelesaikan tugasnya di tiga desa/kelurahan.

“Pelaksanaan dilaksanakan selama dua bulan dan petugas mendapatkan imbalan Rp 900.000 untuk pekerjaan dua bulan. Jika harus dihitung terkait honor, memang tidak akan sesuai dan mereka yang mau bersipft relawan. Disinggung terkait harga jual beras yang dinilai tinggi sebenarnya harga itu tidak baku,” tambah Ida.

Ketika ditanya terkait verifikasi yang ditugaskan oleh TKSK, Kepala Seksi Kesra yang hadir saat itu mengaku bahwaw pihaknya belum kedatangan petugas tersebut.

Hal senada juga dikatakan Nani selaku kader dan juga RT di Rw01 Kelurahan Pataruman. ”Belum pernah kedatangan petugas verifikasi tersebut, jadi data penerima manfaat masih yang semula belum berubah,” ungkapnya. (Hartono)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59556)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51413)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43429)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14903)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14179)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14004)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13741)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13201)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11022)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9180)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado