Senin, 08 Oktober 2012 - 07:21:34 WIB
Fasum Fasos Diserobot, Diharapkan Walikota Jaksel Buka MataKategori: Jakarta - Dibaca: 370 kali

Baca Juga:Pelanggaran Pembangunan Hotel De 'Java Dibiarkan, Diduga Orang Penting BerperanPenertiban Tambang Liar Parmout Terus DigiatkanHati-hati Rentenir Berkedok Koperasi Makin MerajalelaTidak Sanggup Menahan Sakit Usus Buntu Seorang Gadis Bunuh Diri

Jakarta, Jaya Pos

Seperti persoalan yang menimpa warga Kelurahan Petukangan Selatan Kecamatan Pesanggrahan. Mereka mempertanyakkan keberadaan pagar bumi yang sudah puluhan tahun menjadi lahan fasum/fasos. Namun, tiba-tiba  ada yang melakukan pemagaran tanpa adanya izin warga dan tanpa IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Anehnya, pihak Kelurahan dan kecamatan terkait tidak dapat memberikan jawaban yang berarti.

Meskipun warga sudah melayangkan surat kepada walikota dengan Nomor: 065/RT.010/RW.02/VI/2012, mohon perlindungan hukum sehubungan dengan perbuatan penyerobotan hak warga Tangkas Permai atas tanah fasilitas umum dan fasilitas social oleh develover PT. Tangkas Baru/PT. Codefin Group. Warga RT 012/RW 002 juga keberatan dan tergganggu dengan pemagaran illegal tersebut, karena tinggi pagar yang tidak sesuai aturan serta pemagaran jalan umum oleh pengembang nakal itu.

Dia juga menjelaskan, bahwa Anas Efendi selalu tutup mata terhadap penyerobotan lahan fasum/fasos, di wilayah Pemkot Administratif Jakarta Selatan. Dan sepertinya takut menindak pejabat yang tak dapat memberikan konsribusi. “Seperti Camat Pesanggrahan, Syamsudin Tonde, bagaimana mau melayani masyarakat, dikantor saja dia tak pernah terlihat. Pun dengan wakil Camat, Muh. Fajar  Churniawan, yang tak becus melakukan tupoksinya dengan baik.” Pampangnya.

Ketika Jaya Pos melakukan investigasi lapangan, banyak temuan janggal yang mencerminkan prilaku KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) dilingkungan Kecamatan Pesanggrahan.

Seperti, Rumah Dinas dan taman yang tak terawat, Ruang kerja para Kepala Seksi (Kasi) dilantai tiga selalu terlihat kosong melompong, banyaknya penggunaan anggaran yang tumpang tindih dengan Suku Dinas Jakarta Selatan, khususnya masalah kebersihan dan pekerjaan saluran, termasuk peningkatan jalan. Pasalnya tidak terlihat pekerjaan fisik dilapangan. Juga ada temuan indikasi mark-up pembebasan lahan Ruang Terbuka Hijau/waduk dalam pelaksanaan penentuan harga tanah yang dibayarkan oleh Pemda DKI Jakarta.

Ketika dikonfirmasi, Camat, Wakil Camat tak berada ditempat. Sementara Sekertaris Camat selalu tidak tahu menahu, dan mengatakan, bahwa hal tersebut adalah tupoksi camat dan wakil camat. Rap


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66347)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52715)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18422)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16278)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15540)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing