Senin, 08 Oktober 2012 - 07:53:28 WIB
6 orang PSK Positif Terjangkit Menderita HIVKategori: Kepri - Dibaca: 401 kali

Baca Juga:75 Pemuda Ikuti Penyuluhan Bahaya NarkobaDiduga Kedudukan Orangtua Dapatkan Proyek, Perbaikan Sekolah di Simalungun Tak Sesuai JuknisSeorang Karyawan di PT Incasi Raya Pangean Tewas MengenaskanRawa Glodok Perlu Uluran Tangan

Ranai, Jaya Pos

Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna kembali menemukan enam orang pekerja seks komersial (PSK) positif terjangkit virus HIV. Penemuan itu setelah sebelumnya pihak Dinas Kesehatan mengambil sampel darah 50 PSK yang berada di beberapa tempat hiburan malam di kota Ranai.

Seperti yang disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, dr Faisal akhir pekan lalu, bahwa temuan ini dari hasil pengecekan lanjutan yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan kepada sejumlah pekerja seks yang baru masuk datang di Natuna.
Selanjutnya, dengan ditemukannya enam PSK yang positif terjangkit virus HIV, maka menambah daftar jumlah penderita HIV di Natuna. Yakni bertambah menjadi 37 orang. “ Jadi jumlahnya sekarang menjadi 37 orang penderita.  Ini jumlah yang sangat banyak untuk kapasitas Kabupaten” ujar Faisal.

Terkait kembali ditemukannya kembali PSK yang positif terjangkit virus mematikan itu, Faisal mengaku belum bisa berbuat banyak terutama tindakan pengusiran kepada si penderita untuk keluar dari Natuna. Hal itu kata Faisal ada Undang-undang (UU) Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus dipatuhi. “ mungkin kita akan koordinasi dengan pihak Dinas Sosial, supaya si penderita di pulangkan ke daerah asalnya” paparnya.

Disamping itu, lanjut Faisal, untuk memerangi penyakit menular mematikan ini, harus ada ketegasan dari pemangku kebijakan di daerah ini. Sebab ini menyangkut dengan perkembangan daerah. Bisa saja, jalan satu-satunya untuk meminimalisir semakin merebaknya virus tersebut, dengan cara dibuatkan tempat lokalisasi.

Lebih jauh Faisal mengatakan, dengan bertambahnya jumlah penderita HIV di Kabupaten Natuna menjadi 37 orang, maka daerah ini masuk sebagai daerah yang termasuk dalam ketegori 5 terbesar di Indonesia. Disamping itu, Natuna bisa menjadi surganya penyakit HIV Aids bila aturan tegas belum juga dibuat. “Bagaimana tidak gampang penyakit ini masuk, karena belum ada aturan yang jelas. Kemudian tingkat kesadaran masyarakat juga masih rendah,” sesalnya.

Bayangkan saja jika dalam sehari dua orang mempergunakan PSK yang positif ini, maka yang terjangkit dalam sehari berapa orang?. Maaf saja kata Faisal, bukannya melegalkan aktifitas prostitusi di daerah ini, namun setidaknya dengan upaya bagi-bagi kondom di tempat hiburan malam itu adalah cara untuk mencegah menularnya penyakit HIV Aids.

“Setidaknya kami berusaha mencegah penyakit ini untuk tidak terus menular ke masyarakat Natuna. Langkah pertama yakni dengan cara bagi-bagi kondom di tempat dimana mereka para PSK mangkal,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Natuna Hadi Candra meminta agar pernyataan pihak Dinas Kesehatan soal Natuna masuk urutan ke lima di Indonesia untuk tingkat penderita HIV Aids nya. “Masak iya sih, Natuna masuk c lima besar di tingkat Nasional, saya rasa tidak, mungkin lima besar sekala Provinsi atau Kabupaten. Soalnya masih banyak daerah lain yang tingkat penyebaran HIV Aidsnya banyak, seperti Bali, Papua, Jawa, dan Jakarta. Termasuk juga daerah kota Batam,” kata Hadi Candra saat dimintai tanggapannya.

Menurut Candra, dengan adanya stetmen penderita HIV di Natuna, maka Natuna masuk lima besar tingkat Nasional dapat menurunkan citra baik daerah Natuna di mata publik. “ coba dikroscek baik-baik, apa benar Natuna masuk lima besar, dan hal itu ditinjau dari sisi mananya” Papar Hadi Candra politisi partai Golkar.Otoy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66450)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16281)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing