Minggu, 14 Juli 2019 - 06:34:28 WIB
Merek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 486 kali

Baca Juga:Pemberangkatan CJH Sulteng, Penerbangan Reguler Tidak TergangguKades Rimpian Lempar Tanggungjawab6 orang PSK Positif Terjangkit Menderita HIV75 Pemuda Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Surabaya, Jaya Pos

Anggaran bersumber APBD 2019 dalam kategori kontruksi pembuatan pada 1 Maret digelontorkan melalui Satker Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya.

Kegiatan pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan permukiman menunjuk lokasi pumpungan 3 kualifikasi perusahaan kecil dengan su­bidang SIUJK SI001 adalah jasa pelaksana untuk kontruksi saluran air, dam, dan prasarana sumber daya air lainnya. Pasalnya, terdapat persyaratan atau ketentuan yang harus dipatuhi dalam dokumen kontrak guna mengacu pada fakta integritas.

Secara terkoreksi melalui tender nilai pagu Rp 405.523.504,00 dan nilai HPS Rp 405.451.167,69 dimenangkan oleh CV Prima Marga Jaya senilai Rp 386.031.143,00 dengan penandata­nganan kontrak, 22 April 2019.

Dari pantauan Jaya Pos, pada pelaksanaan lapangan tampak ada kejanggalan yang dilakukan oleh rekanan. Dimana sebelum pemasangan U-Ditch ukuran 40.60.120 terdapat urukan pasir padat bawah setebal 10 cm yang dipadatkan akan tetapi tidak dilakukan secara maksimal.

Warga sekitar yang turut melihat aktivitas ketika dikonfirmasi mempertanyakan bagaimana bisa urugan setebal 10 cm bawah dan dipadatkan sesuai yang dibutuhkan per M2 bila melihat kondisi tanah bercampur air. “Lihat saja, untuk prodak U-ditch pabrikasi K-350 dengan gandar 5 ton yang digunakan bercampur baur merek, yaitu 2 produk TJM dan MG,” katanya.

Pada kuantitas terda­pat item pekerjaan cor beton tepat di samping rumah warga dengan campuran 1 pc:2 ps:3 koral pada item pekerjaan pasangan bata merah dengan speci 1pc : 4ps tebal 1/2 bata, dan pekerjaan cor setempat ukuran 40.60.120 beton speci 1pc: 2ps : 3 koral tulangan polos yang seharusnya menggunakan redy mix atau yang tertera mix design dilakukan tidak maksimal sesuai kebutuhan dan tak terlihat direksi kit, dan pipa limbah domestik 4”, kisdam.

Selain itu, konsultan pengawas juga tidak tampak saat aktivitas pekerjaan berlangsung. Anehnya justru terdapat perbedaan nilai kuantitas antara metode menggunakan alat berat dan dilakukan secara manual.

Praktisi Hukum sekaligus Ketua Aktivis Penggiat Pembangunan Pemerintah LSM TCI (Transparancy Center Indonesia) Warsono SH ketika dimintai komentar terkait infrastruktur lokasi Pumpungan 3 yang terindikasi menyimpang, mengatakan bahwa pihak Satker pada dinas atau pengawas lapangan seharusnya lebih cermat dan teliti, PPK, PPHP lebih memperketat pengawasan guna menyelamatkan anggaran yang terbayar sesuai nilai kontrak. “Bila perlu sanksi black list harus diberikan agar ada efek jera terhadap rekanan nakal,” usulnya.

Selain itu, menurutnya dinas terkait harus memegang teguh ketentuan fakta integritas. Sebab kenyataan di lapangan yang terjadi justru sebaliknya, ada dugaan kecurangan dalam hal penguranan volume, kwalitas dan kwantitas yang dilakukan oleh rekanan guna mempertebal kantong pribadinya.

“Kita lihat dan pantau setelah massa PHO dan FHO dipastikan muncul nilai kerugian negara karena keseluruhan sudah terbayar dan kita patut melaporkan kepada yang berwenang bila terjadi aktivitas melawan hokum,” ucap Warsono.

Sebagaimana dalam Perpres No 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Perpres No 4 Tahun 2015 pada Pasal 89 ayat (2a) yang menyatakan bahwa pembayaran untuk pekerjaan konstruksi dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang.

Dalam pasal 6 yang menyatakan bahwa pengguna barang/jasa, penyedia barang/jasa, dan para pihak terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus memenuhi etika menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara dalam pengadaan barang/jasa, Pasal 11 angka 1 huruf e yang menyatakan bahwa Pejabat Pembuat Komitmen memiliki tugas pokok dan kewenangan untuk mengendalikan pelaksanaan kontrak.(Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres