Senin, 08 Juli 2019 - 06:24:32 WIB
Permintaan Kartu AK1 MelonjakKategori: Jawa Barat - Dibaca: 68 kali

Baca Juga:Diduga Kedudukan Orangtua Dapatkan Proyek, Perbaikan Sekolah di Simalungun Tak Sesuai JuknisSeorang Karyawan di PT Incasi Raya Pangean Tewas MengenaskanRawa Glodok Perlu Uluran TanganKabid Perkim Kab Pandeglang Segera Tegur Pemborong

Ciamis, Jaya Pos

Pasca lebaran dan ber­akhir­nya tahun ajaran baru, permintaan Kartu Pencari Kerja (AK1) atau dikenal dengan sebutan kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan.

Sejak usai libur lebaran, pemohon kartu kuning naik 6 kali lipat dari hari hari biasa. Rata-rata pemohon mencapai 300 orang per hari. Padahal normalnya hanya 50 sampai 60 orang setiap hari. Seperti terlihat pada Senin (1/7), ratusan pencari kerja memenuhi kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis. Umumnya mereka akan mencari kerja di kota besar.

“Permintaan AK1 naik mencapai enam kali lipat dari hari biasanya rata-rata 300 orang,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ciamis, Unang Danuwarso SIP melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis Dra Kartika MSi.

Menurut Kartika, kondisi ini sudah diprediksi setiap tahun pasca lebaran. Pencari kerja yang membuat AK1 selalu membludak. Pihak dinas sudah antisipasi dengan menyediakan blangko AK1 dengan jumlah banyak dan menambah layanan. “Pemohon kartu pencari kerja ini didominasi oleh lulusan SMK yang baru saja menerima ijazah dari sekolahnya,” ungkapnya.

Dikatakan Kartika, 80 persen para pencari kerja asal Kabupaten Ciamis yang membuat AK1 ini untuk mencari kerja di luar kota. Terutama kota industri seperti Karawang, Purwakarta, Bogor, Bekasi dan Jakarta, hanya sedikit mencari kerja di Kabupaten Ciamis karena lapangan kerja disana terbilang masih minim.

“Kebanyakan yang meminta AK1 diantar saudara atau keluarganya yang sudah bekerja di luar daerah. Saudaranya yang sudah bekerja saling mengajak untuk ikut kerja di pabrik atau perusahaaan tempat bekerja,” jelasya.

Seperti penuturan Mia (18) warga Kelurahan Kertasari salah seorang pemohon AK1, mengaku akan mencari kerja di Bekasi ikut bersama saudaranya. Pertimbangannya karena upah di Bekasi dinilai lebih besar ketimbang Kabupaten Ciamis.

“Bikin kartu kuning untuk syarat melamar kerja di Bekasi bareng saudara. Saya lulusan SMK jurusan Tata Boga, mudah-mudahan saya bisa segera kerja,” ungkap Mia saat ditemui di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis di Komplek Perkantoran Kertasari. (Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49389)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11856)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres