Selasa, 13 Agustus 2019 - 06:35:47 WIB
Petugas Temukan Sapi Tak Layak Qurban Penjual Bisa DipidanaKategori: Jawa Barat - Dibaca: 24 kali

Baca Juga:Puluhan Miliar Dana Tunjanan Sertifikasi Ratusan Guru Diduga DiselewengkanHUT HARIAN JAYA POS KE-VProses Pemilihan Kades Sritanjung Tarempa, Kemenangan Fadli Diduga Tidak Sah Guru Yang Lulus Sertifikas di Pungli Oleh Kepala UPTD Rejotangan

Ciamis, Jaya Pos

Peternak atau penjual hewan qurban untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 2019 ternyata bisa dijerat pidana, bila terciduk karena memperjualbelikan hewan dalam keadaan sakit. Hal tersebut tertuang berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No 114/permentan/PD.410/9/2014 Tahun 2014 tentang Pemotongan Hewan Qurban.

Dalam aturan tersebut dijelaskan, hewan qurban yang dijual dan akan dipotong harus memenuhi persyaratan syariat Islam, administrasi, dan teknis. Bila melanggar maka jeratan kurungan 4 tahun penjara menjadi ancamannya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis Ir Hj Yati Herdiati mengatakan, saat ini secara aturan terkait penjualan hewan qurban sangat ketat bahkan penjual dan pembeli bisa dipidanakan bila menjual hewan yang sakit dan tidak layak disembelih. Sehingga jangan ada yang coba-coba melakukan pelanggaran. “Jelas itu ada sanksinya, khusus secara hukum dan pidana karena masuk undang-undang sanksi peternakan,” tegas Hj Yati ketika dikonfiramsi Jaya Pos di ruangannya, Kamis (8/8).

Diakuinya, beberapa waktu lalu tim kesehatan hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis menemukan puluhan ekor sapi yang tidak layak untuk qurban yang ada di sejumlah pedagang dan peternak sapi. Hasil pemeriksaan, tim menemukan sapi betina yang masih produktif serta jantan masih di bawah umur.

Pemeriksaan antemortem sudah dilakukan pihaknya sejak 22 Juli 2019 di 18 titik di Kecamatan Baregbeg dan Ciamis. Dari 128 ekor sapi yang diperiksa, yang lolos hanya 80 ekor. Sedangkan yang tak layak mencapai 48 ekor.

Sementar, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis, Ma’mun mengatakan, pemeriksaan hewan qurban ini akan dilakukan sampai Idul Adha dan setelahnya atau pastmortem. Di wilayah Ciamis sendiri terdapat 5 UPT dengan target pedagang dan peternak hewan qurban.

Kebutuhan Hewan Qurban

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis memastikan persediaan hewan qurban di Kabupaten Ciamis aman. Potensi kebutuhan hewan kurban di daerah ini dari tahun lalu mencapai 6.500 ekor, terdiri dari 3 ribu ekor sapi, 2 ribu ekor domba dan 150 ekor kambing.

Menurutnya, untuk harga hewan qurban terutama sapi layak qurban sekitar Rp 17 juta sampai Rp 19 juta, dengan berat sekitar 70 sampai 100 kilogram. Sedangkan untuk harga domba Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Meski ada kenaikan dari tahun sebelumnya, tapi tak terlalu signifikan.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres