Selasa, 25 Juni 2019 - 07:13:54 WIB
Masyarakat Minta Bupati Turun Tangan Selesaikan Kasus Penutupan Jalan Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 76 kali

Baca Juga:Dua Pasien Hidrosepalus Dirujuk ke RSCMAnggaran Situ Kelapa Dua Tidak JelasKepala Puskesmas Tulangan Halangi Wartawan Ambil Gambar ProyekJajang Rahmat Anak yang Malang

Pekanbaru, Jaya Pos

Permasalahan pemasangan portal di jalan akses masuk ke pemukiman warga masyarakat di Jl. Utama Karya (jalan Pesantren) RT01/RW02 Dusun III Duren Tandang, Desa Kualu, Kabupaten Kampar yang diduga dilakukan oleh masyarakat Teluk Kenidai bernama Yurid, membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Bahkan hubungan antara masyarakat kedua desa itu belakangan ini menjadi kurang harmonis.

Hasnul salah seorang pemilik ta­nah di daerah tersebut ketika dihubungi Rabu (19/6) membenarkan ada jalan akses masyarakat yang ditutup de­ngan cara memasang portal.

Menurut Hasnul, permasalahan penutupan jalan dengan pemasang portal itu sudah hampir empat bulan terjadi akan tetapi sampai saat ini belum ada penyelesaian dari pemerintah setempat.

“Akibat ditutupnya akses jalan tersebut aktivitas masyarakat RT01/RW02 Dusun III Duren Tandang, Desa Kualu terhambat. Saya sendiri sebagai masyarakat pemilik lahan di tempat tersebut menjadi terganggu. Saya tidak mengerti apa motivasi penutupan jalan itu. Padahal kami selama puluhan tahun telah menggunakan jalan tersebut sebagai akses masuk, baik ke ladang, kebun dan jalan masuk ke rumah bagi masyarakat kedua desa, maupun bagi masyarakat yang mau berkunjung ke kedua desa tersebut. Sebagai masyarakat saya merasa dirugikan akibat penutupan jalan tersebut. Saya berharap agar pemerintah setempat dapat segera menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujar Hasnul.

Di tempat terpisah, H. Ahmat selaku Kepala Dusun III Duren Tandang saat dihubungi menyampaikan bahwa dirinya sangat menyangkan tidakan penutupan jalan tersebut. Apalagi yang menutup jalan tersebut kami menduga dilakukan oleh saudara Yurit CS salah seorang Kepala Dusun di Teluk Kenidai. Alasanya bahwa portal yang dimasang itu menurutnya sebagai tapal batas antara Desa Teluk Kenidai dan Desa Kulau yang diasumsi oleh masyarakat utama Karya.

“Berdasarkan dokumen yang dimiliki oleh desa, jalan cipta karya yang dipasang portal itu adalah wilayah Desa Kualu bukan Desa Teluk Kenidai, bahkan Pemerintah Kabupaten Kampar sendiri belum menetapkan tapal batas kedua desa itu. Belum ada keputusan dalam bentuk SK yang dikeluarkan oleh Bupati Kampar terkait tapal batas sebagaimana dimaksud. Sehingga kami selaku masyarakat Desa Kualu merasa dirugikan. Terlepas apapun itu, apakah menyangkut tapal batas dan sebagai­nya, penutupan akses jalan itu adalah tindakan yang tidak benar karena menyangkut kepentingan umum dan masyarakat banyak Karena jalan tersebut sudah digunakan puluhan tahun,” ungkapnya.

Masyarakat RT01/RW/02 Dusun III Duren Tandang terus mendesak saya supaya menyelesaikan permasalahan itu, karena mereka sudah sangat dirugikan baik moril maupun materil sejak dipasang portal itu.

"Saya selaku kepala dusun merasa bertanggung jawab dan kewajiban untuk melindungi hak-hak warga saya, sehingga hal inipun sudah saya sampaikan kepada Kepala Desa Kualu, bahkan warga sudah menyurati bupati namun sampai saat ini belum ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa maupun kecamatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Saya berharap pak bupati dapat segera menyelesaikan persoalan ini, sehingga masyarakat kita tidak dirugikan. Kalau permasalahan ini tidak segera diselesaikan saya khawatir akan berpotensi untuk memicu pertikaian ditengah masyarakat, itu yang pertama. Yang kedua, adalah pemerintah daerah juga akan dirugikan dimana orang akan takut berinvestasi ke desa kita, padahal desa kualu ini sangat bepotensi untuk dijadikan sebagai tujuan investasi,” ujar Ahmad.

Ditempat terpisah Aris selaku masyarakat Dusun III Duren Tandang menyampaikan keluhanyang sama. “Kami sebenarnya sudah cukup lama menunggu sikap dari pemerintah, bahkan kami selaku warga disini dudah berinisiatif untuk membuka Portal itu tetapi kami dilarang oleh pihak polsek tambang, dengan alasan mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan yang justru memperkeruh masalah. Polsek waktu itu menyarankan agar kami berkordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Atas saran dari pak kapolsek kami mendatangi kantor camat tambang dan Kantor Desa Kualu tetapi mereka juga tidak menunjukkan sikap terhadap keluhan kami. Sehingga pada tanggal 8 April tahun 2019 kami masyarakat, RT/RW menyurati Bupati Kampar prihal permasalahan penutupan jalan tersebut. Kami sampaikan kepada bupati, intinya agar membuka portal itu. Dan surat itu kami tembuskan kepada Kapolres Kampar, Camat, Tambang Polsek Tambang dan Kepala Desa Kualu. Kemudian berselang dua hari setelah surat kami sampaikan ke bupati, kembali Kapolsek AKP Jupredi menelepon saya agar menunda pembukaan portal, alasannya kepolisian masih sibuk mengamankan rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI. Kapolsek waktu itu mengatakan nantilah kita koordinasikan itu setelah selesai rekapitulasi perhitungan sura,” ujar Aris menirukan Jupredi.

Tito Ifriendi Diretur PT Panji Residen salah satu perusahan yang bergerak di bidang pengenbangan perumahan rakyat yang saat ini sedang melaksanakan program pemerintah, proyek pembangunan perumahan bersubsidi tidak dapat melaksanakan pembangunan perumahan akibat ditutupnya aksen jalan tersebut.

Cipto menjelaskan, sudah empat bulan kami tidak dapat bekerja dan proyek ini tertunda akibat akses jalan ditutup. Padahal kita membangun untuk kepentingan masyarakat sini juga. Kami sudah mengeluarkan investasi yang besar untuk pemerintah dan masyarakat Kampar, namun yang kami rasakan adalah bahwa pemerintah terkesan mengabaikan permasalahan ini.

Untuk itu kami berharap agar pemerintah baik perangkat desa, kecamatan maupun bupati dapat sesegera mungkin menyelesaikan persoalan ini. Sehingga program pembangunan rumah bersubsidi untuk rakyat ini dapat segera dilaksanakan, ujar Tito. (Tun/Mt)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59556)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51413)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43429)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14903)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14179)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14004)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13741)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13201)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11022)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9180)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado