Sabtu, 20 Oktober 2012 - 06:57:11 WIB
Eskavator Senilai Rp 1,3 Miliar Milik Dinas PU Ketapang TerkuburKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 452 kali

Baca Juga:Puluhan Miliar Dana Tunjanan Sertifikasi Ratusan Guru Diduga DiselewengkanHUT HARIAN JAYA POS KE-VProses Pemilihan Kades Sritanjung Tarempa, Kemenangan Fadli Diduga Tidak Sah Guru Yang Lulus Sertifikas di Pungli Oleh Kepala UPTD Rejotangan

Ketapang, Jaya Pos

Salah satu alat berat jenis eskavator milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, sudah hampir 2 bulan terbenam di dalam lumpur hingga kedalaman 4 meter di area proyek Desa Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. Eskavator senilai Rp 1,3 miliar tersebut disewa oleh pihak CV. Intan Permai sebagai kontraktor pelaksana pembagunan Jembatan Bally Mensubuk, Ketapang, hingga saat ini eskavator tersebut belum berhasil dievakuasi.

Upaya evakuasi telah dilakukan oleh pihak kontraktor, dengan menggunakan 2 eskavator lainnya, namun hingga saat ini belum berhasil di­la­kukan mengingat keadaan  tanah di area ter­sebut kondisinya labil dan gambut. Beberapa pihak menilai, hal tersebut terjadi karena kelalaian pihak penyewa eskavator, namun sebagian warga menilai bahwa tempat tersebut sebelum dibangun jembatan harus diadakan ritual.

Jembatan Bally Mensubuk merupakan satu – satunya jembatan rangka baja yang terletak pada pertengahan ruas jalan Sei. Awan – Tanjung Pura, Kabupaten Ketapang. Awal pembangunannnya dimulai pada tahun anggaran 2011 melalui APBD murni Kabupaten Ketapang. Pada tahap awal, pembangunan jembatan Bally Mensubuk Pemkab Ketapang melalui Dinas PU Ketapang menganggarkan sekitar Rp 2 miliar lebih untuk pengadaan tiang pancang jembatan. Kemudian pada tahun 2012, pembangunan fisik jembatan dimulai, dengan pagu dana Rp 2,3 miliar yang bersumber dari APBD Ketapang.

Secara historis, menurut beberapa sumber Jaya Pos mengatakan bahwa, daerah Mensubuk dahulunya merupakan sungai yang mengalami pendangkalan sehingga terjadi pengendapan lumpur hingga ketebalan diatas 20 Meter. Wajar, apabila sebuah eskavator yang mempunyai bobot puluhan ton bisa tenggelam di dalam endapan lumpur tersebut.

“Bagaimana dengan jembatan yang akan dibangun? Saya pesimis dengan ketahanannya, soalnya tiang pancang yang digunakan saya rasa kurang panjang” ungkap Dedi, salah seorang warga Desa Tanjung Pura. Hardi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres