Jumat, 09 Agustus 2019 - 06:24:19 WIB
Panji : Pihak Perusahaan Harus Kooperatif Melapor Kepada Pemerintah, Jangan Kucing-KucinganKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 25 kali

Baca Juga:Guru Yang Lulus Sertifikas di Pungli Oleh Kepala UPTD RejotanganPerpustakaan SMAN 2 Kota Sukabumi Miliki 4.700 Koleksi Judul BukuBeberapa Pejabat Mencari Untung Dibalik Prona GratisKebanggan Mencari Kades Baru, Diharapkan Dapat Membangun Desa Lebih Baik

Pihak perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Melawi, harus Kooperatif kepada pemerintah setempat, supaya antara pemerintah dan pihak pengusaha saling melengkapi.

Melawi, Jaya Pos

Pemerintah dan pihak perusahaan yang berggerak di bidangnya masing-masing, baik itu perkebunan sawit dan perkebunan lainnya, menjalin kerja sama yang yang baik dengan pemerintah.

Instansi terkait dalam kepengurusan administrasi legal perusahaan wajib membuat laporan secara konsisten kepada Bupati. Begitu juga de­ngan pihak perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Melawi, harus Kooperatif melaporkan perkembangan usahanya kepada pemerintah setempat, supaya antara pemerintah dan pihak pengusaha saling melengkapi.

Pemerintah daerah harus mengetahui perkembangan perusahaan dan juga masalah yang dihadapi, kalau ada kekurangan atau yang dibutuhkan dari pemerintah segera sampaikan.

Mari kita sama sama saling mengisi, berkembang atau setidaknya perusahaan yang di kelola tetap buat laporan kepada kami, jangan enggan ketemu pemerintah apalagi main kucing-kucingan. Hal Ini disampaikan Bupati Melawi saat menghadiri pisah sambut Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Melawi Ir. Abang Sukandar kepada Dr. Daniel, SP MM, di Gedung serbaguna Santa Maria Nanga Pinoh, Rabu (31/7).

Dalam kesempatan itu, ketika ditanya terkait PT Rafi yang pakum selama dua tahun, Panji menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan supervisi. “Kita supervisi, kita inventarisir dulu, dimana letak permasalahannya, apa yang menjadi kendala. Masyarakat diharapkan jangan melakukan tindakan anarkis, karena pihak perusahaan merasa rugi dengan suasana itu,” jelasnya.

Terkait dengan acara pisah sambut di lingkungan Dinas Perkebunan, Panji menyampaikan pisah sambut bukanlah sekedar perpisahan tapi ada tanggung jawab antara pejabat yang lama dan yang akan dipertanggung jawabkan pejabat baru.

Tanggung jawab dimaksud bukan hanya secara emosional tapi pertanggung jawaban sah di dalam aturan dan di dalam hukum, dalam hal apa yang sudah dilaksanakan selama bekerja ataupun menjabat sampai selesai akhir jabatan.

Dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan rasa hormatnya kepada Abang Sukandar yang telah mengabdikan diri dalam tugasnya membantu pemerintah.

Abang Sukandar dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terimaksih kepada bupati serta semua jajaran OPD, terkhusus bagi PNS yang bekerja di Dinas Perkebunan Kabupaten Melawi.

“Selama saya bertugas, kerjasama yang baik selalu terjalin. Saya meminta kepada Pak Daniel sebagai Kadis yang menggantikan saya, supaya terus bersinergi membangun kerja sama kepada bupati dan kepada semua SKPD serta lembaga, begitu juga kepada semua PNS di lingkungan Disbun. Kalau ada kekurangan saya selama bertugas, mohon maaf sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Sementara Daniei sebagai Kepala Dinas yang baru mengucapkan terimaksih kepada Bupati Melawi yang telah dipercaya dan diamanahkan menjabat sebagai Kadis Perkebunan Kabupaten Melawi.

“Terima kasih karena saya dipercaya dan diamanahkan menjabat di dinas ini .Yang tidak kalah pentingnya rasa terimakasih dan rasa hormat saya dari hati yang tulus kepada Bapak Abang Sukandar. Beliau bukan hanya senior saya, tapi lebih terkesan sebagai guru dan pembimbing saya. Sebelum saya tes lelang jabatan ke dinas ini, saya selalu bertanya kepada Pak Abang, dimana dikonotasikan menjadi dinas pemerintah pelayanan masyarakat yang baik. Dan beliau memberikan masukan-masukan yang menjadi pelajaran yang sangat berharga,” ungkapnya.

“Dalam kesempatan ini, perlu kami sampakan kepada pak bupati, sewaktu saya menjabat sebagai camat, ada permasalahan pihak perusahaan dengan masyarakat yang belum terselesaikan. Masyarakat sering komplain dengan kerusakan akses jalan umum, dituding penyebabnya kendaraan perusahaan bermuatan melebihi kapasitas ke tahanan jalan. Ini sering menjadi masalah, apakah aturannya pihak perusahaan wajib membuat jalan khusus atau bagaimana solusinya. Karena kita tahu di medsos banyak menulis atau memosting seolah-olah itu tanggung jawab bupati walaupun akses jalan tersebut tanggung jawab provinsi maupun nasional. Hal ini juga menjadi suatu perhatian kita bersama kedepan,” jelasnya.
(Pangaribuan)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres