Jumat, 19 Juli 2019 - 07:10:53 WIB
Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 104 kali

Baca Juga:Disdik Gresik Terapkan Pendidikan Karakter Kepribadian PengajarHUT Harian Jaya Pos Ke-V, Dilaksanakan Di PUTRI DUYUNG Taman Impian Jaya Ancol JakartaKepala Imigrasi Blitar Legalkan Calo dan Berkas PalsuPengusaha Bangun Rumah, Bongkar Tembok Pembatas Lapangan Bola

Subang, Jaya Pos

Keluhan dan rasa iri warga Pantura Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat dengan keberadaan pembangunan kabupaten tetangga seperti Kabupaten Purwakarta dan Indramayu, yangmana disana banyak rumah sakit dan jalan yang bagus, sesuatu hal wajar.

Betapa tidak, masyarakat pantura jika mau berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang, membutuhkan waktu tempuh cukup lama karena jaraknya yang cukup jauh, belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk ongkos transportasinya.

Sementara tokoh pantura Ata Tata H Agus Sunjaya, H Sudi Hartono dan Wahyu Nurjani melalui Forum Patriot Peduli Pembangunan Pantura (FP4) yang sudah terbentuk (belum deklarasi-red), secara kompak menyatakan, sudah saatnya masyarakat Pantura menikmati ‘kue’ pembangunan seperti membangun RSUD di Pantura, agar pelayanan kesehatan lebih mendekat sejalan dengan jargon pelayanan prima. Selain itu mereka menginginkan pembangunan RSUD Pantura berlokasi di wilayah Kecamatan Sukasari, persisnya di Dsn Bugel, Desa/Kecamatan Sukasari.

Disana lokasinya cukup strategis dari jangkauan jarak warga yang berada mulai ujung barat wilayah Kec Patokbeusi dan ujung timur wilayah Kec Pusakanagara dan Kec Pusakajaya.

Lahan yang tersedia merupakan tanah asset Pemkab Subang seluas lebih kurang 7 hektar, yang kini dikelola Dinas Pertanian Kab Subang, sehingga bisa mengirit biaya (cost pembangunan), tidak usah lagi belanja pengadaan tanah. Konon terkait pengadaan tanah untuk pembangunan RSUD Tipe C Dinkes Subang akan menyiapkan anggaran Rp 10 miliar.

Menurut Agus, saat kunjungan kerja Bupati Subang ke Sukasari dalam rangka meninjau progres pembangunan gedung kantor Kec Sukasari, rencana pembangunan Puskesmas Batangsari di area yang masih satu hamparan tanah asset Pemkab Subang di Dsn Bugel dan normalisasi Kali Batangleutik, baru-baru ini, Bupati Subang H Ruhimat mengatakan lokasi (tanah asset Pemkab di Dsn Bugel) tersebut sangat potensial untuk dijadikan lokasi pembangunan RSUD di Pantura.

“Sekarang saya tahu, ternyata ada asset pemkab yang luas, cukup memadai untuk dibangun rumah sakit,” ujar Agus menirukan ucapan Bupati.
Bupati, lanjut Agus tidak menampik, bila lokasi di Kec Pamanukan sebelumnya juga disebut-sebut akan dijadikan lokasi pembangunan RSUD Pantura. Bupati menyebut, Pamanukan juga menjadi lokasi yang dipertimbangkan.

Meski demikian, Ruhimat menuturkan rencana pembangunan RSUD Pantura akan dikaji lebih mendalam. Ia juga memohon do’a dan dukungan masyarakat pantura agar pembangunan rumah sakit di pantura segera terwujud.

Seperti diketahui, anggaran untuk pembangunan RSUD di Pantura sebesar Rp 500 miliar, saat ini Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Subang tengah mengkaji agenda besar tersebut.

BP4D juga akan segera menyusun DED dan RAB nya dan ditargetkan di tahun 2020 sudah bisa mulai dibangun konstruksinya. Dalam pelaksanaanya bisa saja rumah sakit dibangun bentuknya kerjasama antara pemerintah dengan swasta atau bahkan murni pihak swasta karena banyaknya investor yang tertarik dengan magnet di Pelabuhan Patimban yang berskala nasional itu.(@bh)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres