Sabtu, 13 Juli 2019 - 19:16:26 WIB
Diduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 86 kali

Baca Juga:Pemberangkatan CJH Sulteng, Penerbangan Reguler Tidak TergangguKades Rimpian Lempar Tanggungjawab6 orang PSK Positif Terjangkit Menderita HIV75 Pemuda Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Jakarta, Jaya Pos

Sudah saatnya Gebernur DKI Jakarta Anies Basweda sesekali turun ke lapangan (alias blusukan), melihat secara langsung proses pelayanan terhadap masyarakat, apakah anak buahnya sudah memberikan pelayanan dengan baik atau belum.

Ini sangat penting, mengingat saat ini masyarakat banyak mengeluh terkait lambatnya atau dipersulitnya masyarakat ketika mengurus dokumen di kantor kelurahan dimana ia tinggal.

Menyoroti terkait dugaan dipersulitnya warga dalam mengus dokumen khusunya di Kelurahan Rawamangun Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur, Direktur Eksekutif Government Againt Curuption and Discrimation (GCAD) Andar Situmorang SH MM meyesalkan tindakan Lurah Rawamangun Asianti Yasmuarsy MKM, dan Kasie Pemerintahan Agus M Cholik.

Menurutnya, Gubernur harus menyeleksi ketat lurah dan pejabat yang akan ditempatkan pada kelurahan tersebut. “Karena Kelurahan sebagai tempat sekaligus ujung tobak pelayanan bagi masyarakat di perkotaan,” kata Andar ketika dimintai pendapatnya terkait dugaan dipersulitnya masyarakat dalam pengurusan dokumen, Jumat (13/7).

Sebab menurutnya, jika Lurah dan Kasie sudah semena-mena dan mempersulit masyarakat dalam pengurusan dokumen, maka sudah selayaknya pejabat terkait segera copot dari jabatann.

“Jabatan itu amanah, siap melayani dengan hati yang tulus, bukan dengan kekuasaannya mempersulit warga. Saya curiga terkait dipersulitnya warga, mungkin ada sesuatu yang belum diberi sebagai pelican,” sentil Andar, ketika hal yang sama pernah dialaminya.

Untuk itu, lanjut Andar, Gubernur harus memberikan tindakan tegas kepada mereka yang tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan benar, termasuk mencopot dari jabatannya dan merotasinya ke daerah lain seperti halnya Kepulauan Seribu. “Agar ada efek jera, jangan terjadi lagi hal serupa di kemudian hari,” sebut Andar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Andi, salah seorang warga merasa tidak mendapatkan pelanyanan yang layak dari Lurah Rawamangun Asianti Yasmuarsy MKM dan Kasie Pemerintahan Agus M Cholik.

Dimana Andi mengakui, Kasie Pemerintahan Agus M Cholik sengaja mempersulit dirinya saat mau minta tanda tangan Lurah untuk pengurusan dokumen. “Padahal syarat sudah dipenuhi, namun Agus sengaja membuat aturan sendiri dengan syarat yang sangat memberatkan,” ujarnya.

Sehingga akibat pelayanan yang kurang maksimal yang dialami, Andi selanjutnya membeberkan yang dialaminya kepada Laskar Pemberantasan Korupsi RI (LPKRI). Dalam hal ini, Direktur Eksekutif LPKRI Jhonson dalam keterangan persnya, menyebutkan pihaknya telah membuat pengaduan ke Walikota dengan tembusan Gubernur DKI Jakarta dan Inspektorat Jakarta Timur.

Menurutnya, dalam laporannya No 025/KU-DPP LSM LPK RI/VII/2019, bahwa Lurah Asianti Yasmuarsy MKM dan Kasie Pemerintahan Agus M Cholik, segaja mempersulit warga ketika pengurus dokumen.

“Dimana dalam hal ini, Agus M Cholik telah dengan segaja mempersulit warga untuk meminta tanda tangan Lurah dalam pengurusan dokumen,” katanya.

Hal yang paling sangat disesalkan, menurut Jhonson, syarat sesuai ketentuan sudah dipenuhi oleh Andi, namun Agus sengaja membuat aturan sendiri yang jelas sangat memberatkan pemohon,” ujarnya.

Karenanya, sesuai laporan yang sudah disampaikan kepada Walikota, agar Lurah Asianti Yasmuarsy MKM dan Kasie Pemerintahan Agus M Cholik segera dicopot dan diberikan sanksi tegas, agar kedepan tidak lagi terjadi pelayanan yang memberatkan warga.(Pot)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres