Sabtu, 10 Agustus 2019 - 06:21:52 WIB
CV Mugi Jaya Perkasa Diduga Abaikan Keselamatan KerjaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 170 kali

Baca Juga:Guru Yang Lulus Sertifikas di Pungli Oleh Kepala UPTD RejotanganPerpustakaan SMAN 2 Kota Sukabumi Miliki 4.700 Koleksi Judul BukuBeberapa Pejabat Mencari Untung Dibalik Prona GratisKebanggan Mencari Kades Baru, Diharapkan Dapat Membangun Desa Lebih Baik

Pandeglang, Jaya Pos

Proyek pembangunan prasarana, sarana untilitas mesjid di Kp. Ciruang, Desa Pejamben Kec. Carita, Kab. Pandeglang yang menelan anggaran sebesar Rp. 2.363.460.000,- bersumber dari APBD tahun 2019 Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Banten, yang dilaksanakan oleh CV Mugi Jaya Perkasa selaku kontraktor pelaksana dan PT Ardiana Dwi Yasa konsultan sebagai perusahaan pengawas lapangan, dengan no kontrak 600/SPMK.33/PDPP/BRMH/DPERKIM/2019, menuai tanya.

Pantauan jaya pos di lokasi proyek, nampak minimnya alat – alat keselamatan kerja bagi para pekerjanya. Tak cuman alat keselamatan kerja, pihak pelaksana pun tidak memasang tanda – tanda jaminan keselamatan kerja seperti bendera berlogokan tanda keselamatan kerja, spanduk jaminan kesehatan kerja dan lainnya.

Padahal jika dilihat dari nilai anggaran yang begitu besar, seharusnya tanda – tanda dan alat – alat safety lengkap.
Tidak adanya tanda – tanda ke­selamatan yang seharusnya di pasang CV Mugi Jaya Perkasa di lokasi proyek pembangunan mesjid tersebut di akui Dori dari PT Ardiana Dwi Yasa konsultan selaku pengawas lapangan.

“Iya belum terpasang, tapi saya dari awal sudah kasih teguran ke pelaksana karena orang yang pertama ditanya dan ditarik itu konsultan, pemasangan tanda dan alat safety itu harus ada, kebetulan direksikitnya di belakang lagi proses perapian juga. Alasan kontraktor pelaksananya belum terpasang ya cuman belum diambil aja dari kantor pusatnya,” tuturnya.

Di tanya soal alat safety para pe­kerja karena terlihat para pekerja tak memakai safety saat melakukan pekerjaan di lokasi, Ia menjawab bahwa semuanya lenkgpa.

“Ada, sepatu bot, helm ada semua, karena itu syarat K3, di metode kerja sudah di bahas, terlepas dilapangan ya kita kembalikan lagi ke personilnya,” kilahnya.

Sementara Firman kontraktor pelaksana yang ditugaskan di lapangan oleh CV Mugi Jaya Perkasa saat di konfirmasi melalui telepon seluler pada Selasa (6/8), berdalih lagi dibuat dan belum dikirim oleh pihak asuransi. “Kalau alat safety kerja sudah disiapkan, tapi tidak di pakai pekerja,” ucapnya.

Ironisnya, baik konsultan dan kontraktor pelaksana malah mengikuti keinginan pekerja ketimbang mengikuti aturan dan standar operasional prosedur (SOP). (N@)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (67016)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60968)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52727)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18477)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16297)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15559)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15273)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14966)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14730)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10946)
Bedah JayaposKepala Inspektorat Sumbar Pecat Oknum ASN, Diduga Tilep Dana Masjid Raya Rp 1.5 MPadang, Jaya Pos Setelah menjabat enam tahun sebagai bendaharawan, akhirnya terungkap kebobrokan oknum ASN ...


Kasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal Mutu
Laporan KhususKajati Jabar Hadiri Pencanangan WBK/ WBBM di Kejari Kabupaten BandungKab Bandung, Jaya Pos Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) Ade Eddy Adhyaksa menyaksikan ...


Empat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu Dipertahankan