Senin, 08 Juli 2019 - 06:19:39 WIB
Proyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga MenyimpangKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 123 kali

Baca Juga:Diduga Kedudukan Orangtua Dapatkan Proyek, Perbaikan Sekolah di Simalungun Tak Sesuai JuknisSeorang Karyawan di PT Incasi Raya Pangean Tewas MengenaskanRawa Glodok Perlu Uluran TanganKabid Perkim Kab Pandeglang Segera Tegur Pemborong

Ketapang, Jaya Pos

Pelaksanaan proyek jalan nasional pada paket preservasi jalan ruas Siduk – Ketapang, APBN tahun 2019 dengan nilai Kontrak Rp. 42,8 miliar diduga keras menyimpang pada pekerjaan timbunan dan pekerjaan patching. Hal tersebut dilaporkan warga Ketapang kepada Jaya Pos belum lama ini.

Proyek yang dilaksanakan oleh PT Riau Sepadan tersebut berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut laporan warga, pelaksanaan proyek ini terdapat indikasi penyimpangan pada item pekerjaan tanah, yakni timbunan. Timbunan pada proyek ini diduga kuat tidak sesuai perencanaan teknis.

Kondisi real di lapangan, ketebalan timbunan diperkirakan hanya berkisar 5 hingga 10 cm, sementara hasil investigasi Jaya Pos menemukan data-data serta dokumen-dokumen terkait proyek itu, salah satunya dokumen Detiled Engineering Design (DED) proyek preservasi jalan ruas Siduk – Ketapang tahun 2019 tertera bahwa pekerjaan timbunan pilihan dengan ketebalan 30 Cm. Di dalam dokumen tersebut dijelaskan pula bahwa sebelum timbunan pada pekerjaan sisi jalan terdapat juga pekerjaan galian.

Proyek preservasi jalan ruas Siduk – Ketapang tahun 2019 terdiri dari beberapa segmen pekerjaan serta beberapa item pekerjaan, diantaranya pekerjaan pemeliharan rutin jalan sepanjang 41,20 km, pekerjaan pemeliharaan rutin jembatan 338.00 meter, pe­kerjaan rehabilitasi minor jalan 18.80 km, Pekerjaan rekonstruksi 1.00 km serta pekerjaan rehabilitasi/pemeliharaan berkala Jembatan Kuala Tolak Besar 82.00 km dan Jembatan Pawan II 227.00 Km.

Selain adanya indikasi permasalahan pada pekerjaan Timbunan tanah, proyek ini juga diduga ada permasalahan pada pekerjaan patching. Pekerjaaan patching dilaksanakan tanpa ada proses cutting.

Ketika hendak dikonfrimasi Reza selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, belum memberikan jawaban, Kamis (4/07). (Hardi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres