Minggu, 23 Juni 2019 - 07:18:21 WIB
Bupati Banyumas Nominator Penerima Satyalencana PembangunanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 68 kali

Baca Juga:Kepala Puskesmas Tulangan Halangi Wartawan Ambil Gambar ProyekJajang Rahmat Anak yang MalangHUT HARIAN JAYA POS KE- VSMPN 42 Surabaya Alergi Wartawan , Diduga Selewengkan Dana BOS dan Jual Buku BSE

Purwokerto, Jaya Pos

Bupati Banyumas Achmad Husein masuk nominasi penerima Penghargaan Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan UKM Tahun 2019 dari Presiden Republik Indonesia.

Untuk mendapatkan penghargaan tersebut bupati melakukan ekspose program yang memacu pertumbuhan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di hadapan tim verifikasi penilai Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi dan UKM tingkat nasional di Ruang Joko Kahiman, Rabu (19/6).

Dalam pemaparannya Bupati menyebut, berkembangnya Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyumas tak lepas dari letak geografis yang strategis, dimana Purwokerto sebagai ibukota kabupaten berada di persimpangan dimana semua transportasi melewati Kota Purwokerto.

“Semua jurusan kereta api maupun bus melewati Kota Purwokrto sehingga sangat memberikan peluang, berkembangnya Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyumas. Meski harus berjuang keras karena sekitar tahun 2013 angka kemiskinan di Banyumas lebih dari 19% sekarang meski masih tinggi tetapi berhasil diturunkan menjadi 13,5%,” kata Bupati.

Untuk mewujudkan berkembangnya koperasi dan UMKM menurut Bupati, harus berkolaborasi dengan bentuk kemitraan dan kerja sama. Pemkob Banyumas sudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Dari aspek kebijakan kata Husein, Bupati juga memberikan dana bergulir bagi ribuan UMKM.

“Dengan dana bergulir serta kerja sama ribuan UMKM dapat berjalan, namun yang lebih terasa adalah berkembangnya usaha yang telihar kecil seperti pelatihan pengrajin bandol dengan berkembang menjadi produksi sepatu, kerjainan batik papringan kerja sama dengan Bank Indonesia, ternak jangkrik, maggot dan lainya,” kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga terus mendorong pengrajin Lurik dan Batik Banyumas untuk terus dipaksa agar semua ASN (Aparatur Sipil Negara) mengenakan batik dan lurik yang diproduksi oleh pengrajin dari Banyumas.

“Meski awalnya harus dipaksa, agar pengrajin mampu memproduksi kebutuhan ASN. Dan bagi ASN juga harus dipaksa memakai produksi lokal dengan tanda khusus, yang nantinya mudah dipastikan itu produk pengrajin Banyumas,” tambah Bupati.

Dengan cara tersebut nantinya pengrajin terpacu untuk giat berproduksi dan kreatif yang akhirnya memakmurkan UMKM. Dan bagi ASN akan ada kebanggan memakai produk lokal. “Nanti semua ASN wajib memakai batik dan lurik yang benar-benar produk Banyumas,” jelasnya.

Sementara itu tim yang berasal dari Sekretariat Militer Presiden yang dipimpin Laksma TNI Imam Suprayitno SE MTr (Han) bersama Letkol CAJ Sandi MSi (Han) didampingi 2 staf Kementerian Koperasi dan UKM menjelaskan kehadirannya adalah dalam rangka sinkronisasi dan verifikasi dari data yang masuk di Jawa Tengah ada 2 bupati yaitu Bupati Banyumas bersama Bupati Brebes masuk nominasi penerima penghargaan.

“Proses masih cukup panjang, kami hadir untuk mencocokan data administrasi dan kenyataan di lapangan agar bapak Presiden nantinya memastikan penerima penghargaan adalah orang yang tepat,” kata Laksma Imam Suprayitno. (Jhon/Nas)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59556)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51413)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43427)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14903)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14179)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14004)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13741)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13201)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11022)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9180)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado