Minggu, 28 Juli 2019 - 06:18:52 WIB
Bagaimana Nasib Mesjid Agung Kabupaten MelawiKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 57 kali

Baca Juga:Perambahan Hutan Masih Marak di RohulBakesbangpol Anambas Ajak Masyarakat Kembali Ke "Rumah" PancasilaPembangunan Pagar Masjid Jami Pengabuan Terkesan Asal JadiWujudkan Pelayanan Pemerintahan yang Baik, Butuh Waktu dan Ketegasan

Melawi, Jaya Pos

Masyarakat Melawi mengharapkan aparat penegak hukum yang menangani kasus Mesjid Agung Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat, segera menentukan status nasib pembangunan Mesjid termegah di Kabupaten Melawi ini.

Kasus pembangunan mesjid ini disinyalir melanggar hukum yang menelan puluhan miliar anggaran Bansos Provinsi dari pencapain anggaran tahun 2012-2013 dan 2015 -2017. Terlihat hanya berdiri rangka pilar dan beberapa meter persegi dipasang batako.

Keadaan fisik bangunan sudah terlihat memburuk diduga karena selama beberapa tahun tidak dilanjutkan pembangunannya. Menurut pembicaraan masyarakat Melawi, beberapa oknum terkait dengan kasus mesjid impian Kabupaten Kota Juang ini, sudah dipanggil aparat penyidik Polda, bahkan sudah di rilis oleh KPK lewat awak media di Jakarta.

Sebagai bukti tindak lanjut hasil pemeriksaan, pihak penyidik Mabes, Polda dan KPK dibantu oleh BPK, sudah melakukan audit langsung ke TKP yakni pada 22 s.d 24 Juli 2019.

Dari pantauan dilapangan, terlihat beberapa orang yang diduga oknum penyidik, mengukur fisik bangunan dan melakukan pengerukan beberapa pundasi dasar dengan menggunakan eksavator. Jurnaslist jaya pos tidak dapat memastikan para oknum yang melakukan audit fisik darimana, karena pintu masuk ke area mesjid dijaga aparat Polisi dan wartawan tidak diperbolehkan meliput.

“Jangan masuk bang, cukup sampai penjagaan, kalau ambil gambar bisa dari sini, kami hanya melakukan perintah,” ucap petugas penjaga.(Pangaribuan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres