Minggu, 11 Agustus 2019 - 07:23:44 WIB
Penggunaan ADD di Jorong Silungkang Tidak TransparanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 121 kali

Baca Juga:Proses Pemilihan Kades Sritanjung Tarempa, Kemenangan Fadli Diduga Tidak Sah Guru Yang Lulus Sertifikas di Pungli Oleh Kepala UPTD RejotanganPerpustakaan SMAN 2 Kota Sukabumi Miliki 4.700 Koleksi Judul BukuBeberapa Pejabat Mencari Untung Dibalik Prona Gratis

Agam, Jaya Pos

Pengerjaan pengecoran jalan di Kampung Tanjung Jorong Silungkang Kenagarian Tigo Koto Silungkang Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat yang saat ini sedang dikerjakan, diduga ada kong kalikong dengan pihak terkait soal pengadaan material, selain tertutupnya informasi bagi publik untuk mengetahuinya karena tidak ada papan informasi tentang proyek tersebut.

Pantauan Jaya Pos di lapangan, pengerjaan sarana proyek jalan di Jorong Silungkang Kabupaten Agam memang minim informasi dan terkesan enggan untuk diliput oleh awak media. Sehingga sangat bertentangan dengan ketentuan UU No 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dimana masyarakat atau publik berhak mengetahui dan mengawasi tentang kegiatan pembangunan yang tengah terjadi, terutama yang menggunakan uang negara.

Ketika hendak dikonfirmasi beberapa pihak yang terkait dengan proyek pengerjaan sarana jalan tersebut, tak satu pun yang bersedia memberikan keterangan dan terkesan lempar bola.

Wir selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pengerjaan jalan tersebut, ketika dikonfirmasi mengaku tidak tahu soal aturan pekerjaan dimaksud, apalagi soal harga satuan bahan material yang digunakan. “Saya benar-benar tidak tahu,” katanya.

Sementara Jefri yang juga pelaksana kegiatan sarana jalan yang tengah dikerjakan, ketika dikonfirmasi soal bahan material yang diduga terjadi pengurangan mengatakan bahwa terkait kekurangan pengiriman bahan material tersebut sudah hal biasa dan itu pasti ada lostnya. “Kita tak perlu memperhitungkan kekurangannya, karena itu akan berdampak pada kesulitan mencari bahan material nantinya,” sebutnya, (2/8).

Lain hal Wir sebagai Tim Pelaksana Kegiatan, terkesan tidak nyaman mengetahui kehadiran wartawan yang hendak dikonfirmasi terhadap kegiatan yang ditanganinya.

Namun berselang kemudian, Rahmat yang mengaku Wali Jorong Silungkang menghubunginya, alasannya tidak senang atas kehadiran wartawan yang menanyakan soal kegiatan pembangunan sarana jalan desa yang sedang berlangsung.

Terpisah, Efendi Iskad Wali Nagari Tigo Koto Silungkang yang ditanya terkait dugaan kejanggalan pengerjaan sarana jalan tersebut mengatakan bahwa pihaknya hanya menerima laporan dari TPK (Tim Pelaksana Kegiatan).

“Soal kesalahan dan kekurangan di waktu pelaksanaan pengerjaan sarana jalan tersebut itu bukan kesalahan pihak nagari, sebab yang bekerja dan menerima bahan material adalah masyarakat setempat,” sebut Efendi Iskad.

Sementara itu, beberapa sumber Jaya Pos menyebutkan bahwa pengerjaan sarana jalan seharusnya dilaksanakan sesuai dengan juklak dan juknis, dan RAB yang ditentukan sehingga mutu dan kwalitas pekarjaan terjamin.

Namun demikian sumber yang merupakan penggiat pembangunan di daerah itu berjanji akan menyampaikan hal ini ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Agam agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Karena diduga di lapangan pengerjaan sarana jalan sarat penyimpangan.(Dms/Deny)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres