Senin, 08 Oktober 2012 - 07:10:49 WIB
Pelanggaran Pembangunan Hotel De 'Java Dibiarkan, Diduga Orang Penting BerperanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 481 kali

Baca Juga:Penertiban Tambang Liar Parmout Terus DigiatkanHati-hati Rentenir Berkedok Koperasi Makin MerajalelaTidak Sanggup Menahan Sakit Usus Buntu Seorang Gadis Bunuh DiriBantuan Kemenpora 1,5 M Diduga Korupsi Volume

Bandung, Jaya Pos

Pelanggaran terhadap Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di kota Bandung dinilai banyak pihak ada faktor kelemahan penindakan. Hal ini terjadi diduga kuat banyak diakibatkan terlibatnya “orang penting” dalam pusaran banyak kepentingan. Demikian dikemukakan sumber Jaya Pos menanggapi pemberitaan edisi lalu.

Seperti dibertakan sebelumnya, izin pembangunan hotel De’Java diduga bermasalah. Pasalnya, hotel yang terletak di Jl Sukajadi 148/150, Rt.01-Rt.03/Rw.06, Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukjadi, Kota Bandung terletak di KBU. Kendati tanpa rekomendasi Gubernur Jabar, Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) untuk hotel milik Sukiamto Chandra itu tetap diterbitkan oleh Pemkot Bandung. SIMB bernomor 503.643.4/3595/BPPT tanggal 29 Oktober 2010 itu ditandatangani oleh Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Drs H Dandan Riza Wardana MSi atas nama Walikota Bandung.

Sumber Jaya Pos mengatakan, kendati hotel yang mendapat izin untuk membangun 5 lantai itu telah melanggar dengan membangun 7 lantai, hotel itu tidak ditindak oleh Pemkot Bandung. “Pelanggaran itu tidak ditindak karena yang merekomendasikannya orang penting. Sama saja dengan izin POM Bensin di titik yang sebenarnya akan menimbulkan kekacauan arus lalu lintas bermunculan 4 tahun terakhir ini,” katanya.

Bukti lainnya, hotel itu dibangun di kawasan Bandung Utara tapi tidak memohon rekomendasi dari gubernur. Mereka beralasan ketinggiannya dibawah 750 meter DPL. Padahal yang punya kewenangan menentukan itu KBU atau bukan adalah pihak provinsi Jabar. “Anehnya lagi, bangunan dibawah itu menggunakan rekomendasi dari provinsi dan mematuhi tapak bangunannya hanya 20% dari luas lahan”, ungkap sumber yang enggan ditulis namanya.

Mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, DR Yuniarso Ridwan yang saat itu merekomendasikan, ketika dihubungi melalui telepon seluler selalu tidak aktif. Sementara Kabid Pengendalian Tata Ruang dan Bangunan, Iwa Kartiwa ketika dihubungi mengakui ada pelanggaran jumlah lantai tapi tidak sampai 7 lantai. “Betul ada pelanggaran cuma sampai lantai 6. Jadi yang dilanggar 1 lantai”, kata Iwa. Namun Iwa tidak mengklarifikasi mengapa tidak ada penertiban pelanggaran tersebut.@lf


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66460)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16282)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing