Sabtu, 20 Oktober 2012 - 07:04:21 WIB
Polsek Cengkareng Diduga Paksakan Kasus ke Ranah HukumKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 344 kali

Baca Juga:Eskavator Senilai Rp 1,3 Miliar Milik Dinas PU Ketapang TerkuburPuluhan Miliar Dana Tunjanan Sertifikasi Ratusan Guru Diduga DiselewengkanHUT HARIAN JAYA POS KE-VProses Pemilihan Kades Sritanjung Tarempa, Kemenangan Fadli Diduga Tidak Sah

Jakarta, Jaya Pos

Sutanto, warga Kelurahan Ka­puk Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, menyesalkan sikap Pen­yidik Polsek Metro Cengkareng yang terkesan memaksakan perma­salahan yang dihadapi dengan seseorang berinisial Jun ke ranah hukum.

Bahkan, kesan tidak profe­sion­al juga ditunjukkan penyidik da­lam upaya pemanggilan terha­dap dirinya. “Sepertinya, layak bila saya sebut tidak profesional. Surat panggilan pertama yang ditandatangani Kapolsek tanggal 9 Desember 2011 terdapat tempelan pada hari, tanggal, tahun dan jam, untuk waktu kedatangan saya menghadap.

Disamping itu saya menerima dua kali surat panggilan, pertama untuk waktu yang berbeda dan lebih ironis anak saya yang baru duduk di bangku SMP kelas dua dipanggil untuk memberikan keterangan tanpa surat panggilan, hal ini membuat anak saya ketakutan,” ungkap Sutanto.

“Apakah penyidik polsek tidak memperhatikan dan mempertimbangkan dampak yang menimbulkan ketraumaan terhadap anak saya?” sesal dirinya.

Sutanto juga menceritakan bahwa dirinya beserta istri berna­ma Yayuk dilaporkan Jun ke Pol­sek Metro Cengkareng dengan sangkaan penipuan dan penggelapan sesuai dengan pasal 378 dan 372 KUHP dengan satu Laporan Polisi bernomor 588/K/VIII/2001 /Restro JB/Sektor Kareng. Padahal, menurutnya, permasalahan itu merupakan dua permasalahan yang berbeda di waktu yang berbeda dan tempat yang berbeda juga.

Disaat yang bersamaan, Yayuk juga menjelaskan kepada Jaya Pos bahwa dirinya diminta Jun untuk mengurus BPKB mobil yang hilang, namun di tengah pengurusan tersebut, Yayuk menemui kendala bahwa BPKB tersebut diblokir dan petugas meminta agar pemilik kendaraan atas nama yang tertera dalam BPKB tersebut hadir. Hal ini telah disampaikan Yayuk kepada Jun, namun Jun tidak dapat menghadirkan orang yang dimaksud, bahkan belakangan setelah ada panggilan dari penyidik Polsek Metro Cengkareng barulah Yayuk dan Sutanto mengetahui bahwa mereka telah dilaporkan Jun Ke Polsek Cengkareng.

Kembali Sutanto mengeluh, entah apa maksudnya, berkali-kali penyidik mengatakan, Jun sudah bertemu langsung dengan Kapolsek, karenanya dalam permasalahan ini Susanto berharap penyidik bersikap arif dan bijak, tanpa memaksakan kehendak. Sebab, Sutanto beserta istri mengaku tidak pernah merasa melakukan sangkaan yang dilontarkan kepada mereka.Tim


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres