Jumat, 19 Oktober 2012 - 09:27:30 WIB
Puluhan Miliar Dana Tunjanan Sertifikasi Ratusan Guru Diduga DiselewengkanKategori: Sumatera Barat - Dibaca: 246 kali

Baca Juga:HUT HARIAN JAYA POS KE-VProses Pemilihan Kades Sritanjung Tarempa, Kemenangan Fadli Diduga Tidak Sah Guru Yang Lulus Sertifikas di Pungli Oleh Kepala UPTD RejotanganPerpustakaan SMAN 2 Kota Sukabumi Miliki 4.700 Koleksi Judul Buku

Solok Selatan, Jaya Pos

Dugaan penyelewengan dana tunjangan sertifikasi sebanyak 700 orang guru di Solok Selatan, semakin kuat setelah adanya konfirmasi dari pihak Dinas Keuangan Daerah, yaitu Kepala DPPKAD Drs Yulius Akt.

Pria yang biasa disapa Yulius ini saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan bahwa dana sebesar Rp 12 milyar yang berasal dari APBN kegunaannya adalah untuk tunjangan guru-guru yang dikenal dengan tunjangan sertifikasi.

Permasalahan uang sertifikasi tersebut semakin heboh karena tidak dikucurkan selama 5 bulan dalam tahun 2012, dimana pada triwulan pertama yaitu Januari, Februari dibayar, sedangkan Maret tidak dibayar, triwulan kedua April, Mei dibayar sedangkan Juni tidak dibayar, dan triwulan ketiga Juli, Agustus dan September sama sekali tidak ada pembayaran.

Sebelum kasus ini mencuat, para guru masih bisa berdiam diri dengan hanya penyampaian sakit hati dan keputusasaan kepada sesama guru, tidak ada keberanian walaupun sudah dizolimi oleh oknum Dinas Pendidikan dengan berbagai modus.

Kendati berusaha menutup rapat masalah ini, namun para guru teriak juga. Kepada Jaya Pos, beberapa guru yang menjadi korban tidak tercairkannya dana sertifikasi mengungkapkan kekecewaannya karena tidak lagi menerima dana tunjangan sertifikasi yang jumlahnya sekitar Rp 3,5 juta setiap orang.

Para guru menilai, pihak Dinas Pendidikan telah dengan sengaja tidak menyalurkan dana tunjangan fungsional (sertifikasi) guru selama 5 bulan, padahal uang yang berasal dari pusat tersebut sudah berada di DPPKAD Kas Keuangan Daerah Pemkab Solok Selatan.

Sehingga, pembayarannya jelas tidak menggunakan uang APBD yang dibahas memalui anggaran perubahan, karena uang APBD berasal dari rakyat dan digunakan untuk kesejahteraan rakyat umum.

Sebagaimana disampaikan salah satu anggota DPRD Solsel, Andri Rose yang juga merupakan Ketua Fraksi PDIP dan Edi Susanto SE Wakil Ketua DPRD Solok Selatan menjelaskan, bahw pihaknya tidak akan pernah menyetujui untuk menggunakan APBD untuk membayarkan dana sertifikasi guru.

Disebutkan, walaupun pihak eksekutif hibah dan bermurah hati memberikan persetujuan atas usulan eksekutif dibawah pimpinan Sekda, namun beban harus tetap dipikul oleh Dinas Pendidikan dan uang sebesar Rp 18 milyar dibagikan ke pos-pos dinas yang layak untk diusulkan.

Sementara menurut pengakuan para guru, bukan di tahun 2012 saja mereka dizolimin, namun pada tahun 2009 pernah satu bulan tidak dibayarkan dana sertifikasi bagi 200 orang.

Dinas Pendidikan, untuk mencari celah mengurangi beban pembayaran dari jumlah yang begitu besar dengan mendatangkan pihak provinsi untuk melalukan program uji kompetensi dengan tujuan mencantumkan beberapa jenis persyaratan di berbagai tempat, salah satunya di SMKN 1 Solok Selatan pada tanggal 11 Oktober 2012.

Program ini, dengan item pertama seorang guru yang berhak menerima tunjangan sertifikasi harus memenuhi 24 jam BM (Belajar dan Mengajar). Artinya, tidak ada tandatangan rekayasa dalam daftar hadir mengajar. Kedua, adanya semacam bentuk loyalitas guru-guru kepada dinas, satu contoh guru tersebut harus patuh kepada UPTD Kecamatan. Misalnya, dalam memasukan bahan ke salah satu UPTD harus membayar 100 ribu.

Terkait hal ini, para guru meminta agar aparat hukum untuk dapat menyeret oknum yang terlibat dalam penyelewengan dana tunjangan sertifikasi ke meja hijau sehingga kasusnya tidak berlarut-larut dan hak para guru dapat dibayarkan dengan segera.

Seorang Tokoh Masyarakat, Dt Rajo Ngalau Yusup, Dt Rangkayo Besar Doni juga meminta agar pihak aparat penegak hukum benar-benar serius membawa permasalahan ini ke jenjang hukum sesuai undang-undang yang berlaku di negara Republik Indobnesia.

Sementara Bupati Solok Selatan, H Muzni Zakaria MEng  juga diminta agar menindak tegas perilaku anak buahnya yang terlibat atas dugaan penyengsaraan guru-guru di wilayah itu.End


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres