Sabtu, 22 Juni 2019 - 06:44:23 WIB
Proyek Lapangan Sepak Bola Konvensional Pagesangan Diduga Menyimpang, Dispora Surabaya Lakukan PembKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 2440 kali

Baca Juga:Kepala Puskesmas Tulangan Halangi Wartawan Ambil Gambar ProyekJajang Rahmat Anak yang MalangHUT HARIAN JAYA POS KE- VSMPN 42 Surabaya Alergi Wartawan , Diduga Selewengkan Dana BOS dan Jual Buku BSE

Surabaya, Jaya Pos

Pemerintah Daerah Kota Surabaya melalui Satker Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) dalam Realisasi Serapan bersumber APBD 2019, melaksanakan kegiatan sayembara tender umum kategori kontruksi IUJK klasifikasi SI011, yaitu jasa pelaksanaan kontruksi bangunan stadion untuk olahraga outdoor dalam paket Pembangunan Lapangan Olah Raga Sepak Bola Konvensional berlokasi di wilayah Pagesangan kode Rup 19123534 tanggal pembuatan 3 Januari 2019 senilai pagu Rp.1.506.903.420.

Penawaran diikuti 6 peserta dan secara terkoreksi oleh panitia dimenangkan oleh CV Tirta Utama berdomisili Desa Balongrejo, Kabupaten Nganjuk, pemilik Satrio BP dan tenaga trampil Yoga AR senilai Reverse Auction Rp.1.141.310.560,05 penandatanganan kontrak 05 Maret 2019.

Alhasil dari pantauan investigasi jaya pos dilapangan bersama rekan LSM dalam kurun waktu 2 bulan, diduga terindikasi dicurangi dengan cara mengurangi volume, kualitas dan kuantitas mencari celah guna pertebal saku rekanan dalam pekerjaan.

Seperti keterangan beberapa warga sekitar yang tidak mau namanya disebutkan saat berbincang-bincang dengan jaya pos mengatakan, dalam RKS menyebutkan banyaknya tuangan tertera item pada pekerjaan persiapan atau pendahuluan yang harus dipatuhi.

“Diantaranya pengukuran tanah kembali, sarana air kerja dan penerangan, keamanan proyek, bangunan sementara (Bouwkeet), komunikasi transportasi, PMK, sambungan listrik alat sebagai alat bantu aktivitas kerja tidak maximal memang ini kategori dewatering akan tetapi berkewajiban bagi rekanan bahkan untuk pekerjaan pemasangan papan bangunan (pasang bouwplank) bahan yang dipakai seharusnya kayu meranti ukuran 5/7 dan 3/10 Cat warna merah akan tetapi tidak sesuai. Papan bangunan ukuran 3/10 atau 3/20, diketam rata permukaan atasnya, dipasang rata air setinggi dua lantai (±0.00) berjarak 1m ke arah luar As bangunan, tiang-tiang papan bangunan ukuran 5/7, dipasang kokoh maksimal setiap jarak 2m, Semua titik As pada papan bangunan harus diberi tanda dengan cat dan paku, papan bangunan harus tetap berdiri kokoh hingga pelaksanaan konstruksi mencapai pengecoran beton plat lantai terlihat pondasi susunan bata merah,” ucapnya.

Untuk pekerjaan urugan material sebelum pekerjaan urugan dilaksanakan terlebih dahulu pekerjaan pemasangan turap bambu tinggi 1,50 m. Untuk urugan paras padat untuk area parkir dengan tebal 1,20m, sirtu padat tebal 20cm, area parkir dan 40cm untuk lapangan, pengurugan tanah taman dengan tebal 9cm dan keseluruhan harus dilakukan pemadatan sesuai persyaratan dokumen pengurugan harus dilakukan lapis demi lapis dengan tebal lapisan tidak melebihi, hingga mencapai ketebalan yang sesuai dengan gambar rencana.

Pemasangan patok pada lokasi urugan harus diberi patok-patok, ketinggian sesuai dengan ketinggian rencana. Untuk daerah-daerah dengan ketinggian tertentu,dibuat patok dengan warna tertentu pula.

Kotoran dan lumpur dan bahan organik pada lokasi yang akan diurug harus bebas dari lumpur atau kotoran, sampah dan material sejenis.
Pengurugan tidak dapat dilakukan jika kotoran tersebut belum dikeluarkan dari lokasi pekerjaan.

Level akhir hasil test di lapangan harus tertulis dan diketahui oleh konsultan pengawas. Semua hasil-hasil pekerjaan harus diperiksa kembali terhadap patok-patok referensi untuk mengetahui sampai dimana kedudukan permukaan tanah tersebut. Perlindungan hasil pemadatan. Bagian permukaan yang telah dinyatakan padat harus dipertahankan, dijaga dan dilindungi agar jangan sampai rusak akibat pengaruh luar misalnya basah oleh air hujan, panas matahari dan sebagainya.

Terdapat item pekerjaan saluran lapangan yang dilaksanakan antara lain yaitu pekerjaan galian diantaranya galian pipa PVC Uk.6 (Memanjang) dengan kedalaman 45cm, galian pipa PVC Uk.4 (Sirip) dengan kedalaman 25cm, pekerjaan pengurugan batu pecah 2/3 cm dilanjutan dengan pemasangan pipa plastik PVC tipe AW. Uk.6” dan pipa plastik PVC tipe AW. Uk.4”dan diurug dengan batu pecah kembali kemudian dilaksanakan pemasangan ijuk t=10cm.

Untuk pekerjaan saluran selanjutnya dilaksanakan pekerjaan rabatan tb 10 cm; K-100, Pemasangan buis beton 1/2 Lingkaran R.25 segmen, setelah itu pekerjaan pasangan dinding 1/2 Bata 1pc : 5ps disertai Pelesteran 1pc : 4ps, acian dan benangan. Untuk penutup saluran menggunakan plat penutup saluran tb 10cm K-225 dengan pembesian wiremesh M5”. Akan tetapi posisi akses keluar masuk pada Cover saluran kondisi pecah,retak mamanjang terindikasi abaikan PBI 1971 dan campuran perbandingan jauh dari karakteristik 225.

“Lihat saja pak terdapat pekerjaan penanaman rumput jepang. Pekerjaan ini meliputi penanaman rumput diarea lapangan sepak bola dan penyiraman rumput. Pelaksanaan penanaman rumput dilakukan dengan melihat tanah flat terlebih dahulu dilanjutkan cara sistem tandur dengan jarak harus rapat tampak pemasangan masih terdapat kerenggangan. Kemudian dilakukan penyiraman setiap hari sampai benar-benar rumput bisa tumbuh dengan baik ucap warga tersebut terakir sambil meninggalkan lokasi,” lanjutnya.

Bambang selaku pihak Dispora terkait pantauan lapangan terindikasi menyimpang saat dikonfirmasi jaya pos via telepon koopratif melakukan teguran oleh rekanan, akan tetapi tidak mengetahui siapa yang dilapangan dan cv rekanan. Terkait paket lapangan sepak bola konvensional alokasi wilayah pagesangan senilai Rp. 1 miliard lebih bersumber APBD.

Sementara Sekjen Aktivis Pemerhati Pembangunan LSM Wadah Aspirasi Rakyat (WAR) Zainal Abidin, ST ketika dimintai komentarnya mengataakan bahwa pihak Dinas Dispora Kota Surabaya seharusnya lebih perketat pengawasan agar tepat sasaran dalam pembayaran yang sesuai pada lapangan karna dalam Perpres No.54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PERPRES No. 4 Tahun 2015 pada Pasal 89 ayat (2a) yang menyatakan bahwa pembayaran untuk pekerjaan konstruksi dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang.

“Dalam pasal 6 yang menyatakan bahwa pengguna barang/jasa, penyedia barang/jasa, dan para pihak terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus memenuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara dalam pengadaan barang/jasa Pasal 11 angka 1 huruf e yang menyatakan bahwa Pejabat Pembuat Komitmen memiliki tugas pokok dan kewenangan untuk mengendalikan pelaksanaan kontrak,” ucapnya.(Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59948)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54326)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51794)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14562)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14370)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14079)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13640)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13590)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9584)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik